
Setelah Hasasi keluar kamar aku langsung menghapus air mataku dan bergegas untuk mandi dan mengganti bajuku yang telah disiapkan di dalam lemari kamar, aku memilih baju yang ada di lemari pakaian dan aku memilih baju berwarna merah darah dengan rok selutut di balut renda - renda sederhana yang indah. setelah aku berganti baju, aku langsung keluar kamar dan bertemu dengan Hasasi yang sedang berdiri di sebelah pintu kamar.
"Udah selesai sayang?" tanya Hasasi senang
"Kamu mandi juga?"
"Iya lah ... dari pada nungguin kamu lama mending aku mandi terus minum teh langsung ke kamarmu"
"Eh ... masih sempet minum teh?"
"Iyalah ... kamu lama banget sumpah" gumam Hasasi
"Hehehe .. maaf lah sayang namanya juga cewek" ucapku cengengesan
"Iya gak apa - apa sayang, wajarlah namanya juga cewek ... ya udah ayo kita jalan - jalan sayang dan nanti sekalian temani untuk menemui seseorang ya" ucap Hasasi dan menggandeng tanganku
"Menemui siapa sayang?"
"Ya ... biasalah bisnis"
"Oalah ... oke sayangku ... emang kamu mau mengajakku kemana?"
"Ke suatu tempat"
"Kemana sih ? aku penasaran banget" gumamku
"Udah nanti aja kamu akan tau" ucap Hasasi dan terus menggandengku menuju ke landasan pesawat milik Hasasi
"Kita naik pesawat?"
"Iya .. ayo naik sayangku" ucap Hasasi mempersilahkan aku masuk ke dalam pesawat
"Emang jauh ya sayang?"
"Ya begitulah ... Kita ke Amerika sayang"
"Walah jauh sekali sayang"
"Iya sekalian mengikuti pertemuan itu"
__ADS_1
"Mmm kamu pasti capek ya sayang?" tanyaku menatap Hasasi
"Ya ... gimana lagi namanya juga pekerjaan, apalagi perjalanan bisnis terus, mau gak mau suka gak suka tetap aja dilakuin lah sayang" ucap Hasasi santai sambil meminum segelas wine
"Aku kalau jadi kamu pasti udah nyerah" gumamku sambil memandang langit biru dibawah kami
"Ya .... nikmati aja lah, yang penting kamu selalu ada disisi aku aja itu udah membuatku semangat kok" ucap Hasasi senang
"Iya aku akan menemanimu sayangku kemanapun kamu berada dan apapun yang terjadi aku akan ada di sisimu sayangku" ucapku serius
"Terimakasih ya sayangku" ucap Hasasi senang
"Iya lah sayangku ... kan kamu milikku dan katanya aku istrimu hehehe" ucapku cengengesan
"Iya lah sayang ... kan kamu milikku"
"Oh ya sayang ... katanya kamu mau temuin aku dengan kakak ... kapan itu sayang?"
"Nanti kalau sudah waktunya ya sayang"
"Kenapa?"
"Ya ... kan kakakmu sedang sibuk sayangku"
"Udah jangan khawatir kamu akan ketemu dengan kakakmu kok"
"Iya sayangku" ucapku menuruti perkataan Hasasi dan tidak lama kemudian pesawat mendarat di landasan khusus yang ada di wilayah tersebut
"Ya udah ayo kita turun sayang" ucap Hasasi lembut
"Udah sampai kah?"
"Udah sayang ... " ucap Hasasi sambil menggandeng tanganku
Aku dan Hasasi mulai turun dari pesawat pribadi Hasasi dan memasuki mobil mewah yang tengah terparkir di sekitar pesawat pribadi milik Hasasi, Mobil tersebut sangat mewah dimana di dalamnya terdapat sofa empuk berwarna putih dengan layar TV dan juga minuman ringan yang ada diatas meja kaca dekat sofa
"Ini mobil siapa sayang?"
"Mobilku lah"
__ADS_1
"Baru ya?"
"Enggak ... kan aku disetiap negara ada kendaraan sendiri"
"Mmm iya juga ya namanya orang penting ya" ejekku
"Ya begitulah" ucap Hasasi sambil meminum minuman ringan di depannya
"Agenda hari ini jalan - jalan dulu atau kemana sayang?"
"Kita pertemuan aja dulu sayang, ternyata diajuin pertemuan itu"
"Emang pertemuan dimana sayang?"
"Di Hotel Internasional"
"Keliatannya hotel mewah ya sayang?"
"Ya bisa dibilang seperti itu"
"Mmmm baiklah ... jauh gak sayang?"
"Enggak, tuh di depan keliatan Hotelnya" ucap Hasasi menunjuk ke arah luar jendela
"Waahh ... besar sekali" ucapku kagum
"Ya begitulah sayangku"
"Pasti orang - orang kaya dan penting yang ada di dalamnya kan?"
"Iya namanya juga tempat menginap dan pertemuan para petinggi"
"Oh begitu ya "
"Ya udah ayo kita istirahat dulu... ini masih jam 4sore, kita bisa tidur sebentar"
"Emang pertemuannya jam berapa sayang?"
"Jam 7 malam sayang"
__ADS_1
"Oh baiklah" ucapku dan kami langsung turun dari mobil dan berjalan menuju ke dalam lobi hotel yang megah tersebut
Hotel yang dari luar kelihatan besar saja tetapi saat mendekati hotel tersebut ternyata hotelnya sangat besar megah dan mewah, banyak mobil - mobil mewah terparkir di halaman hotel dan juga banyak orang yang sedang berlalu lalang di sekitar hotel tersebut.