Takdir Cinta Lydia

Takdir Cinta Lydia
Persiapan ke Jakarta


__ADS_3

Pulang dari pasar Lydia langsung membawa belanjaannya menuju dapur, Ryan sendiri duduk disofa sambil mengotak-atik ponselnya membalas pesan dari Aziz. Lydia membawakan teh dan juga jajanan pasar yang dia beli tadi ke sofa tempat Ryan duduk.


"Nih, buat menganjar perut terlebih dahulu."kata Lydia sambil meletakkannya dimeja setelah itu mau kembali ke dapur tapi tangannya ditarik oleh Ryan sehingga Lydia yang tak seimbang jatuh ke pangkuan Ryan.


"Kak, kamu apa-apaan sih."kata Lydia memukul dada suaminya.


"Kamu gak papakan gak ada yang terluka kan?"kata Ryan.


"Aku gak terluka karena jatuh dipangkuanmu tapi kalau jatuh ke lantai pasti pantatku yang sakit."kata Lydia kesal.


"Hehehe maaf sayang, kamu gak usah masak ya kita langsung berangkat ke Jakarta saja ya."kata Ryan membuat Lydia terkejut.


"Kenapa kita langsung ke Jakarta?"kata Lydia.


"Nih, kamu baca sendiri nanti dikira aku yang mau."kata Ryan sambil menyerahkan ponselnya pada Lydia.


Lydia menerima ponselnya lalu membaca pesan dari Aziz, Aziz memaksa Ryan untuk segera pulang ke Jakarta karena dia mau Ryan dan Lydia datang diacara pernikahannya. Lydia setelah membaca pesan itu langsung tersenyum.


"Kamu kenapa?"kata Ryan yang melihat wajah masam Lydia.


"Lalu bagaimana dengan ikan yang kita beli ke pasar padahal aku mau makan ikan bakar?"kata Lydia membuat Ryan tersenyum.


"Aku pikir kenapa?"kata Ryan.


"Kak, aku pengen makan ikan bakar."kata Lydia.


"Kita cari makan diluar saja, kalau soal ikannya kamu bisa kasih ke tetangga."kata Ryan.


"Nanti aku kasih ke tetangga sebelah saja, tapi habis ini cari ikan bakar ya?"kata Lydia.

__ADS_1


"Iya nanti kita cari ya, kamu siap-siap sana."kata Ryan.


"Mas gak mandi?"kata Lydia.


"Kamu mandi duluan gih perempuankan lama kalau siap-siap."kata Ryan.


"Iya, tapi kasih ikannya ke tetangga boleh?"kata Lydia.


"Aku gak tau tetangga mana yang mau kamu kasih ikan."kata Ryan.


"Makanya sekarang mas yang mandi duluan biar aku yang memberikan ikan itu."kata Lydia.


"Baiklah, kalau kayak gitu aku mandi duluan."kata Ryan.


Ryan masuk ke dalam kamar mandi sedangkan Lydia mngambil barang yang dia beli tadi untuk diserahkan pada tetangganya. Untung saja tetangganya masih belum berangkat kerja jadi Lydia bisa memberikan bahan makanan tadi. Setelah basa-basi sebentar Lydia pamit mau pulang ke kontrakannya tanpa dia tau kalau kontrkan itu sudah menjadi milik Ryan tapi atas nama Lydia.


Saat masuk rumah ternyata Ryan sudah selesai mandi, dia sedang main ponselnya sambil makan jajan pasar yang dia beli tadi. Tapi Lydia mengerutkan keningnya karena diatas meja ada dua cangkir teh.


"Iya buatmu 'kan habis ini kita berangkat gak baik kalau perut kosong nanti masuk angin."kata Ryan.


"Ya sudah aku mandi dulu."kata Lydia.


"Iya mandi sana."kata Ryan.


Lydia berjalan menuju kamarnya untuk mandi benar saja satu jam Lydia baru keluar kamar. Saat Lydia keluar kamar dia melihat Ryan sedang tidur sambil menyandarkan kepalanya disofa. Lydia mendekati Ryan untuk melihat wajah suaminya dari dekat, terlihat sekali kalau suaminya kecapekaan. Lydia memegang wajah Ryan membuat Ryan terkejut langsung membuka matanya.


"Maaf kalau aku menganggu."kata Lydia.


"Kamu sudah siap sayang?"kata Ryan lembut.

__ADS_1


"Kak, kalau kakak capek kita naik kendaraan umum saja ya?"kata Lydia.


"Gak papa kok, lebih nyaman kalau pakai kendaraan pribadi."kata Ryan.


"Beneran aku liat wajah kakak kecapekan lo?"kata Lydia yang khawatir jika Ryan sampai kecapkean.


"Nanti kalau capek gantian sama kamu gak papakan?"kata Ryan.


"Iya sudah tapi kita cari ikan bakar dulu."kata Lydia.


"Baiklah, ayo berangkat."kata Ryan membuat Lydia mengerutkan keningnya karena pakaian Ryan yang dibeli semalam tak dia bawah.


"Kak..."kata Lydia.


"Apa sayang?"kata Ryan.


"Baju kakak kok gak dibawah sekalian?"kata Lydia.


"Biar saja disini bukannya nanti kita balik lagi kesini?"kata Ryan.


"Tapi kak, kita kan cuma ngontrak disini."kata Lydia.


"Kan bisa memperpanjang kontraknya sampai kamu benar-benar sembuh."kata Ryan.


"Iya juga ya, ya sudah kalau kayak gitu aku tinggal ini disini saja?"kata Lydia.


"Iya, tapi bawa baju ganti masak kamu mau menghadiri pernikahan Aziz pakai baju kayak gitu?"kata Ryan.


"Aku ganti baju kalau kayak gitu."kata Lydia yang balik lagi ke kamar untuk ganti baju dan menyimpan kopernya kembali ke kamarnya.

__ADS_1


Ryan kembali duduk saat Lydia masuk kedalam kamar untuk ganti baju. Ryan membuka ponselnya kembali untuk berselancar mencari warung yang jual ikan bakar karena ini masih pagi. Ryan tersenyum saat menemukan warung makan yang ada didekat sana. Lydia yang baru keluar melihat suaminya tersenyum menjadi curiga.


__ADS_2