System Kekuatan Dan Kekayaan

System Kekuatan Dan Kekayaan
BAB 145


__ADS_3

"Terima kasih ya Sultan," ucap Tedi.


Ting ting


Hadiah Anda di kurangi 500.000.000


Sisa hadiah Anda 2.000.000.000.000.


"Yup, kamu tidur di mana? Pulang apa tidur di rumahku?" tanya Sultan.


"Di rumahmu aja," ucap Tedi.


Tedi pun memboyong uangnya keluar dari mobil Sultan dan masuk ke mobilnya dan masuk ke mobilnya meletakan uangnya lalu memarkirkan ke tempat garasi mobil Sultan.


Sultan dan Tedi masuk ke rumah dan mereka pun tidur.


Groook!


Groook!


Terdengar suara ngorok Tedi.


"Astaga! Bagaimana aku tidur," ucap Sultan bangun dari tempat tidurnya. Ia terpaksa mengalah dan membentangi kain di lantai fan ia pun tidur.


xxx


Ke esokan paginya.


"Eh, kenapa kamu tidur di bawah?" tanya Tedi yang hampir menginjak tubuh Sultan.


"Suara ngorokmu berisik sekali," ucap Sultan kesal.


"Mana lah, aku nggak dengar kok," ucap Tedi ngeyel.


Sultan di buat manyun dengan ucapan Tedi. Ingin rasanya ia menimpuk dengan batako.


"Udah sana mandi," usir Sultan.


"Oke, tapi aku pake bajumu," ucap Tedi tersenyum jail.


"Jangan pake bajuku yang mahal, baju yang murah aja, dan juga jangan kau pakai sem pakku," ingat Sultan.


"Hehehe," Tedi tertawa cengengesan.


Mereka berdua gantian mandi dan sudah bersiap-siap berangkat kuliah sepetrti biasanya.

__ADS_1


"Kau menyuruhku mengatakan pada Aurora untuk mengambil cuti," ucap Tedi.


"Seminggu lagi longor," ucap Sultan.


"Ooooo," jawab Tedi.


"Sultan, hari ini ibu nggak keperusahaan, Ibu mau rundingan dulu sama pak Man untuk merenovasi rumah ini, Ibu tadi sudah telpon Qayla minta dia yang jaga perusahaannya," ucap Ibu.


"Oh yalah Ibu, aku juga akan menghubungi Qayla nanti. Oh ya Ibu, seminggu lagi aku akan berangkat ke negara B, nggak tau kapan pulangnya, aku harap Ibu nggak perlu khawatir ya," ucap Sultan.


"Ngapain?" tanya Ibu mengkerutkan dahinya.


"Ada tour aja, Ibu tenang saja, aku akan sering ngasih kabar kok," ucap Sultan menenangkan.


"Oh baiklah, tapi kamu harus hati-hati ya," ucap Ibu.


"Aman Bu," ucap Sultan mengacungkan jempol.


Sultan dan Tedi pun masuk ke mobilnya masing-masing.


Sultan pun menghubungi Qayla.


Tuuut!


Tuuut!


Tuuut!


"Kamu di mana?" tanya Sultan.


"Aku udah di perusahaan, ada apa?" tanya Qayla balik.


"Nggak ada apa-apa, cuma mau ngingatin aja, kamu jangan terlalu capek, kamu pilihlah salah satu dari mereka untuk menjadi orang kepercayaanmu, yang siap bekerja untukmu," saran Sultan.


"Iya, makasih ya, udah perhatian," ujar Qayla tersenyum.


"Ya, udah dulu ya, Bye," ucap Sultan.


"Bye," jawab Qayla dan menutup panggilannya.


Sultan melajukan mobilnya di jalanan.


Ting ting


Misi level D

__ADS_1


Menyelamatkan seorang wanita yang berada di mobil dan tabrakan karena ada pembunuhan berencana di jalan raya kota.


Hadiah 50 poin.


Hadiah 1.000.000.000.000


Sultan memperlambat laju mobilnya. Karena mobilnya lambat ia di salib sebuah mobil toyota berwarna silver.


Dan tak terduga-duga dari arah belakang sebuah mobil truk melaju cepat mengejar mobil yang ada di depannya.


"Sepertinya truk itu akan menabrak mobil silver itu," ucap Sultan melajukan mobilnya dengan cepat dan segera menyalib truk tersebut.


Namun truk tersebut tidak mengurangi kecepatan mobilnya meskipun di depannya ada mobil Sultan.


"Sepertinya mobil truk ini akan menabrak semua mobil yang menghalanginya. Aku akan segera memperingati orang yang ada di dalam mobil toyota itu," ucap Sultan melaju mobilnya beriringan dengan mobil wanita tadi.


"Cepat keluar dari mobil sekarang!" teriak Sultan menongolkan kepalanya dari jendela mobilnya.


"Kenapa?" tanya wanita itu melihat ke arah Sultan.


"Cepat keluar, atau nyawamu tak bisa di tolong lagi," teriak Sultan.


"Apa kata dia sih?" tanya wanita itu tak mengerti.


"Suqay, aku akan berpindah ke mobil itu, kamu tolong kemudi otomatis," perintah Sultan.


Tin! Tin!


Sultan pun melompat ke atas mobil wanita yang masih melaju itu.


"Hey! Apa yang kamu lakukan!" teriak wanita itu tidak senang.


Namun Sultan tak peduli, ia masuk ke mobil wanita itu dari jendela mobil dan mengemudinya mobil tersebut lewat tempat duduk penumpang.


Mobil terus melaju dan itu sudah dekat. "Tidak sempat lagi," ucap Sultan membuka pintu di sebelah wanita itu dan mendorong wanita itu keluar dari mobil.


BRAAAAAKKKKKKKK!


Hantaman keras dari mobil truk membuat mobil toyota tadi terbang lalu terbalik. Mobil itu penyok di belakangnya beserta hancur dan di depannya juga sudah tak terbentuk lagi.


Sedangkan wanita tadi berjembab dan berguling di trotoar pejalan kaki. Ia terdapat luka di siku, lutut dan kepalanya terbentur. Untung saja itu tidak keras dan ia hanya sedikit pusing.


BERSAMBUNG


JANGAN LUPA LIKE VOTE KOMEN DAN HADIAH

__ADS_1


TERIMA KASIH


__ADS_2