System Kekuatan Dan Kekayaan

System Kekuatan Dan Kekayaan
BAB 174


__ADS_3

"Apa kalian semua sudah siap!"


"Siap ketua!" teriak mereka.


"Untuk masing masing ketua markas agar mengatur bawahannya. Dan satu yang harus kalian ingat, jika kita menang di pertarungan ini, maka hidup kalian di sejahterakan dan kalian bisa memilih tempat yang kalian suka dan kita akan mengadakan pesta besar-besaran dan kalian bisa meminta apa yang kalian mau," ucap ketua itu memberi semangat.


"Siap Ketua, tapi jika kami kalah, apa yang akan kami dapatkan?" tanya Salah satu dari mereka.


"Itu kita pikirkan nanti," ucap Ketua itu kembali dengan wajah masamnya.


"Heh! Ternyata kau tidak berani untuk mengatakannya ya," ucap Sultan menyunggingkan senyumnya.


"Baiklah hari ini mari bersantai semuanya, saya akan mengirimkan makanan untuk kalian," ucap ketua itu.


"terima kasih ketua," ucap mereka bersamaan.


Mereka pun bubar barisan dan segera duduk di tempat santainya tadi.


Sultan juga duduk di samping seseorang yang baru ia kenal tadi.


"Saat pembagian wilayah nanti mereka pasti akan bangun subuh dan paginya mereka sarapan. Jadi para koki malamnya akan masak dan saat itu aku akan meletakkan obat tidurnya, di saat perang nanti mereka akan mengantuk dan tidak fokus. Di saat pembantaian, aku akan berusaha menyelamatkan mereka, namun jika ada yang tidak terselamatkan itu adalah takdir mereka," ucap Sultan dalam hati sambil termenung.


"Hey, ada apa? Kenapa kau termenung?" tanya pria tadi.


Sultan tersadarkan" Ah tidak ada, bagaimana persiapan kalian? Apa sudah mantap?" tanya Sultan.

__ADS_1


"Tentu saja, jika menang nanti aku ingin memilih wilayah di sini, di negara N aku sudah bosan di sana," ucap Pria itu. Negara N yang di sebut adalah negara tempat Sultan tinggal.


Sultan mengangguk-angguk.


Ting ting


Misi level D


Di ribuan Kilo meter ada sekelompok keluarga di bunuh oleh organisasi hitam karena mereka berkhianat, selamatkan mereka.


Hadiah 40 poin


Hadiah 1.000.000.000.000


Sultan pun memberi sinyal kepada Suqay agai ia berjalan terlebih dahulu, dan ia akan menyusul nanti.


"Eh, kalian di sini saja dulu, aku ingin buang air," ujar Sultan.


"Oh baiklah, jangan lupa tissumu dan obat gatal, di dalam hutan banyak serangga," ingat pria itu.


"Oh baiklah," angguk Sultan yang kemudian ia masuk ke dalam hutan.


Sultan berbelok arah mencari jalan keluar agar bisa menemui jalan menuju kotanya.


"Suqay, aku di sini!" teriak Sultan.

__ADS_1


Tin! Tin!


Suara klakson mobilnya berbunyi.


Sultan segera masuk mobil dan melaju lencang di jalanan.


Sultan membuka layar monitor dari sistemnya untuk melihat peta titik tujuan misinya.


"Baik Suqay, perjalanannya hanya lurus mengikuti jalan besar hanya berbelok saat sudah di dekat rumahnya," ucap Sultan.


Bruuum


Bruuuuuuuuummm


Brrruuuuuuuuuuuuuummmmm


Kecepatan mobil Sultan yang melebihi di atas rata-rata mobil balap lainnya dan kecepatannya yang 100x lipat lebih laju membuat mobilnya bisa menempuh jarak jauh dengan sekejap.


Tak lama dari itu, Sultan sampai di tempat.


"Sepertinya di sini, tapi di mana mereka? Dan para tetangga pun seperti tidak ada kejadian," ucap Sultan heran.


Sultan pun menghampiri salah satu warga di sana yang sedang asik mengobrol


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2