
"Ternyata kita di sini buat ngeliput kegiatan suami lo, Le," ucap Tyas, saat mereka berdua sudah berada di asrama tempat mereka tinggal.
Ternyata asrama yang mereka tempati cukup bagus. Bagaimana tidak, di sini per-kamar diisi 2 orang padahal biasanya satu ruangan akan berisi 5 sampai 6 orang.
"Lo pasti tau ya kalau kita bakal ke sini?" tanya Tyas.
"Gak ya, gue gak tau apa-apa. Gue aja kaget karena ketemu sama kak Noah," ucap Lea.
"Masa sih, kak Noah kan suami lo masa lo gak tau sih kalau kita bakal ke sini," ucap Tyas.
"Iya, beneran gue gak tau apa-apa," ucap Lea.
"Tapi, lo enak dong bisa ketemu terus sama suami sendiri," ucap Tyas.
"Ya, gak juga kali. Gue di sini buat kerja bukan buat ketemu sama suami gue," ucap Lea.
"Iya deh iya, tapi lo seneng kan?" tanya Tyas.
"Gak tuh," ucap Lea.
"Halah, bohong banget tau gak lo," ucap Tyas.
"Udah deh gak usah bahas itu lagi, sekarang kita makan aja yuk. Tadi kan kata siapa sersan Carlos kan udah ada makanan yang disediakan buat kita," ucap Lea.
Ya, sebelum Carlos pergi tadi ia sempat mengatakan jika ia seorang sersan dan Lea tidak enak jika harus memanggil namanya saja.
"Yaudah deh ayo, gue juga laper nih," ucap Tyas.
Akhirnya mereka berdua pun keluar kamar dan langsung di suguhi lapangan luas yang digunakan oleh para tentara untuk berlatih dan Tyas sendiri sampai diam dan menyaksikan pemandangan langkah yang ada dihadapannya, karena Lea sudah lapar ia pun menarik tangan tyas.
Tyas terus memberontak, tapi Lea menarik Tyas dengan kencang menuju kantin dan sesampainya di kantin Tyas langsung menatap Lea dengan tatapan permusuhan. Sedangkan, Lea justru menatap Tyas dan menjulurkan lidahnya seolah mengejek Tyas.
"Untung lo sahabat gue, kalau gak udah habis lo ditangan gue," ucap Tyas.
"Gak peduli," ucap Lea.
"Hish, udah deh, mau makan apa lo?" tanya Tyas.
"Makan nasi, sayur bayam sama ayam aja deh soalnya kan yang ada cuma itu doang," ucap Lea.
"Eh, iya ya makanannya cuma ini doang gak ada menu lain," ucap Tyas.
"Sekarang mah makanannya enak, lihat aja besok waktu kita udah mulai ngikutin peraturan tentara wah kita bakal serasa diet tau gak," ucap Rudy, yang tiba-tiba ada di antara Lea dan Tyas.
"Masa sih? emang separah itu ya?" tanya Tyas
"Banget, gue denger kita makannya mulai besok bakal diatur semuanya, pokoknya sama kayak tentara lah," ucap Rudy.
"Lah, gak kenyang dong gue," ucap Tyas.
"Sama mana gue kalau makan nasinya banyak bener," ucap Rudy.
"Tapi, kan makanannya pasti bagus buat tubuh kan," ucap Lea.
"Ya, iya sih, tapi tetep aja bukan selera gue," ucap Tyas.
__ADS_1
"Udah gak usah banyak omong, kalau gak suka yaudah bilang ke panitianya sana," ucap Lea dan mengambil makanan untuk dirinya sendiri.
"Ck, dasar," ucap Tyas.
Lea, Tyas dan Rudy serta beberapa anggota tim lainnya pun duduk di kursi yang ada di kantin dan mulai memakan makanan yang mereka ambil tadi.
"Tadi letnan Noah ganteng ya," ucap Ayu, salah satu tim Bu Marsya.
"Ganteng lah, tapi sayang udah ada yang punya," ucap Tyas.
"Masa sih, gapapa lah kalau belum nikah," ucap Ayu.
"Letnan Noah udah nikah tau," ucap Tyas.
"Beneran loh," ucap Ayu.
"Beneran gak bohong gue," ucap Tyas.
"Lo tau siapa istrinya gak?" tanya Ayu.
"Kenapa lo tanya itu?" tanya Tyas.
"Ya, pengen tau aja gue, siapa tau gue bisa saingin istrinya," ucap Ayu.
"Gak bakal bisa lo saingin istrinya letnan Noah," ucap Tyas.
"Sirik aja lo, cepet deh kasih tau siapa istrinya letnan Noah?" tanya Ayu.
"Gue." Bukan Tyas yang mengatakan hal itu, tapi Lea.
"Hah! lo. Kalau bercanda gak lucu tau," ucap Ayu.
"Ya, lo itu bercanda dan sayangnya candaan lo gak lucu," ucap Ayu.
"Lo mau bukti kalau gue istrinya letnan Noah," ucap Lea.
"Iya, mana buktinya. Gue minta buku nikah lo," ucap Ayu.
"Ya, gak bawalah gue," ucap Lea.
"Halah, ngaku aja kalau lo bohong gitu aja repot," ucap Ayu dan berdiri lalu pergi dari tempat tersebut dengan anggota tim Bu Marsya lainnya tentunya.
"Lah, tuh anak gak percaya sama omongan lo, padahal mau apa yang lo bilang itu beneran," ucap Tyas.
"Yang penting gue udah bilang kalau gue istrinya," ucap Lea.
"Lo, harus lindungi kak Noah biar gak di rebut sama si buaya putih," ucap Tyas.
"Awas aja kalau dia deketin kak Noah, gue cincang-cincang dia," ucap Lea.
"Galak amat Bu," ucap Tyas.
"Tunggu deh, lo beneran istrinya letnan Noah?" tanya Rudy, yang ternyata masih berada di sana.
"Hem, keren kan Lea bisa punya suami tentara," ucap Tyas.
__ADS_1
"Tapi, kok gue gak tau sih," ucap Rudy.
"Lo kan waktu itu gue undang, tapi gak bisa dateng karena istri lo sakit terus pak Anton juga kerja ke luar kota dan Arka yang waktu itu masih belum sembuh," ucap Lea.
"Jadi, lo beneran nikah ya sama letnan Noah?" tanya Rudy.
"Iyalah," ucap Lea.
"Wah, gak nyangka gue. Gue tau kalau lo nikah, tapi gue gak tau siapa suami lo," ucap Rudy.
"Lo gak lihat nama di undangan itu?" tanya Tyas.
"Gak deh kayaknya, gue juga lupa sih," ucap Rudy.
"Tapi, tadi letnan Noah kayak gak kenal gitu sama lo?" tanya Rudy.
"Mungkin letnan Noah itu lagi bersikap profesional, tapi ya letnan Noah emang kayak gitu juga sih," ucap Tyas.
"Kayak gitu gimana?" tanya Rudy.
"Letnan Noah itu orangnya cuek, datar pokoknya kayak kutub deh. Gue aja pernah ngajak ngobrol letnan Noah, tapi di cuekin gitu, pokoknya gak lagi deh gue ngajak ngobrol letnan Noah," ucap Tyas.
"Letnan Noah gak gitu kok, kalau kalian udah kenal sama letnan Noah, gue jamin kalian bakal nemuin sifat letnan Noah yang berbeda dari yang kalian kira," ucap Lea.
"Iya deh nyonya Noah," ucap Tyas.
"Nyonya Noah, nyonya Noah," gumam Lea.
"Eh, itu ada letnan Noah," ucap Rudy dan menatap pintu masuk.
Dimana Noah datang bersama dengan tentara lainnya yang baru saja selesai latihan.
"Gue kalau ada di dekat letnan Noah, gue yakin gue bakal iri sih. Lagian gue juga gak mau di dekat letnan Noah pokoknya, letnan Noah itu cakep banget sumpah," ucap Rudy.
"Gak boleh gitu, Dy. Semua cowok itu ganteng tau, Lo itu juga ganteng kok, tapi kalau lo disandingkan sama letnan Noah ya bener sih lo kalah," ucap Tyas.
"Lo itu harusnya semangatin gue, ini malah gue di puji terus tiba-tiba lo jatuhin gue," ucap Rudy.
"Ya kan gue bilang kebenarannya," ucap Tyas.
"Ngomong-ngomong letnan Noah umur berapa kok kayak masih muda gitu?" tanya Rudy.
"Letnan Noah umurnya 34 tahun, pokoknya gue sama letnan Noah itu beda 8 tahun," ucap Lea.
"Wah, jauh juga ya, malahan gue pikir letnan Noah umur 27 tahunan," ucap Rudy.
"Kalau letnan Noah belum nikah kayaknya gue bakal jodohin sam adik gue deh," ucap Rudy.
"Gue tampol lo," ucap Lea.
"Hehehe, iya maaf ya pawangnya marah," ucap Rudy.
.
.
__ADS_1
.
Tbc.