Tuan Muda Tampan

Tuan Muda Tampan
Episode 89 : Telepon dari Almira


__ADS_3

Aku tertidur sangat pulas malam ini, mataku terasa sangat silau dengan cahaya matahari yang masuk menuju kelopak mataku.Karena mataku terasa silau aku pun langsung membuka mataku di pagi yang cerah.


" Hmmm ... Semalam aku lupa untuk menutup gorden jendela kamar ya ?..." gumamku sambil menggosok - gosok kedua mataku


Aku langsung bergegas bangun dan membuka jendela kamar agar udara segar bisa masuk ke dalam kamar. saat aku membuka jendela, tampak terlihat pemandangan laut Korea yang tidak pernah aku duga sebelumnya.


"Keren banget pemandangannya ... aku baru tahu kalau ada laut di dekat kerajaan ini" ucapku kagum


"Ohhh ya ... katanya akan ada pelelangan, kok Hasasi tidak datang untuk membangunkanku ya" gumamku dan langsung mengambil handphoneku yang ada di tas kecil


Aku langsung membuka notifikasi yang ada di layar handphoneku dan ternyata tidak ada pesan dari Hasasi.


"Kemana ni orang" gumamku kesal dan aku langsung mengirimi Hasasi pesan


Hasasi kamu kemana?


kenapa tidak membangunkanku semalam


Fifiyan


Setelah mengirimi Hasasi, aku langsung meletakkan handphone di meja luar kamar dan membuat susu hangat yang tinggal diseduh ke dalam gelas lalu duduk di meja luar untuk menikmati pemandangan pagi hari ini.


Kring ... Kring ... Kring


Tiba - tiba handphoneku berdering ternyata ada yang ingin mengajakku video call. Saat aku lihat ternyata temanku sekolah Almira Wu yang meneleponku, akupun langsung mengangkat telponnya


"Hay wanita paling cantik" teriak Almira yang mengagetkanku


"Ya Tuhan... jangan teriak - teriak kenapa, kaget tau" gumamku kesal


"Hehehe ... maafkan, udah kebiasaan sih"


"Nah ada apa meneleponku?" tanyaku dan meminum susu hangat di tanganku


"Waah nadamu jangan marah - marah dong, temanmu kangen nih"


"Aku tidak marah - marah, aku cuma bertanya aja... jangan baper "

__ADS_1


"Iya - iya cantik, lagi dimana sekarang?" tanya Almira


"lagi di Korea nih"


"Waah ... ngapain?"


"Ya ikut acara orang sibuk"


"Siapa itu?" tanya Almira


"Ada deh ... nanti kamu kaget"


"Enggak kok, aku kepo"


"Nanti kamu akan tahu seddiri"


"Ahh ... kamu selalu seperti itu Fifiyan" protes Almira


"Hehehe..." tawaku


"Aku ... udah gak pacaran sama Kwan Liang udah lama kok" ucapku santai


"Loh masa... tapi Kwan Liang kapan hari itu aku tanya masih pacaran sama kamu" ucap Almira


"Kapan?"


"Mmmm aku lupa kapan, pokok bulan ini lah"


"Kamu ketemu dia dimana?" tanyaku


"Di Australia"


"Kok bisa ketemu Kwan Liang waktu acara apa?" tanyaku penasaran


"Pas aku ada urusan di Australia"


"Oh begitu... sekarang pacarmu siapa?" tanyaku

__ADS_1


"Ada deh" ucap Almira ketawa


"Kamu ikut - ikut ucapanku aja" gumamku


"Nantilah aku ceritain, oh ya mau ketemuan gak"


"Kapan?"


"Jam 9 pagi ... aku di Korea juga nih, ajak pacarmu sekalian ya"


"Kok tumben kebetulan ada di Korea" gumamku


"Iya kan aku gak tau ... nanti ke Restoran Violent ya... jangan lupa ya ajak pacarmu sekalian ..."


"Ta ... tapi .."


"Udah ah ... oke bye - bye baby" ucap Almira dan langsung menutup telponnya


Tuutt ... tuutt ... tttuuuutt


Saat mengetahui hal tersebut, aku langsung mengirimi Hasasi pesan untuk ikut bersamaku bertemu dengan teman sekolahku


Hasasi aku ada janjian dengan temanku jam 9 pagi, apakah kamu mau ikut?


Fifiyan


Sambil menunggu balasan Hasasi, akupun meletakkan Handphone di meja dan mengambil roti di dapur kamar untuk sarapanku hari ini. Tiba - tiba handphoneku berbunyi


Tiiingg


Mendengar telponku berbunyi, aku langsung bergegas mengambil handphoneku dan membaca notifikasi dari layar handphoneku yang ternyata pesan dari Hasasi


Boleh ... siap - siap saja dulu nanti aku jemput


Hasasi


Setelah membaca pesan dari Hasasi, aku langsung menghabiskan roti yang ada di piring dan bergegas untuk mandi pagi, takut kalau Hasasi datang cepat apalagi aku tidak tau jarak restoran Violent dengan kerajaan

__ADS_1


__ADS_2