
"Ayo kita kembali perusahaan," ajak Sultan.
Mereka kembali lagi ke perusahaan. Seyelah sampai Sultan langsung menuju bagian informasi dan Sultan sendiri yang menghandle komputernya.
Tak tak tak tak tak tak tak tak tak
Suara keyboard pun terdengar.
"Gunakan poin untuk menurunkan angka penjualan di pasaran,"
Penurunan angka
Memuat...
Loading...
Mulai
10%...
20%...
30%...
40%...
50%...
60%...
70%...
80%...
90%...
100%...
Selesai.
Poin Anda di potong 600 poin untuk 3 perusahaan sekali gus.
Sisa poin Anda 610 poin.
__ADS_1
Angka penjualan mereka beransur-ansur jatuh satu persatu angka persenan perusahaan mereka.
Sultan duduk santai di depan komputer sambil mengosok-gosokkan dagu dengan jari telunjuknya.
"SilakanTuan kopinya," ucap sekretaris itu meletakkan secangkir kopi hangat.
"Ini bagaimana menurut kamu?" tanya Sultan. Sekretaris itu terkagum, karena di layar komputer angkanya turun dengan teratur.
"Wah Tuan emang keren, kok bisa ya Tuan melakukannya," ucap Sekeretaris itu tersenyum.
SISTEM
(Aku yang melakukannya, dia yang dapat pujian😒😒)
SULTAN
(Diam lu!)
Angka itu sudah menginjak angka 20%
"Mereka pasti kalang kabut di sana," ucap sekretaris itu.
"Mari kita keluar, dan kamu pastikan angkanya turun menjadi 1%, jika ada yang bertemu denganku telpon aku," ucap Sultan kepada pegawai pemantau komputer.
Sultan dan sekretarisnya keluar dari perusahaan sambil menghirup udara segar.
"Wah, hawa kebahagiaan mereka pindah ke perusahaan kita," ucap Sultan.
"Benar Tuan, saya juga sangat senang," ucap sekretaris itu.
"Ingat kamu harus setia dengan perusahaan ini, kita akan terbang bersama jika perusahaan kita sudah berada tinggi di atas langit," ucap Sultan.
"Baik Tuan," angguk sekretaris itu.
Ting ting
Misi selesai
Selamat Anda mendapat 30 poin
Poin Anda menjadi 640 poin
Selamat Anda mendapatkan 7.000.000.000.000
__ADS_1
Hadiah Anda menjadi 12.005.015.000.000
"Oh berarti sudah di angka 1%, mari kita buat perusahaan kita lebih besar lagi," ucap Sultan.
"Panggilkan pekerja pembuat bangunan dan juga beli toko yang sebelah kita gabungkan menjadi satu," perintah Sultan kepada sekretarisnya.
"Baik Tuan," angguk sekretaris itu membicarakan kepada pegawai yang lain dan mereka bekerja sama.
Tukang bangunan sudah datang dan Sultan memintanya langsung bekerja dan juga toko kiri dan kanan mereka pun sudah terbeli.
Ting ting
Hadiah Anda kurang 2.000.000.000.000
Sisa hadiah Anda 10.005.015.000.000
"Aku minta kalian sambungkan atapnya dan pasangkan bata di belakang, aku mau hari ini selesai juga," perintah Sultan.
"Baik Tuan," ucap pegawai itu.
Para karyawannya mendatangkan 500 orang pekerja bangunan agar cepat selesai.
Pekerjaan pun berlangsung khidmat.
Di sisi lain.
"Hm... Tedi," panggil Qayla berlari menghampiri Tedi.
"Eh Qayla. Ada apa?" tanya Tedi membalikkan badannya mengarah kepada Qayla.
"Sultan udah pulang?" tanya Qayla hati-hati.
"Sultan hari ini tidak kuliah, aku juga nggak tau ke mana dia pergi," jawab Tedi.
"Jadi dari tadi aku hanya menunggunya dengan sia-sia ya," ucap Qayla tertawa getir.
"Maksudmu kau dari tadi terus menunggu Sultan di sini ya, si Sultan ini benar-benar ya, apa kamu sudah mencarinya?" tanya Tedi lagi.
"Aku dari tadi menunggunya di sini, aku pikir dia pasti berkuliah, jadi aku datang kesini," ucap Qayla sedih.
Bersambung
Jangan lupa like vote komen dan hadiah
__ADS_1
Terima kasih