Wanita Cadar Milik Tuan Mafia

Wanita Cadar Milik Tuan Mafia
Pijatan Suami Tercinta


__ADS_3

Maryam mengangguk nya.


"Mau Aku buat kan minuman jahe kurma Mas?"Tawar Maryam,saat Alex mendekati tangga,tangan kanan memegang perut nya yang merasa mual.


"Heeem..Aku akan menunggu nya di atas,segera lah datang,jangan biarkan Aku menuggu terlalu lama.Nanti Aku bisa rindu!"


Alex tersenyum,sembari menggoda Maryam dengan kedipan mata Nya.


"Jangan rindu,berat!"Maryam ikut menggoda Alex,membuat wajah Alex tersipu malu,Maryam hanya bisa menahan tawa geli nya,melihat sikap Pria arogan dan kejam itu yang tengah menahan malu.


"Heeeh?"Alex menaikan alis nya,mendapati gombalan sang istri,Maryam segera berlalu melewati tempat Alex berdiri dengan menundukkan wajahnya yang malu.


Bugh!


Alex menarik tangan Maryam,sehingga tubuh sang istri jatuh dalam pelukan nya.


"Mas!"Ucap Maryam sambil melirik kiri dan kanan.


"Kenapa malu?takut di lihat orang ?"Alex melingkarkan tangan kekar nya di pinggang sang istri.


"Aku harus membuat minuman untuk Mas,katanya mau di pijat?"Sahut Maryam,dengan mendongakkan kepala nya.


"Sebentar,Aku ingin memeluk Mu!"Pungkas Alex,yang masih memeluk erat tubuh Maryam.


Ceklek !


Pintu utama terbuka,Ayin dan Caston kembali masuk ke dalam,Alex segera melepas pelukan nya.


"Aku menunggu Mu di atas!"Bisik Alex,wajahnya begitu dekat dengan Maryam,membuat jantung Maryam berdegup begitu kencang.


Maryam tidak menjawab.Namun,Alex sudah berasa di anak tangga ke li-ma.


"Nyonya sedang apa Anda disini?"Caston dan Ayin berdiri di depan Maryam.


"Aku mau ke dapur,mau membuatkan minuman hangat untuk Tuan Alex!"Jawab Maryam sambil tersenyum,meskipun tertutup cadar,dapat di lihat dari netra nya,bahwa ia sedang tersenyum.


"Mau Saya bantu?"


"Tidak perlu,Aku bisa sendiri,istirahat lah,besok masih banyak pekerjaan yang harus Kita lakukan di toko,jangan lupa janji Mu!"


Maryam menyentuh lengan Ayin sebelum ia pergi ke dapur,Ayin mengangguk nya.


"Janji apa?"Caston melirik kearah Ayin,saat Maryam sudah berlalu ke dapur.


"Rahasia perempuan !"Sahut Ayin,meninggalkan Caston sendiri di depan tangga.


"Dasar!"Ketus Caston,yang juga berlalu menuju kamar nya.


Di Dapur...


Di dalam ruangan dapur,hanya ada dua pelayan yang sedang mengepel lantai dapur.


"Nyonya!"Ke dua nya menundukkan kepala saat melihat Maryam berdiri di ambang pintu dapur.


"Ada yang bisa Kamu bantu?"


"Saya mau membuatkan minuman untuk Tuan Alex,apa lantai nya masih basah?"


"Enggak Nya,lantai sudah kering,sudah bisa di pijak,tapi tetap hati-hati Nya!"


Maryam mengangguk nya.

__ADS_1


Dengan sangat hati-hati ia berjalan masuk ke dalam ruangan tersebut.Mengambil semua bahan yang di butuhkan serta memanas air di panci untuk merebus jahe nya.


"Nyonya Kami permisi dulu!"


"Eeemm.."Maryam hanya menjawab singkat tanpa menoleh,ia sedang mengaduk minuman nya.


30 menit berlalu,kini Maryam sudah berada di depan kamar nya,ia membawakan minuman jahe kurma untuk sang suami.


Ceklek !


Mendengar ada yang membuka pintu kamar,Alex segera menoleh,saat ini ia sedang melihat layar laptop nya.


"Mas,minum dulu,setelah itu Aku akan memijat Mu!"Ujar Maryam,Ia meletakan nampan berisi minuman diatas meja sofa,dimana Alex sedang memeriksa laptop nya.


Tap!


Alex menutup laptop,lalu mengambil gelas yang di bawakan Maryam kepada Nya.


Gluk!


Hanya dapat menelan satu teguk,itu sangat terasa hangat.


"Apa itu enak?"


Alex mengangguk nya.


"Habisin lah!"


Gluk..Gluk..Gluk !


Alex segera menghabiskan minuman hangat tersebut,meminum nya tanpa jeda.Membuat Maryam terkejut.


"Mas,kenapa di minum sekalian?"


"Huueeeekkk..!"


Alex memuntahkan semua minuman itu.


"Mas!"Maryam terkesiap mendekati sang suami yang duduk di depan nya.


Semua minuman dan makanan yang sebelumnya di makan Alex,kini sudah keluar semua dan berhamburan di lantai.


Maryam memijit tekuk Alex,dan juga mengusap lembut punggung sang suami.


"Huuueeek!"


Alex kembali muntah,Maryam masih dengan sabar memijit tekuk Alex.


"Aku akan membersihkan nya!"Maryam berdiri,dan Alex melarang nya.


"Biar pelayan saja,Aku ingin memeluk Mu sebentar!"Pungkas Alex dengan manja.


Alex segera menuntun Maryam ke arah ranjang.


"Duduk lah!"


Alex segera mengambil telepon yang ada di nakas.


"Pak Kim,suruh dua orang pelayan ke kamar atas,dan bawakan pel lantai !"


"Baik Tuan!"

__ADS_1


Klap!


Alex meletakan kembali telepon tersebut setelah ia menghubungi kepala pelayan.


"Aku akan mandi sebentar,tunggulah disini,sebentar lagi akan datang pelayan!"


Maryam tidak menjawab,Alex segera berjalan ke arah kamar mandi.


Tok..Tok..Tok..


Suara ketukan pintu kamar dari luar,Maryam segera berdiri untuk membuka nya,ia tahu kalau itu pelayan yang datang.


Ceklek !


"Masuk saja!"Ujar Maryam.Namun,ia terkejut yang datang Caston.


"Maaf,Saya pikir pelayan !"Sambung Maryam lagi,saat melihat Caston yang terkejut di depan nya.


"Nyonya,tadi saya menghubungi Tuan tapi tidak terjawab ?"


"Oh,Tuan Alex lagi mandi,mohon tunggu sebentar !"Maryam melirik ke arah pintu kamar mandi,Caston mengangguk nya.


Dua pelayan yang di perintahkan Pak Kim baru sampai ke lantai atas.


"Nyonya"Dua wanita itu menunduk sopan di depan Maryam.


"Masuk lah,minta tolong bersihkan lantai di dekat sofa ya,tadi Tuan muntah,karena tidak enak badan!"Pungkas Maryam,pelayan itu segera masuk untuk membersihkan lantai yang kotor akibat muntahan Alex.


"Nyonya,apa Tuan sakit?"


"Enggak,hanya perutnya saja yang tidak enakan!"


"Emm.."


Caston melihat Alex yang baru saja keluar dari kamar mandi,ia juga sedang mengeringkan rambut dengan handuk di tangan nya.


Maryam segera masuk kembali ke dalam kamar.


"Mas,di luar ada Caston,datang mencari Mu"


"Aku akan menemui nya,pergi lah mandi "


"Baik Mas!"Maryam segera berjalan kearah kamar mandi,sementara Alex pergi menemui Caston di depan kamar.


"Ada apa?"


Alex berdiri di depan pintu dengan baju mandi masih melekat do tubuhnya.


"Tuan,Kita harus ke markas,Lion menyerang markas li-ma!"Pungkas Caston.


"Apa Jerry sudah Kamu kabarin ?"


"Sudah,Dia dan beberapa pengawal lain nya sudah kesana!"


"Tunggu sebentar,Aku akan menunggu Maryam selesai mandi,Kamu tunggulah Aku di bawah,Aku akan segera turun !"


"Baik Tuan!"Caston segera pergi meninggalkan kamar Alex.


"Permisi Tuan,lantai nya sudah bersih,dan sudah di berikan pewangi lantai,Kami juga sudah menggantikan pewangi ruangan!"


"Eeem.."

__ADS_1


Ke dua pelayan itu bergegas pergi meninggalkan kamar Tuan Nya.


__ADS_2