Tentara Tampanku

Tentara Tampanku
S2 - Berharap Tidak Dipilih


__ADS_3

Saat ini adalah hari yang paling di nantikan oleh Lea karena hari ini ia lama kembali bekerja setelah masa pemulihannya, "Nanti jangan kecapean loh ya," ucap bunda Rea.


"Iya bundaku sayang, bunda udah bilang kayak gitu lebih dari 6 kali loh sejak kemarin malam," ucap Lea.


"Bunda itu khawatir sama kamu tau gak," ucap bunda Rea.


"Iya bunda sayang," ucap Lea.


"Nanti kalau ada apa-apa kamu harus kabari aku ya," ucap Noah.


"Iya kak," ucap Lea.


"Udah?" tanya Noah, saat melihat Lea yang selesai minum.


"Udah ayo," ajak Lea.


"Kak, Daisy bareng dong," ucap Daisy.


"Tumben bareng?" tanya Lea.


"Ish, lupa ya kalau Daisy udah putus Ama Ardi, kan biasanya Ardi yang jemput," ucap Daisy.


"Oh iya lupa, kenapa kamu gak pake mobil kamu sendiri?" tanya Lea.


"Daisy males ah," ucap Daisy.


"Yaudah, ayo," ucap Lea.


"Bunda kita berangkat dulu ya," pamit Lea.


"Iya, hati-hati ya," ucap bunda Rea.


Untuk ayah Alan sendiri sudah berangkat sejak tadi pagi bersama dengan Nial karena ada urusan mendadak sehingga mereka harus berangkat lebih awal.


Noah, Lea dan Daisy pun berangkat dan sampai di sekolah tempat Daisy mengajar, Daisy segera keluar dari mobil tersebut, "Makasih ya kak, kalian gitu Daisy masuk dulu dadah," ucap Daisy dan masuk ke dalam sekolah tersebut.


Noah mengendarai mobilnya menuju tempat kerja Lea, "Daisy kasihan ya ditinggal pacarnya, apalagi mereka pacaran cukup lama bahkan hampir semua keluarga besar keduanya tau kalau mereka menjalin hubungan eh tiba-tiba pacarnya justru dijodohin," ucap Lea.


"Mungkin emang mereka bukan jodoh, daripada mereka bersama dan gak berjodoh justru semakin menyakitkan buat Daisy nantinya," ucap Noah.


"Iya juga sih, tapi kadang gak nyangka aja gitu. Aku juga tau kalau keluarga besar Ardi itu gak suka sama Daisy karena pekerjaannya yang cuma sebagai guru, kalau untuk masalah rupa sih gak ada masalah lah Daisy itu cantik banget malahan banyak yang bilang auranya lebih bagusan Daisy daripada aku," ucap Lea.


"Kamu cantik, jangan rendahkan diri kamu apalagi di depanku, aku gak terima," ucap Noah.


"Eh, iya iya. Aku cuma bilang apa yang pernah aku denger aja kok," ucap Lea.


"Gak usah kamu pikirin itu, itu semua bohong dan gak berguna," ucap Noah.


"Iya iya kak," ucap Lea.


Lea tersenyum mendengarnya, bagaimana tidak bukankah kak Noah tadi membelanya. Orang yang ia sukai membela dirinya.


Setelah beberapa saat kemudian, mereka berdua pun sampai di kantor Lea, "Lea kerja dulu ya kak," pamit Lea.


"Iya, hati-hati ya, ingat jangan kerja terlalu berat. Aku masih sanggup buat biayain hidup kamu, lagipula kamu batu saja sembuh," ucap Noah.

__ADS_1


"Iya kak Noah, kalau gitu Lea pamit dadah," ucap Lea dan diangguki Noah.


Setelah Lea masuk ke dalam kantor, Noah pun mengemudikan mobilnya menuju rayon, sudah beberapa hari ia melewatkan latihan karena ingin mengurus istrinya yang mengalami trauma akibat keguguran dan tentunya ia sudah izin pada komandan dan para pejabat tinggi lainnya.


"Letnan Noah," panggil Neron.


Perwira yang masuk dalam timnya saat dulu Noah ditugaskan sebagai ketua saat Neron di tugaskan di rayon.


"Ada apa?" tanya Noah.


"Neron dengar letnan Noah Izin karena istri letnan Noah sakit ya?" tanya Neron dan diangguki Noah.


"Neron dengar juga katanya istri kak Noah keguguran?" tanya Neron.


"Iya," jawab Noah.


"Letnan Noah baik-baik aja kan?" tanya Neron.


"Saya baik-baik saja, kembalilah berlatih. Saya dengar jarak panahanmu kalah dengan jarak panahan tim lain kan," ucap Noah.


"Baik letnan," ucap Neron.


Noah pun pergi meninggalkan Neron dan memilih untuk pergi ke ruangan tim, ya memang setiap tim di sini memiliki ruangan tersendiri. Semua tim Noah pun termasuk salah satu tim terkuat dan tersolid bagaimana tidak hampir semua anggotanya seumuran.


Sehingga saat mereka bertemu tidak perlu menggunakan pangkat karena semuanya juga masih berpangkat sama yakni letnan dan tentu banyak tim lain serta para pejabat militer yang mengakui kehebatan tim Noah.


"Kemana aja lo lama banget gak masuk?" tanya Bondan.


"Lo lupa istrinya Noah kan habis sakit," ucap Tian.


Ya, semua anggota timnya tau jika Noah sudah menikah dengan putri pertama komandan Alan hanya mereka saja yang tau dan untuk tim lainnya hanya tau jika Noah telah menikah dan tidak tau siapa Lea, tapi meskipun begitu mereka tetap memperlakukan Noah seperti biasa sebelum Noah menikah dengan Lea karena perintah Noah tentunya.


"Oh iya,nanti komandan Alan akan mengumumkan nama-nama tim kita yang akan ikut dalam pelaksanaan yang dilakukan di daerah A," ucap Reyhan.


"Daerah A? kenapa memangnya dengan daerah A?" tanya Noah.


"Lo gak tau?" tanya Bondan.


"Gak, kenapa memangnya?" tanya Noah.


"Komandan Alan gak bilang apa-apa ke lo?" tanya Tian.


"Gak," jawab Noah singkat, padat dan jelas.


"Kita bakal ikut pelaksanaan pelatihan prajurit baru di sana," ucap Reyhan.


"Bukannya kita tidak termasuk tim pelaksana, kok tiba-tiba sekarang tim kita harus ikut ke sana?" tanya Noah.


"Lo tau kan tim 11 kena skandal bullying dan mungkin mereka akan tamat," ucap Bondan.


"Iya, gue yakin mereka pasti bakal kena semuanya deh apalagi video bullying mereka udah kesebar luas di media sosial dan buat nama tentara jadi jelek aja padahal gak semuanya kayak mereka," ucap Prabu.


"Mereka tuh kayak air bersih yang kena pewarna," ucap Tian dan semua orang mengerutkan keningnya menatap Tian seolah bertanya maksud ucapan Tian.


"Pokonya gitulah jangan tanya maksudnya apa gue juga gak paham," ucap Tian.

__ADS_1


"Makanya kalau mau pake kata-kata mutiara itu yang jelas bro," ucap Reyhan.


"Bodoh amat," ucap Tian.


Kapan emangnya disana?" tanya Noah.


"Mungkin 8 bulan atau bisa jadi lebih kan di sana banyak yang ikut diklatnya dan dibagi menjadi beberapa kelompok, ada kali ya 1000 banyak dah pokoknya," ucap Prabu dan diangguki Noah.


"Kita ke lapangan sekarang aja," ucap Reyhan.


"Kenapa ke sana?" tanya Noah.


"Ya, gak kenapa-napa sih, cuma pengen aja," ucap Tian.


"Emangnya kalian udah selesai berkas laporan 3 bulanannya?" tanya Noah.


"Udah dong," ucap Tian.


"Gak ada yang salah?" tanya Noah.


"Gak ada, kita mah udah bisa. Lagian kita udah beberapa kali buat laporan kan," ucap Tian.


"Yaudah, kalian gitu lain kali kalian lagi yang buat," ucap Noah.


"Lah kenapa gitu, kan ketuanya lo?" tanya Reyhan.


"Kan kasihan udah bisa, jadi kita gantian gitu nanti kita pilih 2 orang yang bakal ngerjain setiap 3 bulannya," ucap Noah.


"Nyesel gue bilang kayak gitu," ucap Tian.


Memang dari laporan tersebut Noah dan beberapa anggota saja yang mengerjakan, sebenarnya laporan tersebut tugas bersama.


Dimana saat pertama kali mereka membuat laporan dulu mereka harus membuat 2 laporan dan akhirnya dibagi menjadi 2 tim yakni yang mengerjakan laporan pertama dan yang mengerjakan laporan kedua.


Tapi yang mengerjakan laporan kedua telat mengumpulkan laporan tersebut sampai 6 Minggu bahkan laporan tersebut belum selesai dan akhirnya mereka mendapatkan peringatan dan hukuman yakni latihan tambahan yang membuat Noah murka padahal ia sudah membuatkan contoh yang sesuai karena tim kedua beralasan tidak paham.


Beberapa saat kemudian, tiba-tiba pintu ruangan tersebut diketuk oleh seseorang padahal pintu tersebut sudah terbuka, "Komandan Alan," sapa Tian.


"Kalian sedang bahas apa sepertinya seru sekali sampai tidak tau jika saya datang?" tanya ayah Alan.


"Biasa Komandan bahas masa lalu," ucap Tian dan diangguki ayah Alan.


"Mungkin kalian semua tau jika saya akan mengumumkan siapa saja nama yang akan ikut dalam pelaksanaan diklat prajurit kan," ucap ayah Alan.


"Iya, komandan," ucap Reyhan.


Disisi lain Noah hanya berharap jika namanya tidak dipanggil karena sejujurnya ia tidak ingin meninggalkan Lea dalam keadaan seperti ini, Lea masih butuh dirinya. Sebab itu Noah berharap tidak dipilih oleh ayah Alan.


"Yang ikut dalam tim ini ada 4 orang, diantara letnan Bastian Kandra (Tian), letnan Adinata Bondan (Bondan), letnan Prawiradi Prabu (Prabu) dan letnan Noah Raffael Valda (Noah)," ucap ayah Alan.


Hancur sudah Noah, ia tidak ingin pergi meninggalkan Lea apalagi Lea baru saja keguguran dan mentalnya down.


.


.

__ADS_1


.


Tbc.


__ADS_2