
Alex paling senang menggoda Maryam,karena ia merasa sang istri lucu saat di goda.Tapi,ketika Maryam marah,Alex malah panik.
Maryam segera berbalik ke arah ranjang,dan Alex mengikuti nya.
"Kamu duduk disini!"Ucap Alex memegang bahu Maryam.
Alex segera membuka lemari baju dan mengambil satu set pakaian untuk Maryam.
"Bagaimana dengan ini,apa Kamu suka?"Alex memperlihatkan satu set pakaian berwarna mint kepada Maryam.
"Cantik!"Sahut Maryam berdiri dari tempat duduknya,
"Mas,kapan Kamu membeli ini,kenapa Aku tidak tau?"Maryam menghampiri Alex,dan memegang gaun yang ada di tangan Alex.
"Aku membeli nya saat di inggris,kebetulan Aku melihat ada toko fashion muslim disana,dan Aku tertarik,bahkan Aku memesan cadar untuk mu juga!"
Alex memberikan baju itu untuk di kenakan sang istri.
"Makasih mas!"
"Dah gitu aja?ci um nya mana?"Sambil menyodorkan pipi kanan nya ke arah Maryam.
"Memang ya,bos mafia ini enggak mau rugi!"Cetus Maryam,lalu memberikan sebuah ciuman manis di pipi sang suami.
"Disini enggak?"Tanya Alex,meletakkan jari telunjuk di bi bir nya.
"Nanti kalau dapat hadiah lagi!"Ujar Maryam,sembari tersenyum smirk,lalu berpaling dari hadapan Alex.
"Bagaimana kalau dengan li-ma porsi kebab ?"Tawar Alex,
"Enggak Aah,bosan!"Jawab Maryam sibuk membenarkan pakaian nya.
"Jadi apa juga?"
"Hari ini mau seblak Mas!"Cetus Maryam.
"Haaah?"Alex mengerutkan dahi nya.
"Jangan aneh-aneh!"Tegas Alex,lalu memilih pakaian untuk ia bersiap-siap ke kantor.
"Yasudah,ngapain di tanya!"
Maryam segera memakai cadar nya,setelah itu ia membantu sang suami untuk membenarkan dasi nya.
Begitu selesai berpakaian,Alex dan Maryam keluar dari kamar seperti biasa.
Namun,kali ini Alex lebih hati-hati menuntun jalan Maryam,saat menuruni anak tangga.
"Selamat pagi Tuan !"Sapa Tuan Kim.
"Eeem"
Alex dan Maryam segera melewati Pak Kim dan berjalan ke arah meja makan.Disana sudah ada Caston dan Ayin.
"Selamat pagi Tuan,Nyonya!"
Sapa kedua nya dan berdiri dari tempat duduk.
"Eeem"Sahut Alex,dan menarik kursi untuk Maryam,setelah melihat istri nya sudah duduk dengan benar,ia baru menarik kursi untuk dirinya.
__ADS_1
Hidangan sudah penuh di atas meja.Seperti biasanya,tidak ada yang boleh berbicara saat sedang makan.
Di dalam ruang makan,ada empat orang sedang menikmati sarapan.Namun,ruang itu bagaikan kota mati tanpa berpenghuni saat mereka sedang menikmati sarapan pagi .
Dua puluh menit berlalu,hidangan diatas meja sudah di bersihkan.Alex dan Maryam keluar dari ruangan tersebut,dengan bergandengan tangan.
"Caston,apa ada jadwal meeting hari ini?"
"Tidak ada Tuan,tapi hari ini Kita pergi untuk mengecek lokasi project baru Kita!"
"Eem,siapkan mobil,Kita berangkat sekarang !"
"Baik Tuan!"
"Ayin,Kamu ikut Kami!"
"Baik Tuan!"
Alex berdiri di teras,dan memegang ke dua bahu sang istri.
"Aku berangkat kerja dulu,baik-baik dirumah,kalau ada apa - apa segera hubungi Aku !"
"Baik Tuan !"Sahut Maryam,menggoda sang suami.
"Eh,itu kata-kata mereka,kenapa Kamu ikut-ikutan?"Alex menaikan satu alis nya.
"Memang nya,mas saja yang pande menggoda orang "Maryam memalingkan wajahnya dari hadapan Alex.
"Oooow....."Alex mangut-mangut,melihat ke arah Maryam.
"Apa ?"Tanya Maryam,yang mulai curiga.
Alex mengecup bi bir Maryam yang terhalang cadar.
Maryam membulatkan ke dua mata nya ke arah Alex.
"Aku pergi dulu sayang!"Alex mengulurkan tangan nya seperti biasa.Maryam menyambut nya dengan senang.Sekali lagi,Alex mengecup kening sang istri sebelum ia turun dari teras,menuju mobil.
"Mas,hati-hati!"Ucap Maryam,setengah berteriak.
"Siap Nyonya!"Goda Alex,sembari mengedipkan sebelah mata nya.Maryam yang melihat itu hanya bisa tersenyum malu,membuat wajah nya bersemu merah.
Alex sudah pergi meninggalkan halaman rumah utama,Maryam masih menyentuh pipi nya yang terasa hangat itu.
"Kalau setiap hari begini,bisa diabetes Aku,terlalu manis!"Gumam Maryam, tersenyum sendiri,lalu berbalik dan masuk ke dalam rumah.
Di Tempat lain...
Alex sedang memeriksa lokasi project baru nya dengan Presdir Hyun Bin.
"Eh,Caston,apa ada kabar mengenai berita tentang Albert?"
"Belum Tuan!"Caston menggelengkan kepala nya.
"Tuan,Anda merasa enggak,kalau sebenarnya Tuan Muda baik-baik saja,hanya saja ia sengaja bersembunyi dari semua orang,mungkin Tuan muda punya rencana lain,untuk melindungi Nyonya!"Pungkas Ayin,
"Terlalu banyak nonton drama Kamu!"Ketus Alex,Ayin malah nyengir.
"Tuan,coba pertimbangkan ucapan saya,mungkin saja benar!"Sambung Ayin lagi.
__ADS_1
"Eeem"Alex menganggukkan kepalanya.
"Tuan,mengenai orang yang berkhianat do sekitaran kita,belum di ketahui siapa?apa Anda tidak menyelidiki lagi?"Tanya Caston.
"Aku sudah mengetahui nya,selama ia tidak menyakiti Aku dan Istri Ku,semua nya baik-baik saja!"Pungkas Alex.
"Tuan,Anda sudah tau orang nya?"
"Iya!"
Caston dan Ayin,penasaran dengan orang itu.
"Katakan pada Kami Tuan,biar Kamu lebih berhati-hati!"
"Tidak perlu,Aku bisa mengatasi nya,selama Dia tidak menyakiti Istriku,Aku tidak akan menganggu nya,dan berpura-pura,jika Aku tidak mengetahui kalau ia berkhianat!"Tegas Alex.
Caston dan Ayin terdiam,mendengar jawaban Alex.
"Tuan,bagaimana dengan keluarga Guntur?"
"Harusnya,mereka sedang menyusun rencana untuk membalaskan dendam mereka!"Imbuh Alex.
"Apa kita perlu bertindak?"Ayin menoleh ke belakang.
"Tidak perlu,Aku akan menyambut nya dengan senang hati,mereka tidak akan bisa bertindak lebih parah kalau Tuan King ada di depan kita!"
"Eeem"Caston,mangut-mangut mendengar jawaban Alex.
"Caston,kapan Kamu akan menikah?"
Ckiiitttttt!
Dugh!
Mendengar pertanyaan Alex,membuat Caston terkejut dan membuat ia menghentikan mobil nya secara mendadak.
"Apa yang Kamu lakukan!"Protes Ayin,yang memegang kepala nya.
"Ma-Maaf Tuan !"Ucap Caston,melihat ke arah Alex,yang sedang menahan amarah nya.
"Kenapa Kalian begitu terkejut hanya dengan pertanyaan biasa saja?"
"Bukan begitu Tuan,Anda belum pernah bertanya mengenai hal pribadi Kami,tapi tiba-tiba Anda perhatian 'kan itu membuat Kami merinding!"Ujar Caston,yang sedang fokus menyetir kembali.
Pak!
"Awww"Pekik Caston.
Alex memukul kepala Caston dengan berkas yang ada di sebelah nya.
"Selama ini Kita sibuk,tidak punya waktu untuk berbicara!"Ketus Alex,
"Dan Kamu Ayin,kapan menikah!"Sambung Alex,
"Saya mah,tunggu baby Al besar aja deh!"Sahut Ayin bercanda.
"Eeh,mana mau anak Saya,dengan perawan Tua!"Cibir Alex.
"Tuan,Anda jangan menghina yang Tua,sekarang yang Tua-tua lebih menggoda !"Ujar Ayin,dengan tertawa ringan nya.
__ADS_1
Alex hanya bisa menggelengkan kepala nya melihat dua bawahan nya yang jomblo akut.