Tuan Muda Tampan

Tuan Muda Tampan
Episode 62 :Pertemuan Kedua


__ADS_3

Aku dan Hasasi sibuk memilih makanan ada di dalam menu, terlalu banyak pilihan yang tersedia selain itu harganya yang sangat mahal 4 kali lipat dari hari biasanya membuatku pusing untuk memilihnya. saat aku sibuk memilih tiba - tiba datang seorang pelayan yang menghampiri kami


"Selamat malam tuan - tuan, apakah ada yang bisa saya bantu?" ucap pelayan ramah


"Aku mau makanan ini" ucap Hasasi menunjukkan ke Michel


"Oke ... beef steak special satu, whisky 3, chicken burger satu" ucap Michel


"Baik ... ada tambahan lagi tuan?"


"Kamu mau apa ?" tanya Hassasi padaku


"Aku gak tau"


"Kenapa gak tau?"


"Bingung ... harganya mahal banget" keluhku


"Udah pilih aja sesukamu ... mahal pun tidak masalah ... kan Michel" ucap Hasasi melirik Michel


"Hehehe ... ti .. tidak masalah" ucap Michel kelagapan


"Aku gak enak lah Hasasi... masa aku milih yang mahal"


"Udah tidak masalah ... kan Michel tidak pelit" ucap Hasasi


"Baiklah ... aku pesan beef spaghetti special sama orange juice boleh?" tanyaku polos


"Boleh saja ... ada tambahan lagi? tanya Michel


"Tidak ada" ucapku sambil menutup buku menu tersebut


"Baiklah beef spagehetti special satu orange juice satu" ucap Michel

__ADS_1


"Baik mohon ditunggu tuan" ucap pelayan tersebut dan meninggalkan kami berempat


"Oh ya Hasasi, ini kan ruangan tertutup kok bisa ada menu makanan seperti di restoran" bisikku


"Ya namanya juga hotel elite semua serba bisa dan serba ada... sebenarnya ini termasuk restorannya tapi ruangan ini kayak bilik khusus tamu VVIP" bisik Hasasi di telingaku


"Oh begitu ... " bisikku dan mengangguk


"Baiklah Michel ... kerjasama apa lagi?" tanya Hasasi serius


"Kamu ingat Sandy Liang?"


"Sepupunya kwan Liang?"


"Iya .."


"And than?"


"Dia memperkosa adik kandungku"


"Terus bantulah aku balas dendam Hasasi "


"Permisi tuan makanan anda" ucap pelayan di sebelah Hasasi


"Terimakasih" ucap Andy


"Apa yang harus aku bantu?" tanya Hasasi sambil meminum Whisky


"Balaskan dendamku Hasasi"


"Kan kamu punya perkumpulanmu sendiri kenapa minta bantuanku?"


"Kamu kan tau keluarga Liang punya perkumpulan yang hebat kayak perkumpulanmu, perkumpulanku mana kuat"

__ADS_1


"Bisa - bisa" ucap Hasasi santai


"Ayolah Hasasi bantulah aku" rengek Michel


"Hmmm ..."


"Coba kalau itu tejadi pada wanitamu itu, apa kamu akan menerimanya Hasasi" rengek Michel dan Hasasi menoleh kepadaku dan aku mengangguk


"Hmmm baiklah ... aku akan lakukan, apalagi wanitaku juga sudah setuju"


"Terimakasih .... terimakasih Hasasi ... terimakasih wanitanya Hasasi" ucap Michel senang dan bersalaman denganku


"Eh ... kalau salaman jangan lama - lama dengan wanitaku" ucap Hasasi kesal


"Hehehe baiklah... oh ya tadi belum sempat berkenalan ... siapa namamu?"


"Aku Fifiyan Shinju ... salam kenal" ucapku ramah


"Wah nama yang bagus ... salam kenal juga ... oh ya setelah makan kalian boleh istirahat ... besok aku tunggu di lobby hotel" ucap Michel senang


"Buat apa?" tanya Hasasi


"Besok aku ajak ke kediamanku dan bertemu dengan adik kandungku, biar kalian tau kronologis nya"


"Bagaimana Fifiyan?"


"Tapi ... katanya kita akan jalan - jalan" bisiku


"Mmmm iya juga ya ... aku besok mau jalan - jalan dengan wanitaku ini" ucap Hasasi santai


"Tenang ... aku udah menyiapkan tempat untuk kalian jalan - jalan, dan aku tau apa yang kau butuhkan Hasasi" ucap Michel mengangkat alisnya


"Kau tau aja ... baiklah"

__ADS_1


"Silahkan dihabiskan keburu dingin makanannya" ucap Michel ramah


Kami berempat makan dengan lahap, aku bingung apa yang dibicarakan oleh Michel dan apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh Hasasi. tapi nanti aja lah kalau di kamar aku akan bertanya langsung kepada Hasasi.


__ADS_2