System Kekuatan Dan Kekayaan

System Kekuatan Dan Kekayaan
BAB 226


__ADS_3

"Baiklah, tolong ya," ujar ceo itu khawatir dengan perusahaannya.


Dan tak berapa lama temannya tadi menelpon lagi. "Halo,"


"Ya halo, bagaimana?" tanya ceo itu.


"Maaf, ini sepertinya tidak bisa di hentikan begitu saja, karena ini sistemnya sangat aneh, aku tidak pernah menjumpai yang seperti ini, justru semakin kita memberontak, semakin mempercepat turun angkanya dan aku tadi juga sudah meminta bantuan teman yang lain, ia juga merasa sangat aneh dan tetap tidak bisa menghentikannya," jelas Temannya itu.


Kini angkanya sudah turun menjadi 39%.


"Apa Kamu ada menyinggung sebuah perusahaan lain?" tanya Temannya itu.


Ceo itu mengingatkannya kembali, bukannya tadi ada sebuah perusahaan yang datang memintanya untuk bekerja sama barusan dan dia menolak karena performanya rendah dan namanya yang aneh.


"Tadi ada sebuah perusahaan yang datang ingin mengajak kerja sama, tapi aku menolaknya, mungkinkah dia yang melakukannya?" tanya Ceo itu.


"Kenapa kau tidak menerimanya?" tanyanya.


"Itu karena performanya sangat rendah," jawabnya dan masih melihat kamputernya yang hanya tinggal 11%.


"Terkadang suatu perusahaan seperti itu, mereka tidak menunjukkan performa mereka yang sebenarnya agar ia bisa menilai perusahaan mana yang menurut mereka pantas untuk bekerja sama dengan mereka," ucap temannya.


"Begitu ya, aku sangat menyesal sudah menolaknya tadi," ucap ceo itu menundukkan kepalanya dan kini hanya tinggal 2%.


Ting Ting


Misi selesai

__ADS_1


Selamat Anda mendapatkan 30 poin


Poin Anda menjadi 410 poin.


Selamat Anda medapatkan 4.500.000.000.000


Hadiah Anda menjadi 14.805.004.900.000


"Hahahaha... aku merasa bersalah sudah menjatuhkan perusahaan mereka," ucap Sultan.


"Lalu kenapa kau jatuhkan?" tanya Qayla penasaran.


"Jika tidak begitu, bagaimana kita akan mendapatkan uang," jawab Sultan.


"Dan..." ucapan Qayla terputus.


"Ada apa Qayla?" tanya Sultan.


"Hahahahahah😂😂😂.... apa wajah ku sudah terlihat seperti sudah menikah? Lalu di mana istriku?" tanya Sultan terpingakal-pingkal.


"Tapi kenapa dokter itu mengatakan jika itu istrimu dan ia sudah hamil," ucap Qayla.


"Kau mengikutiku?" tanya Sultan mengangkat alisnya.


"Iya, karena aku melihat kau membopong seorang wanita dari hotel lalu dengan paniknya kau membawanya kerumah sakit," ujar Qayla.


"Dia adalah orang yang ku tolong karena ia di pukul oleh pacarnya dengan pas bunga di kepalanya karena tidak ingin bertanggung jawab dan dia ternyata hamil, dan nanti dia akan bekerja di hotel setelah ia sembuh," jelas Sultan.

__ADS_1


Qayla mengangguk, terlihat senyum yang terukir di bibirnya.


"Lalu waktu itu kemana kau pergi, aku terus menghubungimu dan kau malah tidak mengangkatnya, aku terus mencarimu," ujar Sultan.


"I-itu aku pergi bersama mantan kekasihku," jawab Qayla menundukkan kepalanya.


"Oh," jawab Sultan tanpa banyak pertanyaan Sultan menginjak rem mobilnya dan melaju di jalanan.


Sultan menuju tempat Cafe di mana Qayla dan mantan kekasinya di malam itu. "Wah... Sepertinya di sini makanannya pasti enak-enakan?" tanya Sultan.


Qayla terdiam.


"Ayo, aku ingin sekali mencicipi menu di cafe ini," ujar Sultan turun dari mobilnya.


Qayla dengan terpaksa mengikuti Sultan masuk ke dalam.


"Silakan di pesan menunya Tuan," ujar pegawai itu meletakkan buku menunya di atas meja.


Sultan mengambil dan melihat menunya. "Pesankan saya menu termahal di sini," pinta Sultan. "Masing-masing 2 porsi ya," ujar Sultan.


"Baik Tuan, harap menunggu," ujar pegawai itu kembali kebelakang.


Ting ting


Misi level B


Bersambung

__ADS_1


Jangan lupa like vote komen dan hadiah


Terima kasih


__ADS_2