
Maryam melihat Alex yang bersantai di atas ranjang,sembari mengotak - atik laptop nya.
"Mas,belum tidur?"Tanya Maryam yang baru saja kembali dari kamar mandi.
"Aku sedang mempersiapkan persentasi untuk pertemuan dengan Presdir Hyun Bin besok pagi!"Pungkas Alex,ia melirik ke arah Maryam,yang berjalan khas ibu hamil memegang perut nya.
"Ada apa?Kamu terlihat lelah?"
"Emm"Maryam mengangguk nya.
"Istirahat lah "
Puk puk..
Alex menepuk kasur di sebelah nya,meminta Maryam untuk berbaring di sana.
Maryam segera naik ke atas ranjang,dan berbaring di sebelah Alex.
"Mas,apa yang terjadi dengan Albert,kenapa Aku mendengar Sandra meminta Mas,untuk menemukan Albert?"Alex menghentikan ketikan nya saat mendengar pertanyaan dari Maryam.
"Bukan kah,Albert di tempat pelatihan militer?"Sambung Maryam.
"Eeem,benar,Albert memang disana.Tapi,saat ini Kami semua hilang kontak dengan Albert,kami tidak tau dimana ia berada,tidak dapat melacak lokasi nya.Albert sudah mengunci semua nya,dan juga Aku sudah membayar peretas yang handal,tapi Albert adalah jago nya bagian meretas,itu juga tidak berhasil!"Alex terlihat kecewa dengan hasil usaha nya yang tidak membuahkan hasil.
"Sabar Mas,Aku yakin,Albert baik-baik saja,hanya saja mungkin ia butuh waktu untuk sendiri,Albert anak yang kuat,Aku yakin dia bisa melindungi diri nya sendiri!"
Maryam memegang lengan suaminya.Alex hanya mengangguk pelan mendengar ucapan sang istri.
"Aaww!"
"Ada apa ?"Alex segera meletakkan laptop ke samping,saat mendengar suara rin tihan Maryam.
Maryam menggeleng pelan,
"Mereka menendang nya !"Ujar Maryam,kembali mengusap perut nya yang buncit.
"Apa benar?"
"Iya!"Maryam meletakkan telapak tangan Alex di perut nya.
Benar saja,beberapa kali baby itu melakukan gerak,dan Alex dapat merasakan itu.
"Sayang,Aku sudah enggak sabar lagi ingin segera cepat-cepat untuk melihat mereka bertiga,pasti cantik dan tampan !"Ujar Alex,yang masih mengelus perut Maryam.
"Iya,tampan seperti papa nya!"Maryam tersenyum.
"Aku yakin yang perempuan pasti lebih cantik dari Kamu!"Goda Alex,
"Tentu,Aku sudah bayangkan bagaimana wajah mereka,yang cowok pasti sangat mirip dengan mu!"
Malam semakin gelap,ke dua nya larut dalam canda dan tawa,sampai ke dua nya terlelap dalam tidur.
Terlihat dari jauh,Alex sudah mematikan lampu di kamar nya,dan jendela sudah tertutup semua,termasuk gorden yang ada di dinding depan balkon.
__ADS_1
***
Pagi hari,terlihat Alex yang sedang berbicara dengan Caston di depan mobil.
"Jam berapa meeting nya?"
"Sebentar lagi Tuan,Presdir Hyun Bin,sudah tiba jam 04:00 tadi pagi!"
Alex mengangguk nya.
"Tunggu sebentar,hari ini Aku mengajak istri Ku ikut ke kantor!"
"Baik Tuan!"
Maryam berjalan ke arah Alex,yang berdiri di depan mobil,dengan membawa tas kecil di tangan nya.
"Kenapa tidak meminta Ku untuk membawa nya!"Alex segera mengambil tas yang ada di tangan Maryam.
"Ini hanya tas kecil Mas!"
Ceklek !
Alex membuka pintu mobil untuk istri nya,dan membantu Maryam untuk menyetel tempat duduk agar membuat Maryam sedikit lebih nyaman dalam perjalanan nya.
"Mas,kenapa Kamu mengajak Aku ke kantor!"Tanya Maryam,di sela-sela perjalanan mereka.
"Aku ingin orang pertama yang melihat kemenangan Ku hari ini adalah istri Ku!"Pungkas Alex,
"Mas,bisa menelpon Ku,atau melakukan Vidio call dengan Ku,kenapa Aku harus ikut?Aku takut membuat acara Mas berantakan !"Imbuh Maryam.
Ckkiiitt!
Caston,menghentikan mobil nya tepat di depan tangga pintu masuk kantor.
"Caston,apa yang terjadi,kenapa semua karyawan berdiri di luar?"
"Mereka semua antusias menyambut kedatangan Nyonya,dan berencana untuk memberikan selamat atas kehamilan Nyonya,tadi Jerry memberitahu Aku melalui email!"
"Seperti nya itu tidak perlu,itu sangat berbahaya,bagaimana kalau diantara mereka ada yang berniat jahat!"Alex mengkhawatirkan keselamatan sang istri.
"Tuan,mereka semua karyawan Anda,tidak mungkin berbuat jahat,jika Anda takut,Anda bisa menyuruh mereka mengucapkan selamat antara jarak jauh!"
"Begitu lebih baik!"
Caston segera turun dan menghampiri semua karyawan di depan pintu masuk.Jerry juga baru saja keluar untuk menyambut kedatangan Alex dan Maryam.
Ceklek !
Ayin membuka pintu mobil untuk ke dua majikan nya.Setelah di beri arahan oleh Caston,semua keadaan dapat teratasi,dan kedatangan Maryam ke kantor tidak ada yang membuat ia terluka.
"Tuan Alex,Presdir Hyun Bin,telah tiba,lima menit yang lalu,Kami telah menyiapkan sarapan untuk beliau,beserta cemilan,dan juga makanan penutup!"
"Bagus,dengan begitu dia tidak akan komplain kepada perusahaan Kita!"
__ADS_1
Alex segera mengikuti Jerry menuju ruangan meeting.
"Mas,apa tidak sebaik nya Aku menunggu di ruangan Mas saja?"
"Ada apa?Kamu gugup?"
Maryam mengangguk nya.
"Tidak apa-apa,ada Aku disini!"Ujar Alex,memegang tangan Maryam yang ada di lengan nya.
Ayin siapkan beberapa cemilan untuk ibu hamil,dan bawa keruangan meeting.
Ceklek !
Mengetahui Alex tiba,semua staf departemen pemasaran,dan dewan direksi berdiri,menyambut kedatangan CEO mereka.Kecuali,Presdir Hyun Bin.
"Selamat pagi semua nya,Kalian semua dapat duduk kembali!"
Presdir Hyun Bin berdiri,terkejut dengan ke hadiran Maryam di tengah-tengah mereka.
"Siapa dia,kenapa ada tero ris disini?"Teriak Presdir Hyun,semua orang ikut terkejut,dan juga berdiri.
"Harap semua nya tenang"Ucap Caston,mulai meredakan beberapa yang bergosip.
Brak!
Alex mengebrak meja yang ada di depan nya.
"Jika kedatangan kalian kesini untuk bergosip,silahkan keluar!"Titah Alex dengan tegas,
Semua orang terdiam,dan kembali duduk ke tempat nya masing-masing.
"Presdir Hyun Bin,mungkin Anda baru pertama kali melihat nya,ini adalah Istri dari Tuan Alex,Nyonya Maryam !"
Maryam mengangguk nya,dia tidak menjawab satu patah kata pun.
"Kenapa dia berpakaian begitu dan datang kemari,ini NY?"
"Saya muslim,saya rasa Anda pernah mendengar nya,meskipun tidak banyak yang Anda tau!"Sambung Maryam.
"Eem,Saya mengerti sekarang,maaf atas ketidaksopanan Saya!"
"Tidak masalah,semoga kehadiran Saya tidak membuat Anda semua terganggu!"
Melihat suasana sudah mulai tenang kembali,Alex menyuruh Caston untuk memulai rapat nya.
Alex sendiri ikut mempresentasikan hasil laporan yang ia kerjakan semalam.
Presdir Hyun Bin,puas dengan kinerja kerja Alex,dan ia puas apa yang telah di presentasikan oleh Alex barusan.
"Aku tidak salah memilih perusahaan Anda sebagai pemenang tender kali ini!"Pungkas Presdir Hyun Bin,bersalaman dengan Alex.
"Terimakasih atas kepercayaan Anda!"
__ADS_1
Ke dua nya saling berjabat tangan,dan mulai bertanda tangan di berkas kontrak yang sudah di siapkan oleh Presdir Hyun Bin.