System Kekuatan Dan Kekayaan

System Kekuatan Dan Kekayaan
BAB 225


__ADS_3

"Kenapa cepat sekali turunnya!" teriaknya tak terima. "Cepat lakukan sesuatu agar bisa menekan angka persentasenya!" perintahnya.


"Sudah kami usahakan dari tadi Tuan, namun ini tidak bisa di lakukan, ini di luar kendali perusahaan kita," jawab pegawainya.


"Sialan!" teriaknya geram sambil melihat komputer dan kini sudah berada di angka 34%.


"Sialan! Apa yang harus aku lakukan!" teriaknya lagi.


"Tuan, jangan-jangan 2 orang tadi yang ingin mengajak kerja sama itu adalah perusahaan yang misterius, contohnya ia bisa mengendalikan sebuah perusahaan hanya dengan sekejap saja," ucap pegawai itu.


"Jika aku tahu aku akan bekerja sama dengannya tadi," ucapnya menyesal sambil melihat laptopnya yang kini tinggal di angka 25%.


"Cepat di usahakan bagaimana pun caranya!" perintahnya lagi.


"Maaf Tuan, semakin kita menekankan angka persetasenya, semakin cepat persentasenya turun, sepertinya kita tidak bisa melakukan apa-apa hanya menunggu akhir dari perusahaan ii, kecuali..." ucap Pegawai itu behenti.


"Kecuali apa?" tanya ceo itu cepat.


"Kecuali kita meminta kepada perusahaan itu untuk mengembalikan kembali perusahaan ini," ucap Pegawai itu.


"Cepat kalian cari tahu persahaan itu segera dan kita akan mendatangi perusahaan itu," ucap Ceo itu.


"Baik Tuan," angguk pegawai itu.


Di perusahaan selanjutnya, Sultan dan Qayla duduk di sofa dan seorang ceo persahaan yang menjadi target mereka.


"Jadi ada hal apa kalian datang ke sini?" tanya pimpian perusahaan itu.


"Kami ingin mengajak bekerja sama dengan perusahaan Anda," ujar Sultan.


"Apa nama perusahan Tuan?" tanya ceo itu.


"Perusahaan Kesultanan," jawab Sultan.


Ceo itu ingin tertawa namun ia menahannya. "Boleh saya lihat performa perusahaan kalian?" tanya ceo itu.

__ADS_1


Sultan membuka laptop lalu memperlihatkan kepada coe itu. Dan itu sangat rendah di bawah rata-rata.


"Hm... begini, kami tidak bisa bekerja sama dengan perusahaan kalian, selain namanya aneh, perusahaan kalian masih baru dan performa perusahaan kalian sangat rendah, jadi kami tidak ingin bekerja sama dengan perusahaan kalian," ucap Ceo itu.


Sultan mengangguk, sepertinya di wajahnya ia terlihat senang, tentu saja ia senang karena jika mereka menerima tawarannya, otomatis nanti malah misinya gagal.


"Baiklah jika begitu, terima kasih sudah meluangkan waktu Anda," ucap Sultan.


"Ayo kita pergi," ajak Sultan kepada Qayla.


Sebelum pergi Sultan kembali memotret perusahaan itu lalu memasukkan ke dalam laptopnya.


Gunakan poin untuk menurunkan angka persentase perusahaan.


Memuat...


Loading...


Mulai...


10%...


30%...


40%...


50%...


60%...


70%...


80%...


90%....

__ADS_1


100%...


Selesai


Poin Anda di kurang 150 poin.


Sisa poin Anda 380 poin.


"Tuan Ceo, maaf ini kenapa angka persentase kita di pasaran jadi turun ya," ujar pegawainya ketika sang Ceo hendak masuk kembali ke ruangannya.


"Apa maksudmu?" tanya Ceo itu mendekati Pegawainya.


Pegawai yang khusus menghandel persen di pasaran memperlihatkan komputernya.


"Lho ini apa yang terjadi?" tanya heran.


Persentasi angka pasarannya yaitu 83% kita menjadi 76%


"Ini kenapa turunnya sebanyak ini?" tanya ceo itu heran.


"Iya Tuan, dan itu terus saja turun," ujar pegawai itu dan kini tinggal 67% lagi.


Tuuut


Tuuut


Tuuut


"Halo," jawab suara seorang pria.


"Halo, bisakah kau membantuku? Angka perusahaanku di pasaran tiba-tiba saja turun secara drastis, apa kau bisa melakukan seauatu untukku?" tanya ceo itu mulai panik sambil melihat laptop kini tinggal 59%.


"Baiklah, aku akan mencoba melakukan sesuatu," jawab temannya itu.


Bersambung

__ADS_1


Jangan lupa like vote komen dan hadiah


Terima kasih


__ADS_2