Wanita Cadar Milik Tuan Mafia

Wanita Cadar Milik Tuan Mafia
Almond Grup


__ADS_3

Maryam melongo saat melihat benda yang di pegang oleh Alex.


"Mas!"


Panggil Maryam.


'Aku sampai lupa,saat ini Maryam ada disini!'


Alex segera menyimpan senjat* di dalam jas nya.


"Aku akan pulang larut malam,atau bisa saja besok pagi,tidak perlu menunggu Ku,Kamu tidur duluan saja malam ini!"


"Mas mau kemana?apa yang terjadi?"


Alex menatap Maryam.Saat melihat netra Alex yang tidak biasa,Maryam segera memalingkan wajahnya.


"Ini hanya urusan bisnis saja,Kamu tidak perlu khawatir,Aku pergi !"


Ceklek !


Alex segera turun dari mobil.


Blam!


Alex berjalan ke depan mobil,lalu masuk ke mobil lain.


"Kita pergi sekarang!"


Titah Alex,begitu tiba di dalam mobil.


"Baik!"


Jerry law segera melajukan mobil nya,tapi memutar arah lagi,ke arah tempat mereka baru kembali.


Maryam menatap mobil Alex yang melintasi mobil nya,ia melihat dari jendela mobil,Alex terlihat begitu serius.


"Caston,apa yang terjadi?kenapa Tuan Alex pergi dengan membawakan senjat*?"


Caston membulatkan matanya,ia tidak langsung menjawab,namun justru ia malah melirik ke arah Ayin.


"Eem..tidak ada apa-apa,itu hanya untuk berjaga-jaga saja jika terjadi sesuatu!"


Pungkas Ayin.Namun,Maryam tidak pernah puas dengan jawaban yang di berikan Ayin.


"Bisa kah kita melanjutkan perjalanan ?"


Tanya Caston yang menoleh ke belakang.


"Iya!"


Sahut Maryam.


Meskipun terlihat begitu tenang,tapi ia sedang memikirkan Alex dalam benak nya.


Maryam tidak bisa menebak apa yang terjadi,kenapa tiba-tiba Alex memutuskan untuk pergi.


"Tenang lah,tidak akan terjadi apapun kepada Tuan!"


Ayin menoleh sembari tersenyum.


Maryam mengangguk nya .


'Mungkin Aku yang berpikir berlebihan !'

__ADS_1


Segala ke khawatiran nya,dan rasa cemas,Maryam mencoba menepis dari dalam dirinya,ia tidak ingin rasa itu mempengaruhi mood nya.


Di tempat lain...!


"Bagaimana Almond grup bisa meminta Kita langsung ke lokasi?"


Alex melihat Jerry law yang sedang mengendarai mobil nya.


"Hari ini Aku mendapatkan email kerjasama dari mereka,dan barang yang mereka tawarkan cukup menggiur kan ,untung nya juga besar,dan tidak akan membuat Xander rugi!"


Pungkas Jerry law.


Jerry law berbelok ke arah tempat terpencil,jalan yang sedikit rusak dan jalanan yang sedikit licin.


Dari jauh hanya terlihat bangunan tua,dan beberapa mobil rongsokan yang terbuang sia-sia di tempat itu.


"Sejak kapan Almond Grup menjadikan ini gudang nya?"


Alex mencurigakan sesuatu.


"Mereka telah menggunakan tempat ini bertahun-tahun,tapi Tuan,Aku curiga dengan Johan Almond,satu tahun lalu ia mengambil keuntungan dari kelalaian Kita,kali ini Kita harus lebih waspada lagi terhadap nya!"


"Aku tau itu,Jerry apa Mereka telah mengambil posisi nya masing-masing?"


Alex melihat layar iPad nya .


"Sudah Tuan,mereka telah membentuk formasi,dan menggunakan mobil rongsokan untuk tempat bersembunyi"


"Bagus,jangan biarkan Johan Almond kali ini mengambil kesempatan untuk menipu kita lagi!"


"Baik Tuan!"


Alex kuat dalam pertarungan,namun Johan adalah pria licik dan juga jahat.Johan akan melakukan apapun demi keuntungan nya.


Jerry Law menghentikan mobil nya li-ma meter dari gudang tempat yang akan mereka datangi.


Seseorang mengetuk kaca mobil Alex.


"Tuan Alex,Tuan Johan sudah menunggu Anda di dalam!"


Alex tidak menjawab,ia segera turun dan disusul oleh Jerry Law.


Jerry Law memberi aba-aba kepada bawahan nya,jika dalam waktu setengah jam mereka tidak keluar maka terjadi sesuatu di dalam,dan Mereka harus menerobos masuk.


Alex segera mengatur waktu di jam timer nya,dan akan berbunyi jika waktu nya telah lewat dari 30 menit.


"Karena Anda yang datang sendiri,maka silahkan liat-liat sendiri,semua ini adalah produk terbaik dari Kami!"


Ujar Johan.


Sudah di katakan Dia adalah pria licik dan jahat,ia sama keras nya dengan Alex.


Meskipun ia tahu Alex pria kejam,tapi ia tidak akan membuang-buang tenaga nya untuk menyambut Alex,masih ada yang lebih berhak ia sambut diatas Alex yaitu Tuan King,Johan terlalu meremehkan posisi Alex.


"Jerry periksa semua barang nya,liat semua kualitas nya,jangan sampai kejadian satu tahun lalu terulang!"


Pungkas Alex,Johan mengerutkan dahinya,lalu membuang rokok yang ada ditangan nya ke lantai.Joham menginjak nya dengan kasar.


"Berhenti!"


Ketus Johan.Alex memicingkan matanya mendengar ucapan Johan.


"Jika Kau ragu,Kau bisa pergi!"

__ADS_1


Tegas Johan.


"Heeeh!Kau yakin?siapa yang bisa membeli barang Mu disini selain Aku?siapa yang akan percaya dengan Mu selain Xander?"


Alex melangkah maju,lalu meraih satu bungkus barang serbuk putih yang ada di koper.


Alex mengeluarkan pi sau nya.Alex menyobek plastik bungkusan serbuk itu dengan pisau di tangan nya.


"Jerry law coba periksa kemurnian nya!"


Jerry mengambil nya,lalu memeriksanya,dengan teliti.Johan menatap Alex dengan marah,bahkan ia mengepalkan tangan nya,ingin menghajar Alex saat ini juga.


Setelah di bakar dan di tes kemurnian nya,Jerry law menghampiri Alex.


"Tuan ini murni!"


Bisik Jerry,Alex segera menyusu rencana nya.


"Tuan Johan!barang Anda ini memang murni,tapi kadar dan keaslian nya sedikit berkurang,Saya ingin separuh harga dari barang ini,dan akan mengambil semua nya!"


Pungkas Alex.


"Sialan !"


Umpat Johan,lalu menendang kursi di depan nya.


Brak !


Alex tidak mengambil pusing untuk mengahadapi Pria seperti Johan,karena pengalaman mengajari nya banyak hal.


"Benda ini tidak perlu di periksa lagi,Aku sudah bisa menebak nya kalau ini palsu!"


Alex menatap kearah barang yang berbentuk bulat dan kecil.Itu adalah eks tasi.


"Kita sudah sering melakukan uji coba, teskip dan hasilnya memang p il tersebut dalam kandungannya tidak terdapat M*M*, bisa dikatakan bahwa p il tersebut adalah palsu !"


Sambung Jerry law.Kali ini Johan di buat tercengang oleh dua orang ini.


'Mereka datang dengan persiapan yang cukup,Aku tidak bisa membiarkan mereka keluar begitu saja!'


Johan berusaha mengubah topik untuk mengulurkan waktu Alex.Alex mengetahui itu ia hanya tersenyum sinis kepada Johan.


"Bagaimana kalau Kita nikmati segelas ang gur sebelum Kalian pergi meninggalkan tempat ini!"


Saran Johan,bawahan nya telah menyiapkan minuman,dan meletakan nya di depan Johan dan Alex.


"Tuan !"


Jerry bermaksud untuk melarang Alex,namun Alex lebih tahu tujuan Johan dan rencana licik nya.


Ting !


Mereka berdua bersulang,dan juga Jerry law ikut minum.Alex merasakan minuman tersebut,kadar alko hol nya cukup tinggi,bahkan lebih tinggi dari perkiraan Alex.


Prang!


Prang !


Gelas di tangan Alex dan Jerry law terjatuh,ke dua nya pingsan di depan Johan.


HA..HA..HA..HA..HA..


Johan tertawa melihat kemenangan nya sudah ada di depan mata.

__ADS_1


"Heeh!meskipun sudah pernah terjadi,kalian masih tetap sama bodoh nya !"


Pungkas Johan,semua bawahan Johan berdiri di dekat Johan melihat Alex dan Jerry law yang terkapar di lantai.


__ADS_2