System Kekuatan Dan Kekayaan

System Kekuatan Dan Kekayaan
BAB 211


__ADS_3

"Bu-bukan begitu Tuan," ucap Pegawai itu gagap.


"Lalu apa lagi? Jelaskan padaku kenapa kau sampai mau melakukan ini, berbohong di tempat yang memberimu menyambung hidup. Kenapa kau sangat berani memanipulasi laporannya, apa aku pernah marah dengan kalian? Entah itu kau punya keperluan mendesak sehingga melakukan ini, coba katakan alasan mu melakukan ini agar aku tahu apa yang kau inginkan," ucap Sultan.


"A-aku...," Pegawai itu terjatuh lemas ke lantai.


"Tuan, aku benar-benar minta maaf, ini kesalahanku Tuan, ini karena permintaan pacarku, dia menyuruhku untuk melakukannya agar kami bisa punya uang untuk menikah nanti," ucap pegawai itu.


"Siapa pacarmu itu?" tanya Sultan.


"Dia Romi Tuan," ucap Pegawai itu.


"Panggilkan dia," perintah Sultan.


"Baik Tuan," jawab sekretaris itu dan ia pun pergi.


"Tapi dia bukan dari perusahaan ini Tuan," jawab pegawai itu jujur.


"Jadi? Dia dari perusahaan mana?" tanya Sultan.


"Perusahaan Art," ucap pegawai itu.


"Baiklah jika begitu, kia berangkat sekarang ke perusahaan Art sekarang," ucap Sultan.


Sultan, sekretaris dan pegawai itu datang berkunjung ke perusahaan Art beserta membawa laporannya.

__ADS_1


Sesampainya di sana para pegawai perusahaan Art merasa heran atas ke datangan Sultan yang tiba-tiba.


Sultan langsung datang ke tempat pegawai penerimaan tamu. "Saya ingin bertemu langsung dengam ceo kalian," ucap Sultan.


"Apa Anda sudah membuat janji?" tanya pegawai itu.


"Saya tidak perlu membuat janji, karena saya ada hal penting yang ingin di bicarakan, sampaikan saja padanya jika dia tidak ingin bertemu denganku dia akan rasakan akibatnya," ucap Sultan tegas.


"Tapi Ceo kami sedang tidak ada di tempat," jelas Pegawai itu.


"Apa dia masih ada di negara ini?" tanya Sultan.


"Masih Tuan," ucap pegawai itu mengangguk.


"Katakan padanya, saya tunggu 20 menit dari sekarang, jika ceo kalian tidak datang maka jangan salahkan aku berbuay kejam," ancam Sultan.


"Halo Tuan Ceo, ada seseorang ingin bertemu dengan Anda, ini sangat penting," ucap pegawai itu setengah berbisik.


"Katakan padanya jika aku tidak bisa karena ini ada hal yang lebih penting," ucap ceo itu langsung menutup pangilannya.


"I-itu Tuan, maaf, Ceo kami sedang melakukan hal penting, jadi sepertinya ceo kami tidak bisa bertemu dengan Anda," ucap pegawai itu.


"Baiklah jika begitu, tapi panggilkan Romi, aku ada urusan dengannya," ucap Sultan.


"Maaf Tuan, jika Anda ingin bertemu pegawai kami, Anda harus meminta izin dulu dengan Ceo kami, itu adalah peraturannya beda lagi jika Anda bertemu di luar jam kerja," ucap pegawai itu.

__ADS_1


"Kalian benar-benar tak menghargai kedatanganku, dan aku lebih rendah dari pegawai kalian, jika begitu sebelumnya aku minta maaf, jika terjadi sesuatu pada perusahaan kalian," ucap Sultan menatap tajam ke arah pegawai itu.


"Mari kita pergi," ajak Sultan kepada pegawainya.


"Baik Tuan," ucap mereka.


Ting ting


Misi level C


Jatuhkan 3 perusahaan yang bersangkutan


Hadiah 7.000.000.000.000


Hadiah 30 poin


"Hehehe... kamu emang tahu pemikiranku," ucap Sultan menyeringai.


"Ayo kita buat perusahaan mereka bangkrut," ucap Sultan tertawa.


Kedua karyawan Sultan menjadi bingung, bukannya tadi dia sangat marah? Kenapa ia sangat senang sekarang?


Bersambung


Jangan lupa like vote komen dan hadiah

__ADS_1


Terima kasih


__ADS_2