System Kekuatan Dan Kekayaan

System Kekuatan Dan Kekayaan
BAB 255


__ADS_3

"Ya udah aku pergi dulu ya," ucap Sultan.


Qayla mengangguk.


Sultan bergegas masuk mobilnya dan ia pun pergi.


Sesampai di hotelnya, ia langsung masuk ke dalam.


"Selamat datang Tuan," sapa Jeff.


"Cari setiap kamar pengunjung, periksa semuanya apa mereka ada bawa benda mencurigakan atau tidak," perintah Sultan.


"Tapi Tuan, itu akan membuat pengunjung tidak nyaman," ucap Jeff.


"Kalian jangan takut tak ku bayar, meskipun tidak ada yang berkunjung di hotel ini, selagi kalian kerja di sini tetap akan ku bayar," ucap Sultan menyakinkan.


"Baik Tuan," ucap Jeff. "Ayo kita periksa semuanya tempat pengunjung yang ada," ucap Jeff kepada pegawai yang lain.


Mereka semua bergegas menuju setiap kamar pengenjung dan itu mereka melakukannya diam-diam, jika terlalu heboh, seseorang yang menyembunyikan sesuatu itu akan pergi secepatnya.


Tok!


Tok!


Tok!


"Permisi," ucap pegawai itu mengetuk pintu.


"Ya ada apa?" tanya pengunjung itu.


"Bisakah Anda membuka pintunya sebentar?" tanya Pegawai itu.


"Ada apa?" tanya pengunjung itu.


"Saya ingin mengantarkan sesuatu," ucap pegawai itu beralasan.


"Tapi saya tidak pesan apa-apa," jawab pengunjung itu.

__ADS_1


"tapi ada yang gratis dari hotel kami," ucap pegawai itu.


"Tapi aku tidak membutuhkannya," ucap pengunjung itu lagi.


"Harap Anda terima ini adalah layanan spesial dari hotel kami," jawab pegawai itu lagi.


"Sudah aku katakan aku tidak menerima apa pun!" bentaknya marah meskipun ia masih berada di dalam kamar.


Sultan datang mendekat dan pegawai itu menunjuk arah pintu tersebut.


"Tuan, pengunjung ini bersikeras tidak mau membukannya, sepertinya ini sangat mencurigakan," bisik pegawai itu.


Sultan mengangguk mengerti dan ia pun langsung mendobrak pintu kamar itu hingga jebol.


"Hey! Apa-apaan ini," ucap pengunjung itu tak senang.


"Ketika pegawai saya meminta untuk membukakan pintu dan kau malah membentaknya, sepertinya ada sesuatu yang kau sembunyikan," ucap Sultan melihat pria itu.


Pria itu hanya diam dengan tangan kiri di belakangnya.


Sultan mengambil dari tangan pria itu.


"Ternyata benar kamu memang menyembunyikannya. Maksud kamu apa bawa ke tempatku barang ini? Kau ingin membuat tempat usahaku sepi dengan bawa barang beginian, aku akan telpon polisi, Jeff tahan dia," perintah Sultan.


"Baik Tuan," angguk Jeff, pria itu ingin kabur tapi Sultan menangkapnya kerah baju belakangnya dan ia ingin melepaskan bajunya, Sultan menendang bokongnya hingga ia terjembab. Jeff menahan tubuhnya agar pria itu tetap terbaring dan melipat tangannya kebelakang dengan kuat agar ia tak lepas.


"Kalian bantu aku menahan pria ini, yang lain ambilkan tali," ucap Jeff kepada karyawan yang lain sedangkan Sultan menelpon polisi.


"Iya, tolong bapak datang ke hotel saya, di sini ada seseorang pemakain," ucap Sultan kepada polisi.


"Baiklah kami akan ke sana," ucap polisi itu.


Selang tak berapa lama, polisi itu datang ke hotel sultan.


"Selamat sore pak, di mana orangnya?" Tanya polisi itu.


"Jeff bawa keluar," perintah Sultan.

__ADS_1


Jeff dan beberapa karyawan yang lain membawanya keluar dengan tubuh yang di ikat.


"Terima kasih sudah membantu kami menangkapnya, karena dia adalah buronan kami," ucap polisi itu.


"Sama-sama pak," angguk Sultan.


Polisi itu membawa pria itu masuk mobil dan pergi kembali ke kantor polisi.


"Akhirnya bisa tenang juga," ucap Sultan.


"Jeff, ayo ikut aku mencari alat pendeteksi obat terlarang dan juga alat pendeteksi senjata tajam dan senjata api agar hotel kita aman, karena terkadang mereka orang dari luar dan punya niat tersembunyi, kita harus jaga hotel kita tetap aman," ucap Sultan.


"Baik Tuan," angguk Jeff.


Mereka berdua pun masuk mobil dan pergi ke suatu toko elektronic.


"Pak, saya ingin beli alat pendeteksi obat terlarang dan pendeteksi senjata tajam dan senjata api," pinta Sultan.


"Sebentar ya, saya ambilkan dulu" ucap pemilik toko itu.


Pria paruh baya itu membawa beberapa alat dan meletakkan di atas meja.


"Ini Tuan yang Anda pinta," ucap pemilik toko itu.


"Ini benar-benar berfungsikan pak?" tanya Sultan.


"Ye tentu saja, ini barang bagus dan produk luar negeri, mereka banyak yang memesan untuk usaha, Tuan juga untuk usaha ya?" tanya pemilik toko.


"Iya, untuk hotel saya agar pengunjungnya tidak membawa barang aneh-aneh ke dalam hotel saya," ucap Sultan mengambil alatnya dan mencobanya di suatu besi.


Alat itu berwarna dan berbunyi kencang. Sultan mengangguk-angguk.


Bersambung


Jangan lupa like vote komen dan hadiah


Terima kasih

__ADS_1


__ADS_2