
Setelah aku mandi aku langsung keluar menuju ruang ganti untuk berganti pakaian apalagi aku ingin pergi jalan - jalan di sekitar rumah Hasasi. Setelah aku memakai pakaianku, aku langsung keluar dari ruang ganti dan bersiap untuk jalan - jalan sendiri
"Kamu mau berangkat?" tanya Alex saat aku menutup pintu ruang ganti
"Iya... "
"Ya udah hati - hati jangan kemalaman"
"Iya... aku cuma jalan - jalan di sekitar sini saja" ucapku santai dan membuka pintu kamar dan Alex hanya menatapku keluar kamar
Aku sebenarnya bingung mau jalan - jalan kemana tapi ya dari pada aku jenuh dengan kesendirian di kamar. Tapi ya sudahlah aku jalan - jalan di pantai saja apalagi pagi ini cuaca tidak begitu panas sehingga pasti nikmat untuk menikmati desiran ombak pantai.
Rumah Hasasi tidak ada perubahan sama sekali, taman bunga dan pepohonan yang rindang membuat nuansa begitu sejuk. Emang rumah Hasasi selalu berdiri di sebelah pantai yang berpasir putih dan ombak yang sangat biru.
Setelah berada di pinggir pantai, aku langsung duduk dan menikmati desiran ombak yang mengenai kedua kakiku dengan lembut dan desiran angin yang sangat menenangkan pikiran dan hati
Disaat aku menikmati suasana di pantai, tiba - tiba ada seseorang yang menepuk bahuku dengan lembut
"Hei ngapain kamu disini?" ucap seseorang pria di belakangku dan secara reflek aku memandang pria itu
"Hasasi... kamu kenapa kemari?" ucapku kaget
"Aku hanya jalan - jalan dan gak sengaja melihatmu sedang berada disini" ucap Hasasi santai
"Bukannya kamu rapat?" tanyaku
"Kan aku baru aja batal menikah, buat apa rapat...?"
"Ya kata alex, dia akan rapat denganmu?"
"Ya emang... tapi Hansol yang mewakili"
__ADS_1
"Kan katanya Alex gak boleh diwakili?"
"Aku ... bodo amat" gumam Hasasi santai
"Kamu ngapain disini sendiri?" tanya Hasasi
"Ya pengen jalan - jalan sekalian pengen merasakan sejuknya angin laut"
"Oh ya... baru ingat, aku ingin memberikanmu sesuatu"
"Memberiku apa?" ucapku penasaran dan Hasasi merogoh jas hitamnya
"Selamat ulang tahun... sayang" ucap Hasasi sambil memberikanku kotakan warna merah dan saat Hasasi membukannya terlihat kalung emas putih dan berlian mahal di tengahnya
"Emang aku ulang tahun ya?" tanyaku kaget
"Iya lah... ini kan tanggal 13 Februari"
"Maaf ya sayang, aku tidak merayakan ulang tahunmu dengan mewah seperti yang kamu inginkan"
"Iya tidak apa - apa... tapi apakah kamu seriusan akan melakukan rencanamu itu?"
"Iya, aku serius..."
"Tapi Hasasi, aku... masih bingung, aku ingin ..."
"Ingin apa?"
"Ingin ke rumah mencari beberapa hal yang di beritahukan ayah dimimpiku semalam"
"Emang kamu mimpi tentang apa?" tanya Hasasi penasaran
__ADS_1
"Ada deh, panjang buat di ceritain" gumamku lirih
"Ya udah... pokok intinya aku ada cara untuk merebutmu kembali, ingat saja sebelum ulang tahunmu tahun depan kamu sudah menjadi milikku" ucap Hasasi bersungguh - sungguh
"Ya kita lihat saja, kamu berhasil mendapatkanku lagi atau tidak!" gumamku serius
"Aku pasti akan mendapatkanmu"
"Ya... semoga saja, terimakasih hadiahnya Hasasi" gumamku senang
"Apa sih yang enggak buatmu... oh ya hari ini kamu balik kan ya?"
"Enggak tau, aku ikut Alex aja..."
"Ya udah, jaga dirimu ya... jangan sampai kamu disentuh orang lain selain aku!!" protes Hasasi
"Iih ngatur - ngatur, kan kita belum nikah" protesku
"Apapun yang terjadi... kamu adalah istriku" gumam Hasasi santai dan berdiri disebelahku
"Kamu mau kemana?" tanyaku kaget
"Ada sesuatu hal yang akan aku lakukan..."
"Oh ya, aku beri kamu waktu satu tahun bahkan bisa kurang dari satu tahun untuk memberimu kesempatan memilih antara aku atau Alex, tapi apapun yang terjadi kamu akan jadi milikku lagi... kamu jaga diri baik - baik ya" ucap Hasasi meninggalkanku sendirian
"Ya semoga ada jalan yang terbaik" gumamku dan aku sendirian di pantai tengah terik matahari yang sedikit menyengat
Tidak tahu kenapa di hatiku masih ada nama Hasasi tapi disisi lain aku tidak tega dengan Alex yang sungguh - sungguh mencintaiku. Aku jadi bingung dan bimbang. Apa yang di katakan oleh Hansol benar - benar terjadi, Hasasi benar mengatakan hal yang sama dengan Hansol waktu itu. Ya Tuhan, aku bingung mau milih siapa untuk jadi calonku nanti.
Rasa bingung sangat membuat kepalaku pusing dan pening, kenapa harus ada pilihan yang membuatku sulit untuk memilih satu diantara mereka berdua, walaupuna aku baru kenal Alex tapi dia belum menunjukan kekurangannya kepadaku sedangkan Hasasi aku sudah kenal dia luar dalamnya dan hal inilah yang membuatku bingung
__ADS_1