System Kekuatan Dan Kekayaan

System Kekuatan Dan Kekayaan
BAB 251


__ADS_3

"Ada apa dengan Qayla?" tanya Sultan dalam hati.


Namun Sultan melahap makanannya hingga habis.


"Berapa?" tanya Sultan menanya kepada pegawai tersebut.


"Semuanya 2.000.000," ucap pegawai itu.


Sultan pun menyerahkan uangnya kepada pegawai tersebut.


"Terima kasih Tuan, Nona, datang lagi," ucap pegawai itu sopan.


Mereka kembali masuk ke mobilnya dan Sultan pun membawa Qayla pergi.


Ting ting


Hadiah Anda di kurang 2.000.000


Sisa hadiah 16.204.001.000.000


"Kita kemana?" tanya Qayla heran. "ini bukan jalan ke rumah sakit dan juga bukan jalan ke perusahaan juga kan? Kita akan kemana?" tanya Qayla lagi.


"Selagi ada yang jagain rumah sakit, kita main sebentar," ucap Sultan.


Sampailah di tempat yang di maksud Sultan.


"Tempat Ini memang selalu bikin hati tenang," ucap Qayla, di mana lagi jika bukan di pantai yang angin malamnya bertiup sepoi-sepoi.


"Kamu tau nggak di mana aku waktu malam perayaan hotel itu?" tanya Sultan menatap langit.


"Nggak, aku mencarimu di mana-mana tapi tidak ketemu," jawab Qayla.

__ADS_1


"Ya aku berada di sini," jawab Sultan.


"Lalu kenapa kamu tidak mengangkat telponku?" tanya Qayla sedih.


"Oh karena ponselku ada di dalam mobil waktu itu dan aku malah ketiduran di sini," ucap Sultan.


"Dasar jahat! Aku mencarimu kemana-mana dan kamu malah enakan tidur di sini," ucap Qayla merenggut.


"Ngapain kamu cari aku?" ucap Sultan sambil tertawa.


"Emang aku nggak boleh cari kamu," ucap Qayla manyun.


"Kan kamu ada yang nemenin, aku kan enggak," jawab Sultan.


"Kamu cemburu ya?" tebak Qayla.


"Haishhh... apalah dayaku, mana bisa aku cemburu sama kamu," ucap Sultan.


"Bisa di bilang begitu, tapi aku tidak yakin," ucap Sultan berusaha menghindar.


"Itu mantan aku," jawab Qayla jujur.


"Terus kalian CLBK?" tebak Sultan.


"Nggak! Dia mau ngajak aku balikan tapi aku nggak mau, aku bilang aku sudah punya pasangan dan akhirnya ia pun menikah dengan wanita yang di jodohkan oleh orang tuanya, pertemuan itu adalah pertemuan terakhir kami dan aku juga sudah mengucapkan selamat untuknya," jelas Qayla.


"Oh... tapi siapa pasangan yang kamu maksud?" tanya Sultan.


"Nggak ada, aku cuma bohong," jawab Qayla.


"Jadi sekarang kamu jomblo?" tanya Sultan.

__ADS_1


"Iya aku jomblo, ketimbang kamu jomblo ngenes," jawab Qayla tertawa.


"Kamu cantik lho? Masa jomblo sih," ucap Sultan.


Qayla terdiam.


"Habis yang di tunggu-tunggu nggak peka sih," ucap Qayla dalam hati.


"Maaf Ya Qayla aku mengantung perasaanku dan perasaanmu, tapi aku ingin menjadikanmu yang sempurna dalam hidupku, tunggu sedikit lagi ya," ucap Sultan dalam hati sambil menatap wajah cantik Qayla.


"Entahlah, belum ada yang kena hatiku," jawab Qayla. "Udah ah! Ngapain ngomong yang begituan, di sini itu aku pengen santai dan melepaskan lelah," ucap Qayla.


"Ya udahlah, tapi bagaimana dengan yang di rumah sakit ya?" tanya Sultan.


"Oh iya, ya udah ayo kita kembali, kasian dia, dia pasti jenuh dan minta pulang," ucap Qayla.


Mereka pun kembali ke rumah sakit.


Beberapa menit kemudian, mereka pun sampai di rumah sakit dan segera masuk ruangan.


"Kalian kok lama amat?" tanya Sarah bete.


"Maaf, ada sedikit masalah di sana," ucap Sultan.


"Kalian udah makan? Ini nasi yang kamu beli tadi nggak ada yang makan juga," ucap Sarah menghabiskan 1 bungkus nasi dan masih tersisa 3 bungkus lagi.


"Kamu mau makan ya makanlah, kami sudah makan di sana tadi," ucap Qayla.


Bersambung


Jangan lupa like vote komen dan hadiah

__ADS_1


Terima kasih


__ADS_2