
"Jika begitu, kami sekeluarga sangat berterima kasih kepada kalian, sudah menyelamatkan kami, mungkin kalian ada minta sesuatu, selagi kami bisa berikan, akan kami berikan," ucap istri bapak itu.
"Iya, kalian mau minta apa katakan saja, tudak perlu sungkan," ucap bapak itu.
"Tidak perlu pak, kami hanya ingin membantu saja, bapak tidak perlu merasa harus membalas budi," ucap Sultan.
"Tapi kami memang harus memberi kepada kalian sesuatu yang berharga sebagai tanda terima kasih kami," ucap bapak itu.
"Tidak perlu pak tidak usah, kami ikhlas membantu bapak, jadi tolong hargai bantuan kami," tolak Sultan.
"Baiklah jika begitu, kalian adalah pahlawan kami, biarkan kami mengingat kalian berdua dan tahu nama kalian?" ucap bapak itu berharap.
"Sultan dan Qayla," jawab Sultan.
"Baiklah, kami akan mengingat nama kalian sepanjang waktu, sekali lagi kami sangat berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada kalian berdua, semoga kalian langgeng terus dan terus membantu orang," ucap bapak itu.
"Terima kasih ya pak, kami pergi dulu buk," ucap Qayla dan mereka berdua pun menuju mobilnya dan masuk ke dalam mobil.
"Kamu lapar nggak?" tanya Sultan.
"Ya laparlah," jawab Qayla.
"Oke! Kita sekarang ke restoran," ucap Sultan dan kemudian Sultan segera menginjak pedal gas dan melaju kencang.
Ting ting
Misi selesai
Selamat Anda mendapatkan 20 poin
__ADS_1
Poin Anda menjadi 440
Selamat Anda mendapatkan hadiah 500.000.000.000
Hadiah Anda menjadi 16.704.003.000.000
Sesampainya ke restoran dan mereka pun mampir di sana.
"Silakan Tuan, Nona untuk memesan," ucap pegawai itu.
"Kamu mau makan apa?" tanya Sultan kepada Qayla.
"Apa yang kamu makan, itu yang aku makan," ucap Qayla.
"Kamu jadi gadis kok nurut banget," ucap Sultan tersenyum.
"Bagaimana saya sarankan paket komplit couple," saran pegawai itu.
"Baiklah jika begitu, harap kalian menunggu ya," ucap pegawai itu.
"Iya," Angguk Sultan.
Sultan menatap Qayla sambil tersenyum.
"Kamu kenapa lihat-lihat aku?" tanya Qayla menekuk alisnya.
"Nggak sangka kita bisa bertemu dan kamu wanita yang luar biasa, aku sangat beruntung kenal denganmu," ucap Sultan tersenyum.
"Oh ya, seberuntung apa?" tanya Qayla menopang dagu dengan tangannya.
__ADS_1
"Seberuntung aku bisa mengapai bintang di langit," jawab Sultan.
"Ngasal aja kamu," ucap Qayla tersenyum.
"Nggak percaya, lihat saja nanti setelah aku beli pesawat luar angkasa, maka akan ku gapai bintang di langit dengan membawamu terbang," ucap Sultan lagi menyengir.
Qayla terdiam sesaat sambil melihat orang yang berada di belakang Sultan.
"Ada apa Qayla?" tabya Sultan heran.
"Hm... bukan apa-apa," ucap Qayla mengeleng.
Qayla melihat sepasang kekasih sedang bertukar cincin di sana, sedangkan dia dan Sultan belum ada kepastian, apa hubungan mereka berdua? Sultan juga belum menyatakan cintanya atau mungkin Sultan tidak mencintainya dan memang menganggapnya hanya sekretaris saja.
"Kamu kok sedih, apa ada yang salah?" tanya Sultan memastikan.
"Bukan apa-apa, udah nggak udah di bahas," ujar Qayla.
"Selamat Tuan, Nona di nikmati, semoga kalian suka," ucap pegawai itu meletakkan makanan di atas meja di hadapam Sultan dan Qayla.
"Terima kasih," ucap Qayla.
Pegawai itu mengangguk dan pergi kembali ke dapur.
Qayla menyantap makanannya. Begitulah Qayla kalu sedang galau, ia paling suka makan namun tubuhnya tetap langsing karena ia suka berolah raga.
Bersambung
Jangan lupa like vote komen dan hadiah
__ADS_1
Terima kasih