System Kekuatan Dan Kekayaan

System Kekuatan Dan Kekayaan
BAB 246


__ADS_3

Ting ting


Misi selesai


Selamat Anda mendapatkan 20 poin


Poin Anda menjjadi 420 poin.


Selamat Anda mendapatkan hadiah 800.000.000.000


Hadiah Anda menjadi 16.204.804.900.000


Sultan kembali masuk kedalam ruangan tadi.


"Sudah selesai?" tanha Aurora.


"Udah," angguk Sultan.


"Hari sudah semakin gelap, aku pulang dulu ya," ucap Aurora.


"Iya, kamu hati-hati di jalan," pesan Sultan.


"Hm...," Aurora pun pergi melangkahkan kakinya keluar dari ruangan.


"Aku malam ini di sini saja menemani ibu Michela," ucap Qayla.


"Kamu nggak apa-apa?" tanya Sultan.


"Udah nggak apa-apa, cuma setelah ini, dengan siapa ibu michela tinggal, dia hanya sendirian, siapa yang akan menemaninya nanti," ucap Qayla sedih menatap wajah ibu michela yang sudah tertidur.


"Bagaimana jika aku menemui keluarganya saja," saran Sultan.


"Jika kau mau menemuinya dan tidak merasa repot," ucap Qayla.


"Tidak apa-apa, dari pada dia sendirian di rumah nanti malah bunuh diri," ucap Sultan.

__ADS_1


"Ya kamu pulanglah, besok kamu harus berangkat kuliah," ucap Qayla.


"Nggak apa-apa kamu sendiri di sini?" tanya Sultan.


"Nggak apa-apa kok, udah sana kamu pulang," ucap Qayla.


"Ya udah aku pulang dulu," ucap Sultan.


Sultan pun pergi dan melangkahkan kakinya masuk ke dalam mobilnya.


Saat perjalanan pulang sekelompok pria teranga-terangan menyiksa seorang pria di tengah jalan.


Sultan langsung memberhentikan mobilnya dan segera turun.


"Hey! Apa yang kalian lakukan!" teriak Sultan mendekati para pria itu.


"Jangan ikut campur!" bentak mereka.


Sultan segera menarik tangan pria yang di siksa itu menjauh dari sekelompok pria itu.


"Lepaskan dia atau kau juga akan kami hajar!" ancam pria itu menunjuk ke arah Sultan.


"Tentu saja, itu karena dia mencuri uangku," ucap salah satu pria itu.


"Benar kamu mencurinya?" tanya Sultan.


"I-iya," jawab pria itu mengangguk pelan. "Tapi aku tidak mencurinya, aku menemukan dompetnya di tempat duduknya dan mengambilnya," jawab pria itu.


"Kenapa kamu mengambilnya meskipun itu hanya tercecer?" tanya Sultan.


"Itu..." pria itu terdiam.


"Ya sudah berapa uang yang kamu ambil?" tanya Sultan.


"Aku belum sempat mengambilnya dan mereka sudah datang duluan," ucap pria itu.

__ADS_1


"Jadi dia tidak mengambil uang kalian, lepaskan saja dia, lagian kalian sudah memukul sedemi kian rupa sampai dia babak belur," ucap Sultan.


"Udah sana pergi, awas saja nanti kalau aku melihat mukamu lagi," ucap pria itu menunjuk ke arah pria itu.


Dan mereka pun pergi.


"Dan kamu pulanglah, ini ada sedikit uang untuk kamu berobat," ucap Sultan memberi pria itu uang 1.900.000.


"Terima kasih ya bang," ucap pria itu. Sultan mengangguk dan kemudian ia masuk mobil.


Ting ting


hadiah Anda di kurang 1.900.000


Sisa hadiah Anda 16.804.003.000.000


Sultan kembali melanjutkan jalan pulangnya.


Di rumah barunya terlihat seorang gadis duduk di depan teras rumahnya.


"Sarah," lirih Sultan ketika mobilnya sudah mendekati rumahnya.


Sultan keluar dari mobilnya dan Sarah pun langsung berdiri.


"Sultan," sapa Sarah tersenyum manis.


"Dari mana kau tau ini rumahku?" tanya Sultan.


"Dari Tedi," jawabnya enteng, sepertinya ia sangat senang.


"Oo... ada masalah apa kau ke sini?" tanya Sultan.


"Hm... tidak ada apa-apa, aku hanya ingin melihatmu," ucapnya tersenyum.


Bersambung

__ADS_1


Jangan lupa like vote komen dan hadia


Terima kasih


__ADS_2