
"Maafkan aku Sultan, dengan begini kau bisa membenciku dan melupakanku," ucap Qayla menundukkan kepala, bola matanya hampir barkaca-kaca, namun ia tahan dengan segenap hatinya.
"Qayla," lirih Sultan.
"Maaf udah bikin perusahaanmu hancur, aku yang tidak becus bekerja dan tidak bisa menjaga kepercayaanmu dan malah mmbuat ini menjadi kacau, aku tidak tau kompensasi apa yang harus aku bayar padamu, sekali lagi aku minta maaf. Ya sudah, jika tidak ada hal lain lagi aku pergi, aku tidak perlu datang ke sini lagi kan?" ucap Qayla dengan dada yang sesak. Ia pun pergi melangkahkan kaki keluar dari perusahaannya.
"Tuh kan Tuan, saya nggak salah, Nona Qayla yang menyuruhku melakukannya, jadi Tuan, Anda jangan pecat saya ya," ucap sekretaris itu memelas.
"Kamu saya pecat dan semua yang bersangkutan denganmu ku pecat, jangan berani lagi datang keperusahaan ini, aku tidak tau kenapa Qayla melakukan itu untukmu, yang pasti aku tidak akan membiarkan mu untuk bekerja di sini lagi," ucap Sultan marah.
"Tuan, saya mohon, berikan saya kesempatan sekali lagi, saya janji tidak melakukannya lagi, saya mohon akan melakukan yang terbaik," ucap sekretaris itu memohon sambil memegang kaki Sultan dengan menangis-nangis.
"Perusahaanku tidak menerima kesempatan kedua, kalau mau, pergi saja perusahaan lain," ucap Sultan pergi menghampiri salah satu pegawai di sana.
"Tolong kamu pastikan mereka keluar semua, karena saya tidak memperkerjakan tikus berdasi, dan tolong kamu handle perusahaan ini, jika kinerja bagus, kau akan menggantikan dia menjadi sekretaris," ucap Sultan.
"Siap Tuan," angguk wanita itu.
"Tuan ampuni kami, kami mohon jangan pecat kami," ucap pegawai itu memohon.
"Usir mereka semua, jangan di beri ampun!" ucap Sultan melangkahkan kaki untuk pergi.
"Sialan! Aku sumpahin ini perusahaan bangkrut dan kamu jatuh miskin!" maki mantan sekretaris itu, Ia di tarik oleh penjaga perusahaan itu.
Ting ting
__ADS_1
Misi level C
Jatuhkan 2 perusahaan.
Hadiah 30 poin
Hadiah 4.500.000.000.000.
Sultan langsung menghubungi Qayla.
Tuuuut
Tuuuut
Tuuuut
Nomor yang Anda tuju tidak menjawab panggilan Anda.
"Ayo donk angkat Qayla," ucap Sultan yang lagi-lagi menelpon Qayla.
Tuuut
Tuuuut
Tuuut
__ADS_1
Nomor yang Anda tuju tidak menjawab panggilan Anda.
Sultan pun mengirim pesan.
"Qayla jika kamu membaca pesan ini tolong datang ke lokasi yang aku kirim, karena aku membutuhkan kepercayaanmu untuk membangun perusahaanku,"
Qayla pun membaca pesan singkat Sultan tak tak lama masuk pesan lagi, yaitu lokasi tempat Sultan berada.
"Apa kau masih mempercayaiku lagi Sultan?" lirih Qayla.
Saat ini ia masih bingung harus pergi atau menjauh dari Sultan.
Qayla menarik nafas panjang dan ia pun memutus untuk menemui Sultan. "Baiklah, kali ini akan ku coba lagi, jika perusahaan Sultan masih seperti ini? Berarti aku yang tak bisa di percaya," ucap Qayla dan ia kembali masuk mobilnya dan menuju lokasi yang Sultan share.
Sesampainya di sana, terlihat Sultan memainkan laptopnya, Qayla masih segan untuk mendekati Sultan.
"Qayla," panggil Sultan. Qayla pun terkejut ketika namanya di panggil. Perlahan-lahan Qayla mendekati Sultan dan berdiri di hadapan Sultan.
"Apa yang harus aku lakukan agar kau memberikan kesempatan kedua?" tanya Qayla menundukkan kepalanya.
"Ayolah Qayla, kau tidak punya kesempatan kedua," ucap Sultan.
Bersambung
Jangan lupa like vote komen dan hadia
__ADS_1
Terima kasih