System Kekuatan Dan Kekayaan

System Kekuatan Dan Kekayaan
BAB 139


__ADS_3

"Silahkan saja jika kau punya bukti," ucap Sultan pergi sambil menyenggol pundak pria itu.


Pria itu menatap kepergian Sultan. Sultan pun segera masuk mobilnya dan melajukan mobilnya.


Ting ting


Misi selesai


Anda mendapatkan 40 poin


Poin Anda menjadi 230 poin


Selamat Anda mendapatkan hadiah 800.000.000.


Hadiah Anda menjadi 4.791.098.000.000.


"Apa yang harus aku lakukan? Bagaimana kedepannya? Apa aku balas dendam diam-diam dalam organisasi ini? Mengikutinya untuk memusnahkan organisasi ini?" tanya pria itu serba salah. Ia dalam keadaan posisi yang membingungkan.


"Ketua, jika aku boleh bertanya, kenapa Anda mengangkatnya menjadi ketua sekali gus tangan kanan Anda, jika di lihat, ia bukanlah penembak yang handal, contohnya ia melakukan kesalahan saat ia menembak ketua lawan dan juga menembak kak Jerry?" tanya salah satu bawahannya yang sudah di angkat menjadi tangan kanannya juga.


"Tidak! Dia adalah penembak jitu karena aku melihat langsung jika tembakkan pertama dari ketua lawan jika bukan dia yang tidak tepat waktu menembak ke arah peluru itu, mungkin aku sudah mati, masalah ia juga menembak Jerry aku rasa dia sengaja. Aku menghargai keberaniannya maka dari itu aku memberikan jabatan itu dan juga aku akan membawanya ke medan pertempuran jika suatu saat nanti ada perperangan antar kelompok, dia kartu As kita, aku yakin dia punya kemapuan lain yang tidak aku ketahui, aku akan mencari tahu tentang itu nanti," jawab ketua itu.


Bawahannya itu terdiam mendengar ucapan ketuanya. "Tapi apa tidak apa-apa jika iq jarang di tempat?" tanya bawahannya lagi.


"Tidak masalah, selagi dia mengerjakan tugasnya dan ada saat di butuhkan," jawab ketuanya sambil melihat keluar jendela.

__ADS_1


"Baiklah jika itu keputusan ketua, saya undur diri dulu," ucap bawahannya menundukkan kepala dan kemudian pergi.


"Aku tidak tahu apa kau salah membuat keputusan atau tidak, aku akan mencari tahunya sendiri nanti," ucap ketua itu mengangguk-angguk.


Sultan kembali ke kota T nya, dan tidak lupa mengantikan mobilnya agar tidak ada yang membuntutinya, ia langsung pulang ke rumah.


"Sepertinya Ibu belum pulang," ucap Sultan masuk ke kamarnya dan segera mandi.


Selesai itu ia langsung ke perusahaannya.


"Tuan Ceo selamat datang," sapa karyawannya. Sultan mengangguk dan menuju kursi Ceo-nya.


"Sultan." Qayla langsung berdiri dari tempat duduknya menyambut Sultan.


"Hay," sapa Sultan. "Di mana Ibu?" tanya Sultan ketika melihat hanya ada Qayla sendiri di ruangan.


Sultan duduk di kursi Ceo yang sangat jarang ia duduki. "Bagaimana kondisi perusahaan saat ini?" tanya Sultan.


"Saat ini berjalan lancar dan juga staf juga sudah di pilih," jawab Qayla.


"Kamu emang handal ya dalam hal ini, oh ya, kamu punya waktu nggak hari ini?" tanya Sultan melihat ke arah Qayla sambil tersenyum.


"Ada apa?" tanya Qayla mengkerutkan keningnya membalas senyum Sultan.


"Keluar denganku yuk, kita tidak pernah main keluar berdua saja, jadi aku ingin menyempatkan waktu untuk membawamu keluar," ucap Sultan.

__ADS_1


"Eh Sultan," ujar Ibu keluar dari kamar mandi.


"Ibu, hari ini Qayla permisi, aku ingin membawanya main keluar," ucap Sultan.


"Ya sudah pergi saja sana," jawab ibu.


"Yuk kita pergi sekarang, kami pergi dulu," pamit Sultan.


"Ya hati-hati," pesan ibu.


Sultan memegang tangan Qayla dan membawanya masuk mobil.


"Kita mau kemana?" tanya Qayla penasaran.


"Tempat yang tenang yang jauh dari keramaian," ucap Sultan melajukan mobilnya di jalanan.


Sesampainya di sana, Sultan membawa Qayla duduk di kursi di pinggir danau yang tenang.


"Di sini Adem banget ya," ucap Qayla menghirup udara segar di sana.


Apa lagi rambut Qayla yang lurus terurai di tiup angin sepoi-sepoi ia terlihat cantik sekali.


Sultan menatapnya Qayla dari samping hingga terlihat hidungnya yang mancung. "Qayla, aku ingin sekali kau menajadi kekasihku, tapi saat ini aku sangat sibuk mencari tahu organisasi ini, aku selalu tidak ada untukmu saat ini, jika semuanya sudah selesai aku akan datang untukmu," ucap Sultan dalam hati


BERSAMBUNG

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE VOTE KOMEN DAN HADIAH


TERIMA KASIH


__ADS_2