Tuan Muda Tampan

Tuan Muda Tampan
Episode 86 : Min Xiying Atau Hasasi


__ADS_3

Aku diam tanpa kata saat Min Xiying mengatakan bahwa aku menjadi permaisurinya kelak, padahal aku tidak ada niatan untuk menjadi istri dari Min Xiying. Sungguh tidak ada niatan di dalam hatiku.


"Kenapa kamu diam cantik?" tanya Min Xiying menatapku


"A...aku tidak tau mau ngomong apa!" ucapku terbata - bata


"Kenapa?" tanya Min Xiying


"Ya bingung aja" ucapku lirih


"Bingung kenapa?" tanya Min Xiying lagi


"Aku tidak siap"


"Tidak siap kenapa?"


"Tidak siap jadi permaisurimu"


"Kenapa? ... padahal banyak yang pengen jadi istriku loh"


"Ya gak tau, aku bingung kenapa bisa"


"Maksudnya?" tanya Min Xiying penasaran


"Karena aku tidak ada niatan jadi istrimu dari awal sumpah ... apalagi aku udah punya pacar" ucapku lirih tangan Min Xiying langsung mengangkat daguku


"Dengar ya cantik ... siapapun pacar kamu, tidak ada yang boleh memilikimu" ucap Min Xiying serius


"Ta ... tapi" gumamku


"I don't care ... kamu tetap milikku apapun yang terjadi" ucap Min Xiying sangat serius


"Hmmm ... " ucapku bingung aku tidak tahu aku harus berkata apa

__ADS_1


"Udah santai saja cantik ... kalau sudah waktunya kamu akan menjadi permaisuriku"


"Ke ... kenapa harus aku? kan masih banyak wanita di luar sana" gumamku


"Karena kamu spesial ..."


"Spesial seperti apa?"


"Kamu banyak tanya juga ya... nanti lah aku akan menjelaskannya padamu, yang penting sekarang kamu udah tau alasanku kan ... ya udah kita kembali ke pesta aja dulu" ucap Min Xiying dan langsung menarikku


"Ta ... tapi" gumamku dan tanpa basa basi Min Xiying menarik tanganku kembali ke pestanya


Selama berjalan menuju pesta, Min Xiying terlihat sangat senang dan juga genggaman tangannya terlihat lebih lembut dari yang sebelumnya. apakah yang dikatakan Min Xiyin sungguhan dan tidak main - main. Aku hanya diam selama perjalanan menuju ke ruanganĀ  pesta.


"Kenapa kamu diam saja cantik?" tanya Min Xiying memandangku


"Tidak ada"


"Kamu gak bahagia kah?" tanya Min Xiying


"Tenang aja cantik, kamu akan mengerti cepat atau lambat" ucap Min Xiying tersenyum dan aku tetap diam tanpa kata. Setelah sampai di pesta, genggaman tangan Min Xiying perlahan - lahan terlepas dari tanganku.


"Aku ambilin minuman mau?" tanya Min Xiying


"Ti ...tidak perlu" ucapku terbata - bata


"Tidak apa... aku tidak masalah" ucap Min Xiying lembut


Aku bingung mau melakukan apa, aku melihat sekeliling untuk mencari Hasasi tapi aku tidak menemukannya. Apakah Hasasi belum selesai melakukan rapat dengan yang mulia Min. aku berharap Hasasi menyelamatkanku dari putra mahkota tampan ini.


"Fifiyan...." teriak Hasasi dari belakangku


"Hasasi" ucapku kaget

__ADS_1


"Kamu kemana aja?" ucap Hasasi dingin


"A ... aku.." ucapku terbata - bata


"Siapa dia cantik?" tanya Min Xiying merangkul bahuku. saat melihat Min Xiying merangkul bahuku, Hasasi langsung menarik tanganku dan memeluk pinggangku


"Jangan ganggu wanitaku" ucap Hasasi dingin


"Oh ini pacarmu ya... seru dong ..." ucap Min Xiying mengangkat salah satu sisi bibirnya


"Terus ..." ucap Hasasi dingin


"Aku ingin menantangmu"


"Apa?" ucap Hasasi dengan wajah dingin


"Kita lihat siapa yang akan menjadi suami wanita ini" tantang Min Xiying


"Boleh, apapun yang terjadi dia milikku" ucap Hasasi menarikku berjalan menjauhi Min Xiying


"Mmm jangan harap ... dia akan jadi permaisuriku" ucap Min Xiying serius. Tiba - tiba Hasasi menghentikan langkah kakinya dan berbalik menghadap Min Xiying


"And than...?" ucap Hasasi dingin


"Dia adalah permaisuriku... kamu mau kan cantik" ucap Min Xiying berharap dan aku hanya diam tanpa kata


"Jangan terlalu menghalu" ucap Hasasi ketus


"Tidak ... aku tidak berhalu kok... wanita ini pasti akan mau denganku... apalagi aku putra mahkota yang tampan dan kaya, banyak wanita yang menggila - gila denganku. jadii wanita ini akan menjadi milikku" ucap Min Xiying dengan percaya diri


"Terserah kau lah... malas ngeladenin kamu" ucap Hasasi dan menarik badanku kembali untuk menjauhi Min Xiying


"Hei ... aku sedang berbicara denganmu" protes Min Xiying tapi tidak dihiraukan oleh Hasasi

__ADS_1


Hasasi menarikku menjauhi Min Xiying dengan muka kesal dan dingin. sepertinya Hasasi sangat marah kali ini, aku tidahk tau harus berbuat apa, aku takut Hasasi akan menghukumku kali ini.


__ADS_2