Tuan Muda Tampan

Tuan Muda Tampan
Episode 97 : Berita Menyakitkan


__ADS_3

Hari perhari bulan perbulan malah sekarang aku udah bisa dibilang sudah kerja di perusahaan Alex selama setahunan ini aku bekerja sebagai asisten pribadi Alex. Pekerjaan kali ini berbeda banget dengan pekerjaanku sebelumnya yang sama - sama sebagai asisten pribadi. tugas menjadi asisten pribadi Alex banyak sekali tugas yang harus aku kerjakan seperti mengerjakan tugas harian atau tahunan, mengerjakan hasil rapat, merapikan ruangan Alex, dan juga mengikuti kapanpun dan dimanapun Alex pergi. walaupun bisa dibilang capek tapi dapat membantuku untuk melupakan kejadianyang telah terjadi di masa lalu


Pagi ini seperti biasanya aku merapikan ruang kerja Alex, walaupun bisa dibilang ini masih terlalu pagi tapi aku harus merapikan berkas - berkas yang semalam lupa aku rapikan. Saat aku asik untuk merapikan ruangan, tiba - tiba pintu ruangan dibuka oleh seseorang


"Pagi Fifiyan, rajin sekali sudah sampai kantor" ucap Alex sambil meletakkan payung ketempatnya


"Ya ... bisa dibilang begitu"


"Pantes di rumah sepi banget... Kenapa ke kantor pagi banget?"


"Aku mau merapikan berkas ini, semalam lupa buat merapikannya takut hilang"


"Oh begitu .."


"Kamu mau dibikinin teh?"


"Tidak, aku mau kopi susu saja"


"Baiklah..." ucapku dan pergi ke dapur


Aku berjalan menuju ke dapur, aku langsung mengambil gelas dan membuka bungkus kopi susu dengan gunting lalu memasukkan kopi susu  tersebut ke dalam gelas. Tapi saat aku menekan tombol dispenser tanpa sengaja tanganku terkena air panas


"AAAUUUU" rintihku kesakitan


"Ada apa... Fifriyan?" tanya ALex menyusulku di dapur


"Ti... tidak ada... cuma insiden kecil" ucapku sambil menutup tangan kananku


"Sini aku liat..." Alex langsung menarik tanganku dan mengambil kotak P3K yang ada di ruangannya


"SIni aku obatin dulu" ucap Alex sambil menuangkan cairan yang terasa dingin saat terkena ke tanganku


"AAUUU" rintihku menahan sakit"


"Tenang ... bentar lagi sembuh kok" ucap Alex sambil membalut tanganku dengan kain kassa


"Kenapa kok dibalut?"


"Biar gak sakit aja.. ini kan tanganmu melepuh "


"Cuma sakit dikit kok" ucapku


"Udah, kamu kerjakan dulu tugasmu, aku saja yang membuat kopinya" ucap Alex dan aku kembali ke dalam ruangan Alex

__ADS_1


Aku langsung menghidupkan laptop dan mulai mengerjakan catatan hasil rapat selama beberapa bulan ini


"Ini buatmu" ucap Alex tiba - tiba sambil meletakkan sepiring biskuit dan secangkir teh hangat di atas mejaku


"Kenapa aku dibuatin?" tanyaku kaget


"tidak apa - apa... kalau sudah selesai berikan kepadaku ya laporannya biar aku koreksi... kalau bisa pukul 4 sore sudah selesai ya" ucap Alex santai dan kembali ke meja kerjanya


"Baik bos" ucapku sambil terus mengetik di laptopku


Berjam - jam lamanya aku mengetik laporan yang sangat amat banyak dan membuat tanganku pegel linu kebas dan kesemutan menjalar di jari - jari tanganku. Saat aku melihat jam menunjukkan pukul 3.50 sore yang sebentar lagi harus selesai membuatku sangat amat panik karena kurang satu paragraf lagi harus aku selesaikan


"Bagaimana Fifiyan sudah selsai belum?" tanya Alex sambil menutup laptopnya


"Be... belum, kurang dikit lagi" ucapku panik


"Emang dikit laginya tuh kurang berapa lembar lagi?" tanya Alex sambil berjalan ke arah meja kerjaku


"Dikit lagi beneran kok" ucapku panik dan terus mengetik sambiol menahan nafas


"Dikit seperti apa?" tanya Alex sambil memutar laptopku menghadap ke arahnya


"Mmm... bagus, penulisannya juga rapi sekali... kirim, ke emailku ya" ucap Alex sambil berjalan ke arah disofa


"Baik ... " ucapku sambil mengirimkan file ke email Alex


"Tidak tau, aku ngikut aja"


"Jangan ngikut loh"


"Udah dimanapun boleh lah" ucapku sambil menutup laptopku


"Hmmm oke lah .. sekalian nanti membahas agena selanjutnya"


"Ada agenda lagi?"


"Iya ... ya udah ayo kita jalan" ucap Alex sambil berdiri dari sofa


"Loh mau sekarang? kan belum mandi"


"Iya maksudnya pulang dulu, mandi habis itu kita berangkat" sambil keluar dari ruangan


"Oh baiklah" ucapku mengikuti Alex dari belakang

__ADS_1


Jarak antara kantor pusat dengan rumah Alex bisa dibilang lumayan dekat. sehingga hanya dibutuhkan beberapa menit saja sudah sampai di rumah jadi kami berangkat atau pulang kantor tidak terlalu tergesa - gesa


"Ohh ya ... kamu tadi pagi naik apa?" tanya Alex  saat kami berada di dalam lift


"Tadi aku jalan kaki"


"Lain kali ngomong ke aku kemanapun apalagi ke kantor, jangan jalan kaki sendirian"


"Lha kenapa, kan bisa dibilang olahraga kok"


"Gak boleh"


"Kenapa...?"


"Karena aku gak mau kamu kenapa - napa" ucap Alex sambil berjalan cepat menuju ke mobil


"Tapi kan aku emang tidak kenapa - napa" protesku


"Udah jangan protes... kamu nurut aja perkataanku" ucap Alex dingin sambil masuk ke dalam mobilnya


"Alasannya?"


"Itu alasannya"


"Hmm baik - baik" ucapku mengalah dan Alex terdiam di dalam mobil sampai kami berdua tiba di rumah


Hari ini aku sangat capek, ya walaupun tugasku tidak berat banget dan aku udah mulai terbiasa dengan pekerjaan ini tapi tetap saja terasa capek di badanku. Setelah kami sampai aku langsung berjalan cepat ke kamarku untuk beristirahat dan mandi


"Kamu istirahat aja dulu, nanti jam 7 malam kita keluar" ucap Alex menatapku


"Iya aku tau... aku juga capek banget" gumamku menaiki tangga ke lantai 3


"Okelah... " ucap Alex duduk di sofa sambil melepaskan jas hitam miliknya


Setelah tiba di depan kamarku, aku langsung membuka pintu kamar dan menutup pintunya lalu berbaring di kasurku yang empuk untuk merebahkan tubuhku yang lumayan capek. Disaat aku merebahkan tubuhku tiba - tiba handphoneku berbunyi


Tiiingg


"Apa ini.. ada berita terbaru kah?" gumamku membuka handphoneku dan ternyata sebuah berita di aplikasi news hot


Berita terbaru


Direktur Perusahaan ternama kedua didunia Hasasi Stun akan melangsungkan pernikahan beberapa hari lagi dengan anak direktur utama PT. Wang, Amelia Wang. Lokasi pernikahan mereka akan diadakan di Eropa  mereka mengundang seluruh petinggi - petinggi perusahaan untuk datang ke pesta pernikahan mereka... untuk tanggal pastinya belum dikonfirmasi langsung dari Hasasi Stun.

__ADS_1


"Hasasi menikah?" teriakku kaget


Tanpa aku duga secepat itu Hasasi menikahi Amelia, padahal dulu dia bilang mencintaiku dan papanya setuju aku menikah dengan dia waktu di Chat. Tapi... ternyata dia serius dinikahkan dengan Amelia. Walaupun aku sudah mengikhlaskan Hasasi tapi hati ini terasa sangat sakit dan air mata ini tak terasa menetes deras seperti air terjun membasahi kedua pipiku. Kenapa tadi aku melihat berita yang menyakiti hatiku seperti ini.


__ADS_2