
"Hei katanya gak pengen beli?" gumam Hasasi menepuk bahuku
"Emang aku belum terpikirkan sih... jadi gak tahu mau beli apa" gumamku
"Ya makanya kita jalan - jalan dulu"
"Hmmm baiklah" desah Hasasi berjalan di sampingku
"Di sini banyak banget orang ya Hasasi?"
"Ya... namanya juga mall"
"Ya tahu aku kalau ini mall" gumamku
"Lalu?"
"Maksudku tumben banyak orang yang belanja"
"Ini kan hari minggu"
"Oh ya... aku lupa hari"
"Hmmm dasar kamu lupa hari" desah Hasasi
"Kamu gak pengen beli sesuatu?"
"Aku... mmm pengen ke sebuah toko"
"Toko apa?"
"Toko ... mmm, bridal wear shop" gumam Hasasi melirik sebuah toko pakaian pengantin yang ada di depan kami
"Toko itu?... mau beli apa?"
"Mau cari pakaian yang cocok buat kita nanti" gumam Hasasi genit dan masuk ke toko tersebut
"Iihh dasar" gumamku mengikuti langkah Hasasi. Saat kami berdua masuk ke toko terdapat dua orang pegawai toko yang sangat cantik dan tampan berdiri di depan kami
"Selamat pagi tuan dan nyonya, ada yang bisa kami bantu?"
"Saya cari pakaian untuk pernikahan"
"Untuk pakaian laki - laki ada disebelah sana tuan, mari saya antar" ucap pegawai toko laki - laki
"Untuk pakaian wanita ada disebelah sana nyonya, mari saya antar" ucap pegawai toko wanita dengan ramah dan aku mengikuti langkah pegawai itu
Diruang pakaian wanita aku melihat banyak sekali pakaian pernikahan yang sangat indah dan berwarna warni. Aku berkeliling untuk melihat berbagai baju pengantin yang di pajang di etalase toko.
"Nyonya ingin pakaian warna apa dan model bagaimana?" tanya pegawai toko degan ramah
__ADS_1
"Mmm aku juga gak tahu... menurutmu aku pantas pakai baju mana?"
"Mmm sebentar" ucap pegawai itu sambil mencari sebuah pakaian yang ada di sebuah etalase
"Bagaimana kalau ini? apakah nona suka" gumam pegawai toko memperlihatkan sebuah pakaian pernikahan berwarna biru muda yang memiliki rok selutut dan di belakang panjang sampai lantai
"Ini apakah bisa di coba?"
"Bisa ... nanti sekalian dicoba aksesorisnya"
"Oh baguslah... bolehlah kalau seperti itu" gumamku
"Mari nyonya ikuti saya"
Aku mengikuti langkah pegawai itu menuju ruang ganti dan make up. Pegawai itu menyerahkan pakaian itu dan aku langsung mencobanya di ruang ganti
"Bagaimana menurutmu?"
"Waah cantik nyonya... mari saya pasangkan aksesorisnya" ucap pegawai itu mempersilahkan aku duduk di meja rias
"Mmm ini pakaiannya sewa atau beli?" tanyaku
"Sewa bisa beli juga bisa nyonya... kalau beli cuma pakaian dan aksesoris saja, kalau sewa ada tambahan rias wajah juga nyonya" gumam pegawai itu sambil memasangkan beberapa aksesoris di tubuhku
"Kalau di beli sekalian makeupnya?"
"Oh... nanti saya tanyakan sama calon saya" gumamku
"Baik nyonya... sebentar nyonya kurang sedikit lagi selesai" gumam pegawai itu dan memasangkan anting dan kalung di tubuhku
"Sudah selesai nyona"
"Boleh keluar?"
"Boleh nyonya, sebelah sana untuk bisa bertemu dengan tuan" ucap pegawai itu dan aku langsung berjalan menuju salah satu pintu dan keluar menemui Hasasi
Aku melihat Hasasi yang sedang membenahi dasi di depan cermin, aku langsung berjalan ke arahnya dengan hati - hati karena takut kalau aku merusak pakaian yang aku pakai
"Hasasi..." ucapku senang dan Hasasi langsung menoleh ke arahku
"Fifiyan?" ucap Hasasi kaget
"Iyalah.." gumamku tapi Hasasi hanya diam dengan tatapan terkejut
"Kenapa?... aku jelek ya pakai ini, aku ganti dulu" gumamku meninggalkan Hasasi tapi Hasasi langsung mengganggam tanganku
"Tidak... kamu sangat cantik"
"Gombal" gumamku
__ADS_1
"Seriusan... cantik banget dan pakaian ini cocok untukmu, bahkan tahu gak Fifiyan aku sangat senang... akhirnya aku bisa melihatmu memakai gaun pangantin yang indah seperti ini" gumam Hasasi memelukku dari belakang
"Oh ya... syukurlah kalau kamu suka Hasasi" gumamku senang
"Kalau menurutmu aku cocok gak pakai ini?" gumam Hasasi merapikan jas hitamnya
"Cocok banget... apalagi rambutnya diginiin" gumamku memberantakan rambut Hasasi
"Iihh kamu ya jail" gumam Hasasi merapikan kembali rambutnya
"Hehehe.. jadi kita pakai ini?"
"Iya... jadi pakai pakaian ini aja untuk pernikahan kita nanti"
"Emang kita akan beli atau sewa?"
"Kita akan beli..."
"Tapi kan..."
"Tenang saja, nanti untuk make up udah aku siapkan kok"
"Mmm baiklah... aku ngikut kamu Hasasi" gumamku
"Ya udah cepat ganti dan kita jalan lagi" gumam Hasasi dan aku berjalan kembali ke ruang ganti untuk melepas pakaian dan aksesoris tersebut dibantu pegawai toko
"Bagaimana nyonya?"
"Calonku bilang aku cocok pakai ini"
"Jadi mau sewa atau beli..."
"Beli aja"
"Baiklah... nanti barangnya saya bawakan kedepan, nyonya boleh menunggu di luar"
"Baiklah... terimakasih ya" gumamku keluar ruang ganti untuk bertemu Hasasi
"Udah?" tanyaku lepada Hasasi dan Hasasi menatapku
"Udah"
"Maaf tuan dan nyonya, ini barangnya... terimakasih" ucap pegawai toko dengan ramah
"Baiklah... terimakasih juga" ucapku mengambil tas berisi gaun pengantin dan pergi dari toko
"Kamu mau mengajakku kemana lagi?" gumamku
"Mmmm kita jalan - jalan aja dulu nanti juga mampir" gumam Hasasi merangkul bahuku dan berjalan menyusuri jalan mall yang ramai dengan orang - orang yang berbelanja
__ADS_1