Tuan Muda Tampan

Tuan Muda Tampan
Episode 80 : Hari Berbelanja


__ADS_3

Aku dan Ningning berjalan bersama keluar dari gedung perusahaan Lie Gun, wajah Ningning nampak sangat senang saat berjalan ke mall bersamaku. Entah kenapa Ningning bisa sebahagia itu


"Wajah kamu kenapa kok terlihat senang sekali?" tanyaku memandangi wajahnya


"Ya ... senang saja, bisa berbelanja dengan seseorang yang penting di negeri ini apalagi aku juga lagi jenuh di kantor" jawab Nningning


"Penting? ... siapa yang penting itu?" tanyaku bingung


"Nona adalah seseorang yang penting bagi kami para perusahaan kecil"


"Mmm tidak juga, yang penting itu Hasasi bukan aku" ucapku


"Ya menurut kami dari perusahaan kalangan bawah kalian adalah orang penting''


"Hmmm iya deh terserah kamu saja, oh ya kenapa kamu tadi mengira aku adalah karyawan baru?"


"Mmm saya mohon maaf soal kejadian tadi nona, karyawan baru yang akan bekerja di perusahaan kami memakai pakaian berwarna hitam nona ... jadi saya kira nona karyawan baru" jelas Ningning


"Tapi kan aku memakai gaun" ucapku


"Iya biasanya kebanyakan karyawan baru memakai baju berwarna hiam nona"


"Walaupun gaun?" tanyaku


"Iya nona, It's no problem "


"Oh begitu ya ... oh ya jangan terlalu formal denganku ya" ucapku dengan tersenyum


"Baik nona"


"Jangan panggil aku nona, panggil aja aku Fifiyan saja" ucapku dengan tersenyum

__ADS_1


"Baik Fifiyan" ucap Ningning membalas senyumku


Kami berdua berjalan memasuki mall terbesar tersebut, di dekat pintu masuk ... mataku terasa dimanjakan oleh barang - barang yang sangat indah dan tentunya membuat diri ini tertarik untuk membelinya. Aku langsung melihat - lihat barang - barang yang terpajang di setiap toko dan Ningning yang senaniasa menemaniku.


"Ningning ini bagus gak?" tanyaku kepada Ningning dan menunjukkan gaun berwarna silver dengan hiasan renda dan pernik mutiara hitam di bagian pinggangnya


"Bagus banget nona... coba nona pakai" ucap Ningning dan aku langsung mencoba gaun tersebut


"Bagaimana menurutmu?'' tanyaku


"Waahh ... pantas banget sama nona" ucap Ningning memandangku


"Bagus ya? ... ya udah aku beli aja yang ini" gumamku dan aku langsung membayarkan gaun tersebut


"Ayo Ningning ... kita jalan - jalan lagi" ucapku setelah membayar gaun tersebut


"Baik nona"


"Ningning kamu gak beli?" tanyaku saat dia memegang salah satu gaun berwarna merah di salah satu toko


"Tidak nona ... disini barangnya sangat mahal dan aku tidak mampu membelinya" gumam Ningning dan melepaskan gaun merah tersebut di genggamannya


"Pilih saja Ningning, nanti aku yang membayarnya"


"Jangan nona, aku tidak mau merepotkan nona"


"Tidak apa - apa Ningning, pilih saja apa yang kamu suka" ucapku meyakinkannya


"Seriusan nona?"


"Iya serius ... pilih aja apapun yang kamu mau dan jangan panggil aku nona"

__ADS_1


"Bain Fifiyan ... kalau ini boleh tidak?" ucap Ningning menunjuk gaun berwarna merah yang baru saja dia genggam


"Boleh ... "


'Permisi, saya mau beli gaun yang itu?" ucapku memanggil pelayan


"Yang ini nona?" tanya pelayan


"Iya"


"Baik ... silahkan menuju ke kasir untuk melakukan pembayaran" ucap pelayan tersebut dan aku mengikuti pelayan tersebut menuju kasir


"Harga baju ini seharga 10 ribu dollar nona" ucap kasir dan aku menyerahkan kartu tanpa batas milik Hasasi


"Baik ini barang, kartu dan kertas pembayarannya nona terimakasih" ucap petugas kasir tersebut dan aku meninggalkan kasir tersebut


"Ningning ini gaun yang kamu inginkan" ucapku dan menyerahkan baju yang dia pilih tadi


"Waahh .... terimakasih nona" ucap Ningning membungkuk padaku


"Iya sama - sama ... ayo kita mengelilingi mall ini lagi" ucapku senang dan kami berdua keluar dari toko


Aku dan Ningning kembali berjalan - jalan menikmati mall dan juga menikmati barang - barang yang di terpajang di setiap toko yang ada di mall tersebut. Setelah sekian lama kami berjalan - jalan dan membeli beberapa barang yang kami sukai sampai tas belanjaan kami sangat banyak dan juga berat sampai akhirnya kami berdua kelelahan


"Ningning apakah kamu tidak capek?" tanyaku


"Ya lumayan nona"


"Yuk ke Food court ... kita makan disana" ucapku


"Baik Fifiyan" ucap Ningning senang

__ADS_1


Kami berdua langsung menaiki lift menuju ke lantai paling atas sendiri yaitu lokasi untuk food court yang ada di mall tersebut, lantai 10 adalah arena food court yang di dalamnya terdapat bermacam - macam makanan yang sangat enak dan tentunya menggugah selera kami yang kelaparan.


__ADS_2