System Kekuatan Dan Kekayaan

System Kekuatan Dan Kekayaan
BAB 267


__ADS_3

Mobil itu bertambah berat dan Sultan mengangkat anak kecil ke samping jalan sedangakan orang tuanya mengikuti arah Sultan pergi.


Saat sudah dekat, mobil tronton itu menabrak mobil Sultan dan mobil itu terbang dan jatuh tepat di atas kendaraan mereka yang mereka tinggalkan tadi.


"Motorku!" teriak ibu-ibu itu.


"Tidak apa-apakan buk, yang penting nyawa selamat," ucap Sultan.


"Ya nggak apa-apa sih, tapi cicilannya belum lunas," ucapnya sedih.


Duarrrr!!!


Mobil itu meledak seketika di tengah jalan, Sultan berlari mendekati sang supir selagi apinya belum menjadi besar, Sultan menarik tangannya dan melemparnya jauh ke tepi jalan dan untunglah masih sempat di selamatkan meskipun tangannya terkilir karena lemparan keras.


Duuuaaaaaarrrrrrrr!


Sekali lagi mobil itu meledak menghancurkan kendaraan di bawahnya dan semua orang berlari menjauh.


"Motorku!" teriak ibu itu tak rela.


"Ya udah aku gantikan motornya ya," ucap Sultan.


"Tidak apa-apa dek, makasih sudah selamatkan kami," ucap ibu itu sedih sambil memeluk anaknya


Karena kasihan, Sultan mendatangi mobilnya dan mengambil uangnya lalu memberikan kepada ibu itu.


"Ini uangnya, berapa harga motor ibu sisanya berikan kepada supir itu untuk ia berobat," ucap Sultan menyerahkan uang 40.000.000


"Terima kasih ya dek," ucap ibu itu.


"Iya sama-sama," jawab Sultan.


Mobil itu hancur terbakar, sedangkan mobil pemadam kebakaran baru saja tiba dan memadamkan apinya dan memindahkan sisa mobil yang belum semoat terbakar dan yang tersisa karena tak bisa di lahap api.


Ting ting


Hadiah Anda di kurang 40.000.000


Sisa hadiah Anda 10.468.750.000.000


Ting ting

__ADS_1


Misi selesai


Selamat Anda mendapatkan 20 poin.


Poin Anda menjadi 420 poin.


Selamat Anda mendapatkan 900.000.000.000


Hadiah Anda menjadi 11.368.750.000.000


"Untung saja Mobilku sudah penyok karena sudah di tambah kekuatannya tadi," ucap Sultan masuk ke mobilnya, berhubungan di jalan sepi karena orang berdiri di tepi jalan, Sultan memundurkan mobilnya lalu menginjak pedal gas dan melaju kencang dan mobilnya terbang melewati mobil pemadam kebakaran.


"Wiiiih.... keren banget... mobilnya bisa terbang," ucap mereka berdecak kagum.


"Itu hanya orang yang punya skil tinggi baru busa melakukannya," jawab temannya.


"mulai dari sekarang aku ingin jadi pembalap deh," jawabnya yang masih kagum melihat mobil Sultan yang sudah menjauh.


Sesampainya di perusahaan, Sultan langsung menghampiri Qayla.


"Hay pacar," panggil Sultan.


"Itu kenapa dengan mobilmu seperti ada benturan?" tanya Qayla duduk di samping sultan sambil membawa minuman dingin.


"Kok kamu nggak hati-hati sih, kamu nggak kenapa-napakan?" tanya Qayla khawatir.


"Bukan nggak hati-hati sayang, itu karena aku menyelamatkan orang di sana," ucap Sultan menjelaskan.


"Orang yang kamu selematkan itu bagaimana?" tanya Qayla.


"Mereka baik-baik saja, hanya saja kendaraan mereka yang rusak dan terbakar, tapi sudah aku gantikan," ucap Sultan.


"Oh Syukurlah jika mereka baik-baik saja," jawab Qayla lega.


"Hm... Sayang, di hari jadi kita, bagaimana jika kita merayakannya?" tanya Sultan.


"Ah... aku malu," jawab Qayla.


"Ayolah, biar semua orang tahu jika kamu milikku dan biar dunia juga tahu jika aku milikmu," ucap Sultan memegang tangan Qayla.


"Hm... apa tidak apa-apa melakukannya?" tanya Qayla ragu.

__ADS_1


"Memangnya kenapa? Hubungan kita harus banyak yang tahu, apa lagi para wanita yang suka mengusiliku," ucap Sultan.


"Ya udah deh, ini demi kamu nggak di ganggu sama wanita lain," angguk Qayla setuju.


"Aku telpon Tedi deh," ucap Sultan.


Tuuut


Tuuut


Tuuut


"Halo," jawab Tedi.


"Halo, Qaylanya setuju, acaranya di hotelku aja ya," ucap Sultan.


"Siap, aku hubungi teman-teman yang lain lewab web kampus deh, kapan acaranya?" tanya Tedi.


"Hm malam ini terlalu mempet, malam besok aja," ucap Sultan.


"Siap, sebelum mereka mengucapkan selamat, aku duluan yang mengucap selamat untuk kamu, selamat menempuh hidup baru, kalau ada yang cocok untukku jangan lupa kabari ya," ucap Tedi terkekeh.


"Cari aja sendiri, aku aja nyari sendiri," ucap Sultan dan Ia langsung memutuskan panggilanya.


"Huh! Dasar teman nggak ada akhlak, tapi kira-kira kado apa ya harus aku siapkan untuk mereka?" tanya Tedi dalam hati.


"Ahaaa... aku ada ide," ucap Tedi yang langsung pergi ke toko pakaian untuk membeli sesuatu.


Tuuut


Tuuut


Tuuut


"Halo Tuan selamat siang," ucap Jeff.


"Jeff, malam besok aku ingin bikin acara di hotel, tolong di tutup mulai malam ini hotelnya dan tolong hias hotelnya, hias hotelnya lebih mewah dari yang kemaren, Uangnya nanti aku ke sana untuk memberinya pokoknya hias saja dengan uang hotel itu dulu," ucap Sultan.


"Siap Tuan," angguk jeff tanpa membantah.


Bersambung

__ADS_1


Jangan lupa like vote komen dan hadiah


Terima kasih


__ADS_2