System Kekuatan Dan Kekayaan

System Kekuatan Dan Kekayaan
BAB 60


__ADS_3

"Hehehe... jika kalian sudah di pukul baru tau rasa," ejek Tedi.


"Sini, tes sama aku dulu," ujar pria itu mengangkat lengan bajunya dan memperlihat otot lengannya. Sultan mencengkam lengannya.


"Adududuh... sakitttt... lepaskan!" teriaknya kesakitan. Sultan melepaskannya.


"Sudah merasa kehebatannyakan? Kalian lebih baik pergi, temanku ini sudah berbaik hati melepaskanmu, kalo nggak udah di bantingnya kamu dari tadi," ujar Tedi merangkul pundak Sultan sambil menunjuk ke arah para sekelompok pria itu.


"Kurang ajar! Hajar mereka sampai babak belur," ujar pria itu kepada temannya.


"Seperti biasa, sisakan untukku," ujar Tedi mengedipkan matanya.


"Heh! Kamu tu baru sembuh," ujar Sultan.


"Aku sudah sembuh, sisakan 1 aja deh" ujar Tedi mengatupkan kedua tangannya. Sultan manyun.


"Ya sudah tunggu saja kamu di situ," ujar Sultan pergi ke arah mereka. Sultan menghantamnya kemudia melempar ke arah Tedi. Dengan suka cita Tedi menyambutnya dengan tertawa lepas.


"Hahaha... kau sudah berani masuk kandang srigala jadi rasakan akibatnya," ujar Tedi meninju wajah pria tadi.


Mereka berusaha memukul Sultan dengan beberapa balok kayu, Sultan menangkapnya dan kayunya Sultan patahkan dan kembali ia menarik 2 orang lainnya menghantam perutnya kemudian melempar ke arah Tedi. Sultan menendang perut teman pria itu dan meninju temannya yang lain dan melempar lagi ke arah Tedi.


"Hahahaha... aku harus puas menghajar mereka hari ini, jangan salahkan kami terlalu kejam, tapi salahkan pada diri kalian yang sudah brtemu dengan kami," ujar Tedi menginjak-injak perut pria yang sudah mau pingsan itu. Sultan berdiri di samping mobilnya sambil memperhatikan Tedi dengan girangnya menghajar para sekelompok pria tersebut.


Bak buk bak buk bak buk bak bul bak buk bak bak buk.

__ADS_1


Dan akhirnya mereka tak bergerak lagi.


"Tuh beresin kerjaanmu," ujar Sultan.


"Bagaimana aku membereskannya?" tanya Tedi bingung.


"Kamu sih, setidaknya beri 1 orang yang masih sadarkan diri buat beresin teman-temannya, ini kamu hajar semuanya," celetuk Sultan.


"Hehehe... keasyikan, jadi lupa deh," jawab Tedi cengengesan. Sultan menarik mereka dan melemparnya jauh dari CAMP tersebut.


"Semoga saja ada yang masih hidup," ujar Sultan setelah memberes para pria itu.


"Jadi habis ini gimana?" tanya Tedi sambil mengutak atik mobil miliknya.


"Asem lu, malah di tendang," ujar Tedi sewot.


"Aku cuma mau ngetes aja, mobilmu kuat apa nggak?" ujar Sultan terkekeh.


"Mungkin kalo orang lain nendang paling hanya tergores, kalo kamu yang tendang bisa bonyok ini mobil," omel Tedi.


"Ayo pulang, besok CAMP ini kita kasih tanda," ajak Sultan.


"Tapi aku bawa mobilku sendiri," ucap Tedi.


"Terserah," jawab Sultan. Mereka pun berangkat pergi meninggalkan CAMP-nya, untung saja mobil Tedi masih bisa hidup.

__ADS_1


Ketika di perjalanan.


Tung ting.


Misi level C.


Membantu seorang ibu-ibu yang sedang di labrak tetangganya dari rumahnya karena anak perempuannya sering pulang malam.


[Hadiah 30 poin]


"Tedi kamu langsung pulang ya, aku ada urusan," teriak Sultan dari dalam mobilnya sambil menjulurkan kepalanya. Tedi hanya mengacungkan jempol dari dalam mobilnya dan meneruskan perjalanannya, sedangkan Sultan pergi menuju arah yang sudah di beri petunjuk oleh sistem.


SISTEM


(Belok kiri masuk perumahan)


SULTAN


(Oke)


BERSAMBUNG


JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE DAN HADIAH


TERIMA KASIH

__ADS_1


__ADS_2