
Qayla melempar pria itu di hadapan wanita dengan baju basah tersebut.
"Dasar pria brengsek! Cintaku padamu membutakanku, aku selama ini sudah membiayai hidupmu dan kau malah selingkuh dan malam ini ingin membunuhku, dasar pria tak tahu di untung!" pekik wanita itu menendang pria tersebut berkali-kali.
Pria itu dengan mata yang sedikit berkunang-kunang bersimpuh di hadapan wanita itu.
"Aku... aku minta maaf sayang, aku khilaf, aku berjanji tidak akan melakukannya lagi," ucap pria itu memohon.
"Setelah kejadian tadi aku begitu saja memaafkanmu, jika aku melepaskanmu bisa saja hari esok aku tidak beruntung lagi seperti malam ini," ucap wanita itu yang langsung menelpon polisi.
"Halo pak polisi, saya sekarang ada di tepi pantai, saya ingin di bunuh oleh pria yang tak bertanggung jawab, saya mohon pak agar segera menangkapnya," ujar wanita itu memohon.
"Baik Buk, kami akan ke sana sekarang, mohon Anda menunggu," ucap polisi itu yang langsung berangkat ke tempat tujuan.
"Sultan, bajumu basah begini nanti masuk angin, mari kita pulang," ajak Qayla yang jiwa sadisnya mulai menghilang.
"Iya Qayla, maafkan kami tidak bisa menunggu, kami harus pulang segera," ucap Sultan.
"Tapi bagaimana dengan dia? Bagaimana jika tiba-tiba membunuhku lagi?" tanya Wanita itu khawatir.
Qayla kembali maju lalu menghantam kepala pria itu hingga pingsan.
"Apa itu terlalu keras Qayla?" tanya Sultan kasihan melihat pria itu karena ia sudah bertemu Qayla.
"Tendangan tadi tidak membuatnya mati, paling hanya membuatnya menjadi bodoh saja," ucap Qayla menarik tangan Sultan.
__ADS_1
"Tenang saja, dia tidak akan bangun sampai polisi datang, jika kau khawatir kau bisa mencari tali untuk mengikatnya, katakan saja jika kau menghajarnya," ucap Qayla meninggalkan Wanita itu sendiri.
"Terima kasih ya sudah bantu aku!" teriak wanita itu.
Qayla hanya mengacungkan jempol lalu masuk ke mobil.
Sultan pun kembali melajukan mobilnya.
"Kamu tidur di hotel aja ya," ujar Sultan.
"Hm oke lah kalau begitu," ucap Qayla mengangguk.
Ting ting
Misi selesai
Poin Anda menjadi 190 poin
Selamat Anda mendapatkan 700.000.000
Hadiah Anda menjadi 3.002.300.000.000.
Mereka akhirnya kembali ke hotel.
"Tuan, Apa Anda baik-baik saja" tanya Pak Han menghampiri Sultan yang melihat Sultan dengan baju basah kuyup.
__ADS_1
"Aku tidak apa-apa, tolong siapkan aku air hangat," pinta Sultan.
"Baik Tuan," ucap Pak Han.
"Tolong siapkan air hangat untuk Tuan di kamar mandinya," perintah Han kepada pegawai yang lain.
"Baik Pak," ucap pegawai itu menuju kamar Sultan.
"Di mana Ibu? Apa dia sudah tidur?" tanya Sultan karena ia tak melihat ibunya di ruang tamu.
"Sepertinya begitu," jawab Han.
"Oh iya pak Han, tolong sediakan kamar untuknya, lain kali sediakan kamar khusus untuknya," ucap Sultan.
"Baik Tuan," angguk Pah Han.
"Mari Nona saya antarkan," ujar pak Han menunjuk kamarnya.
Sultan pun masuk ke kamarnya.
"Airnya sudah siap Tuan," ujar pegawainya menundukan kepala memberi hormat.
"Baik, terima kasih, kamu bisa keluar sekarang," ujar Sultan yang melepaskan pakaian basahnya dan ia masuk kamar mandi.
"Besok aku harus ke markas ya, bagaimana jika ibu tau kalau aku masuk organisasi kejam itu, Haisshh, semoga saja aku bisa secepatnya bisa bertindak," ucap Sultan merendankan tubuhnya di air hangat.
__ADS_1
BERSAMBUNG