
Alex memeluk Maryam dari belakang.Meletekkan dagu nya di atas bahu sang istri.
"Apa yang ingin Kamu katakan ?"
Bisik Alex,hembusan nafasnya masuk ke dalam ruang telinga Maryam,membuat ia mendesis geli.
Cup!
Alex mengecup bahu Maryam,lalu ia mengelus perut rata sang istri.
"Semoga secepat Nya Kita memiliki momongan !"
Ucap Alex,Maryam mengangguk Nya.
"Mas,ayo di coba lagi!"
Ajak Maryam,Alex tersenyum,ia segera mengendong sang istri,lalu membaringkan Nya di atas ranjang.
Alex kembali berdiri,Alex ingin memegang kancing kemeja.Maryam segera duduk.
"Biar Aku bangun Mas!"
Ucap Maryam menyentuh kancing kemeja Alex.
Alex mengangguk Nya,Maryam segera membuka satu persatu kancing kemeja tersebut,sampai kemeja itu terbuka,dan memperlihatkan perut sixpack Alex.
Maryam menyentuh dada bidang Alex yang keras dan juga otot perut Nya.
Alex melepaskan kemeja,membiarkan nya jatuh di lantai.
Lalu ia membuka pengait celana dan tali pinggang nya,ia segera menurunkan celana nya ke bawah.
Maryam masih dengan senang menyentuh roti sobek yang ada di depan Nya.
Alex naik ke atas ranjang,dan masuk ke dalam selimut bersama dengan Istri Nya.
Alex sudah terbiasa dengan kewajiban nya,ia tidak melupakan doa dan niat sebelum memulai perang nya.
Alex mengecup kening berkali-kali,entah sekarang karena merasa tiba-tiba gugup,atau hanya karena ia bahagia,mendengar permintaan dari sang istri.
Malam ini Maryam dengan berani nya mengajak Alex untuk memulai nya,mungkin Maryam juga berharap kalau ia akan segera di karuniai seorang Anak,dan itu akan membuat ke dua nya bahagia.
Alex senang mencium bi bir sexy milik Maryam,jari jemari Nya memainkan dua buah kenyal yang sudah menantang nya di balik selimut.
"Eeemm"
Tubuh Maryam menggeliat saat Alex sesekali menekan chochip milik Maryam.
Lalu ciuman nya turun ke le her,ia meninggalkan beberapa bekas kepemilikan disana,tidak akan ada yang tahu,karena Maryam menggunakan hijab.
"Sayang!"
Bisik Alex.
"Eeemm!"
"Mau diatas?"
Alex ragu untuk menawar Nya kepada Maryam.Namun,Maryam segera mengangguk nya.
"Ajarin !"
Bisik Maryam dengan malu,Alex mengangguk nya,lalu kembali mengecup kening Maryam.
"Pelan -pelan saja!"
Ucap Alex.
Kini posisi Maryam sudah berada diatas sang suami,dengan malu ia menatap Alex,entah sejak kapan baju nya sudah terlepas dari tubuh indah nya.
Alex menaikan alisnya,lalu memiringkan kepalanya,meminta Maryam agar segera memulai nya.
__ADS_1
Tanpa sengaja Maryam menyentuh aset Alex yang sudah mengeras di bawah sana.
"Aah,maaf !"
Ucap Maryam malu,menundukkan kepala nya.
Alex tersenyum,melihat sang istri yang sedang menahan malu.
Maryam segera menci umi ke dua pipi Alex,lalu mengecup bi bir nya sebentar.Tanpa basa-basi Maryam segera berpindah ke le he Alex.
Saat ini selain gugup Maryam juga malu berada di atas suaminya.Tapi ia ingin mencoba hal yang baru,dan itu di izinkan oleh sang suami meskipun ia masih amatir.
Alex terus saja tersenyum melihat Maryam yang tengah gugup menjamah seluruh tubuhnya.
Dengan rasa malu dan ragu,Maryam ngemil chochip Alex.
"Aaaggrh!"
De sah Alex dengan keras membuat Maryam terkejut,ingin menyudahi nya,tapi Alex dengan nakal menekan kepala Maryam.
"Lanjut sayang!"
Bisik Alex,Maryam segera melanjutkan permainan Nya.
Maryam menciu mi perut sixpack Alex yang keras itu,dan juga dengan nakal nya Maryam menggigit nya.
"Aaww"
Alex terkesiap mendapati gigi bawah dan atas Maryam menjepit kulit perut nya.
Maryam berhenti saat mata nya tertuju
tepat di depan aset Alex.
Melihat istrinya yang bengong dan ling lung di depan junior,dengan jahat nya Alex segera menarik celana nya ke bawah,spontan membuat Maryam kaget,saat benda keras itu terpental dari dalam celana dan berdiri tepat di depan netra Maryam.
Gluk !
Maryam menelan ludah nya,lalu segera naik kembali ke atas tubuh Alex,meninggalkan junior di bawah.
Ia memegang ke dua pan tat Maryam,dengan perlahan ia menekan nya ke atas junior.
"Aaah..."
"Aagrh!"
Mereka mende sah saat kepala junior sudah masuk setengah ke dalam aset Maryam.
Maryam menggigit bi bir bawah nya,betapa itu membuat Alex tergoda,apalagi dua buah kenyal yang menggantung di depan matanya nya.
Alex menekan punggung Maryam,agar buah itu mendekati mulut nya.
Cup..cup...
Alex menerkam nya dengan rakus,lalu ia membantu Maryam untuk menggerakkan pinggul nya,agar naik turun di atas Alex.
"Aaahh...Sayang,Aaaggrrhhh!"
Rancau Alex penuh kenikmatan,Maryam memejamkan mata nya,merasakan sesuatu yang menancap di bawah sana.
Melihat Maryam yang begitu lamban,membuat Alex menggantikan posisi nya,dan segera membalikkan tubuh Maryam.
Kini Maryam berada di bawah Alex,Pria ini segera memimpin permainan nya.Terdengar suara desa han Maryam dan Alex di dalam selimut,dan terlihat selimut yang mengembung sedikit bergo yang di atas ranjang.
"Oohh..Aaaggrhh!!"
Jleb!
Di tengah-tengah permainan terdengar suara tusukan,di suara berasal dari dalam selimut.
Alex dan Maryam memancarkan senyuman bahagian dari ke dua nya.
__ADS_1
Meskipun tadi sempat kecewa dengan hasil tespack.Namun,ke dua nya tetap berusaha mencoba sampai berhasil.
"Aaaagggrrrhhh...!"
Terdengar suara Alex yang sudah mencapai puncak nya!"
Alex tidak langsung mencabutnya,ia biarkan sebentar sebelum berbaring di sebelah Maryam.
Cup!
Alex menci um kening Maryam,saat sudah berbaring di sebelah nya,ke dua berada di dalam selimut yang sama.
Alex meraih baju mandi Maryam,lalu memberikan nya kepada sang istri.
"Langsunh mandi?"
Tanya Alex yang sedang mengelus rambut Maryam.
"Sebentar lagi Mas!"
"Mandi bersama?"
"Enggak !"
Sahut Maryam secepat Nya.
"Kenapa,ayolah mandi sama,Aku bantu mandikan!"
Rengek Alex.
"Enggak,sudah pasti tidak hany mandi saja,pasti aneh -aneh!"
Ujar Maryam,Alex tersenyum.
"Sayang,apapun yang terjadi,tetap berada disisi Ku!"
Alex menatap Maryam dengan sendu.
"Aku janji,Aku akan selalu di sisi Mas,kalau ada masalah lebih baik berbagi kepada Ku,jangan di pendam nya sendiri!"
Pungkas Maryam.
"Janji Sayang,mulai sekarang enggak akan ad rahasia antara Kita berdua !"
Cup!
Alex kembali mengecup kening Maryam.
"Tidur sebentar!,nanti baru mandi dan sholat insya!"
"Eeem,Mas,juga tidur!"
Alex mengangguk nya.
"Hueeek...hueeek!"
Alex kembali mual,ia segera meraih baju mandi nya,dan memakai sebelum berlari ke kamar mandi.
Maryam melihat Alex yang berlari ke kamar mandi,ia segera menyusul nya.
"Mas,mau Aku panggilkan dokter?"
"Enggak usah!"
Sahut Alex dari dalam kamar mandi.
Ceklek !
Pintu kamar mandi terbuka.Alex sedang membersihkan mulut Nya.
"Aku enggak apa-apa!tunggu sebentar Aku akan mandi !"
__ADS_1
Maryam mengangguk nya,Alex segera masuk kembali ke kamar mandi.
SELAMAT HARI RAYA IDUL ADHA,BAGI YANG MENJALAN KAN NYA😘SALAM DARI AUTHOR RECEH YANG TULISAN NYA MASIH ACAK KADUL,PELUK SAYANG DARI JAUH🤗