
Noah saat ini berada di sebuah rumah minimalis yang terisolasi dari asrama, ia tak sendiri. Noah bersama dengan Tian dan dua orang yang telah membuat masalah pada dirinya.
"Kenapa kalian melakukan itu?" tanya Noah untuk kesekian kalinya.
Tapi, dua orang yang duduk di kursi di hadapan Noah dan Tian tetap diam seribu bahasa bahkan salah satu dari mereka sudah menangis sesenggukan.
"Saya tanya lagi, KENAPA KALIAN MELAKUKAN ITU?" tanya Noah, yang mulai tidak bisa mengendalikan amarahnya saya melihat dua orang yang hampir menyelakai orang yang ia sayangi.
"Ma-maafkan saya letnan," ucap salah satu dari orang tersebut.
"Saya akan maafkan jika kau bilang apa alasan kalian berdua melakukan itu," ucap Noah.
"Sa-saya hanya melakukan apa yang di suruh Disna," ucap pak Anton.
Ya, dia orang yang saat ini berada di hadapan Noah adalah Disna dan pak Anton, "Kenapa anda melakukan itu? kenapa anda menjebak istri saya untuk masuk ke hutan?" tanya Noah.
"Saya tidak melakukan itu letnan," ucap Disna.
"Saya melihat kalian berdua sedang merencanakan untuk menjebak istri saya," ucap Noah.
# Flashback On #
Noah selesai memeriksa beberapa prajurit yang telah selesai latihan dan setelah itu ia melihat Disna yang memanggil pak Anton bahkan mereka pergi cukup jauh dari lapangan, Noah bukan tipe orang yang penasaran, tapi entahlah tiba-tiba saja Noah mengikuti Disna dan pak Anton hingga mereka berdua sampai di salah satu ruangan kosong yang tidak terpakai lagi.
"Kenapa mereka berdua di sini? masa cuma ngobrol aja harus sampe jauh sih?" tanya Noah, pelan agar tidak terdengar oleh Disna dan pak Anton.
"Saya tau kalau pak Anton selingkuh dengan salah satu pegawai perusahaan pak Anton bukan," ucap Disna.
"Apa maksudmu? jangan menuduh orang ya," ucap pak Anton yang tak terima karena Disna menuduhnya sembarangan.
"Saya tidak menuduh pak Anton justru saya mengatakan yang sebenarnya. Sekarang selingkuhannya pak Anton lagi hamil anak pak Anton kan," ucap Disna.
"Tidak ya, kamu jangan ngomong sembarangan," ucap pak Anton, yang tetap kekeh jika ia tidak selingkuh.
"Kasihan ya istri pak Anton karena gak tau kalau suaminya selingkuh bahkan selingkuhannya udah hamil," ucap Disna.
"Kamu salah orang, saya gak selingkuh ya," ucap pak Anton.
"Kasihan ya Dessy ternyata ayah anaknya gak mau ngaku," ucap Disna.
Pak Anton yang mendengar nama Dessy pun terkejut dan menatap Disna dengan tatapan bertanya-tanya, "Kamu kenal dengan Dessy?" tanya pak Anton.
"Kenapa memangnya? pak Anton kenal perempuan bernama Dessy?" tanya Disna.
Pak Anton tidak menjawab pertanyaan Disna dan ia justru kembali bertanya pada Dessy, "Kamu kenal sama Dessy?" tanya pak Anton.
__ADS_1
"Apa ucapan saya tadi benar?" tanya Disna dan tersenyum licik pada pak Anton.
"Darimana kamu kenal sama Dessy?" tanya pak Anton dengan suara yang mulai meninggi.
"Jelas saya kenal dengan Dessy, orang dia sahabat saya," ucap Disna.
"Kamu bohong, Dessy tidak punya sahabat," ucap pak Anton.
"Untuk apa saya berbohong, saya mengatakan apa yang saya ketahui dan salah satunya adalah mengenai kehamilan Dessy yang sudah 4 bulan, gak nyangka ya ternyata anda se-br*ngsek itu sampai selingkuh dan menghamili selingkuhan anda," ucap Disna.
"Saat saya melakukannya, dia tidak berontak dan justru menikmatinya, apa saya termasuk br*ngsek. Saya rasa tidak ada yang br*ngsek antara saya dan Dessy karena kita berdua sama-sama menikmatinya bukan," ucap pak Anton.
"Tapi, anda tidak mau tanggung jawab dengan apa yang anda lakukan pada sahabat saya," ucap Disna.
"Untuk apa saya bertanggung jawab jika saat kita akan memulainya saya sudah mengatakan padanya jika saya tidak akan menikah dengannya karena saya sudah memiliki istri dan lihat dia terima saja, lalu sekarang dia mau minta tanggungjawab gitu," ucap pak Anton.
"Baik, kalau begitu akan lebih seru jika saya juga memberitahukan mengenai semua ini pada istri pak Anton," ucap Disna.
"Jangan pernah kamu memberitahukannya pada istri saya lagipula saya dan Dessy juga sudah sepakat untuk tetap menjalin hubungan meskipun tidak menikah," ucap pak Anton.
"Sangat br*ngsek sekali anda," ucap Disna.
"Tapi, itu adalah keputusan yang sudah saya buat dengan Dessy," ucap pak Anton.
"Tapi, saya tidak peduli, saya akan tetap mengatakan semuanya pada istri anda," ucap Disna.
"Ini yang saja tunggu sejak tadi, saya mau pak Anton melakukan sesuatu untuk saya dan setelah itu saya akan tutup rahasia pak Anton dengan Dessy," ucap Disna.
"Apa?" tanya pak Anton.
"Suruh Lea untuk masuk ke dalam hutan," ucap Disna.
"Lea? kenapa saya harus menyuruh Lea masuk ke hutan?" tanya pak Anton.
"Saya tidak perlu memberitahukannya bukan, tugas pak Anton hanya menyuruh Lea masuk ke hutan lalu membuat video atau gambar untuk laporan atau apa gitu yang terpenting Lea masuk ke dalam hutan dan alasan lainnya karena Lea telat menemui pak Anton," ucap Disna.
"Oke, saya akan melakukannya, tapi ingat ya jangan sampai istri saya tau," ucap pak Anton.
"Tenang saja untung masalah itu pak Anton tidak perlu khawatir, rahasia pak Anton akan aman di tangan saya," ucap Disna.
Noah yang mendengar semua itu pun mengerutkan keningnya dan bertanya-tanya dalam hati, 'Untuk apa Disna menyuruh Lea masuk ke dalam hutan? gue yakin ada yang gak beres ini,'
Noah tau jika hutan yang ada di sana cukup menyeramkan karena banyak orang luar atau orang baru yang masuk ke hutan akan tersesat dan setelah keluar dari hutan akan mengalami trauma berat.
Noah mengikuti pak Anton dan ia melihat pak Anton berbicara dengan ayu lalu Ayu berbicara dengan salah satu rekannya untuk memanggil Lea dan beberapa saat kemudian Noah pun melihat Lea yang berbicara dengan pak Anton hingga ia secara langsung melihat Lea yang akan masuk ke dalam hutan dan dengan cepat Noah menghampiri istrinya itu dan akhirnya menemani Lea.
__ADS_1
Selama di hutan bersama Lea, Noah memberitahukan semuanya pada Tian dan meminta Tian untuk menyelidikinya.
Setelah keluar hutan dan Lea pun sudah ke kamar untuk istirahat, Noah berbicara dengan Tian dan Tian mengatakan jika Disna melakukan itu karena ia tidak suka jika Lea dekat dengan Noah dan ternyata Disna pernah hampir menyelakai Lea dengan mengunci pintu kamar Lea dan Tyas, tapi untung saja saat itu ada Ayu dan akhirnya Lea selamat.
"Bukannya Ayu itu gak suka sama Lea kok dia nyelamatin Lea?" tanya Noah.
"Mana gue tau, tapi yang gue tau emang si Ayu kok yang nyelamatin Lea," ucap Tian.
"Gak ada yang curiga gitu?" tanya Noah.
"Gak ada soalnya pas banget Tyas pergi bawa kuncinya dan berpikir bahwa Tyas lupa kalau ada Lea di dalam, tapi setelah di lihat dari cctv maka jelas kalau Disna yang sengaja mengunci pintu kamar tersebut," ucap Tian.
Setelah semua itu, Noah pun mengikuti gerak gerik Disna dan tetap menjaga Lea apalagi beberapa hari setelah itu Lea dinyatakan hamil, Noah semakin menjaga Lea dengan ketat dan untung saja tidak terjadi apa-apa dengan Lea hingga Lea kembali ke kota.
# Flashback Off #
"Saya sudah atau semuanya dan kalian berdua tidak bisa membantah lagi," ucap Noah.
"Maafkan saya letnan Noah, takut saya di suruh Disna. Saya tidak aku, tapi Disna mengancam saya," ucap pak Anton.
"Kalian berdua sama-sama br*ngsek, anda selingkuh saat anda sudah memiliki istri dan kau justru menyelakai perempuan yang dekat denganku apalagi dia adalah istriku hanya karena kau menyukaiku," ucap Noah.
"Maafkan kami letnan Noah, saya menyesal!" ucap pak Anton.
"Penyesalan klaim berdua sudah terlambat," ucap Tian.
"Untuk anda pak Anton, saya sudah memberitahukannya pada perusahaan dan tinggal menunggu apa keputusan perusahaan dan satu lagi saya juga sudah memberitahukan hubungan anda dan selingkuhan anda. Untuk kau Disna, saya telah melaporkan pada komite kedisplinan dan saya dengar komite kedisplinan akan melaporkan kau ke pengadilan tinggi militer jadi bersiaplah. Untuk sementara waktu kalian akan di kurung di ruangan isolasi agar kalian berdua tidak kabur," ucap Noah.
Setelah mengucapkan itu beberapa tentara masuk dan membawa pak Anton serta Disna. Saat mereka berdua keluar dari ruangan tersebut banyak sekali orang yang ada di depan rumah minimalis itu.
Semua orang sudah tau mengenai apa yang dilakukan pak Anton dan Disna sehingga banyak yang bergosip mengenai kesalahan pak Anton dan Disna.
"Gak nyangka ya ternyata pak Anton jahat banget, sampe selingkuh lagi dari Bu Cahya," ucap Bu Marsya.
"Iya Bu, padahal Bu Cahya itu udah cantik, pinter masak pokoknya sempurna lah buat jadi istri eh malah di selingkuhin sama pak Anton, emang dasar kurang bersyukur aja," ucap Ayu.
Pak Anton dan Disna pun di bawa ke ruangan isolasi dengan menunduk malu karena banyak yang membicarakan mereka berdua.
Untuk masalah ini, Noah juga mengatakan untuk tidak memberitahukannya pada Lea karena Lea tengah hamil dan ia tidak ingin sampai Lea banyak pikiran.
.
.
.
__ADS_1
Tbc.