
Alex mengangkat ke dua tangan nya ke atas,Maryam menatap nya kesal.
"Ambil lah kalau mau ponsel !"
Ujar Alex.
Maryam melihat Alex dari atas sampai bawah,lalu ia berhenti tepatnya di saku celana di mana ponsel milik nya di sembunyikan oleh Suami.
"Mas,balikin !"
Pinta Maryam mengulurkan tangan nya.
"Ambil !"
Alex masih berdiri di depan Maryam.
Maryam segera berpaling,membelakangi sang suami.
"Enggak mau?"
Tanya Alex,sedikit menunduk,mendekatkan wajah nya ke bahu Maryam.
"Enggak!"
Sahut Maryam dengan kesal,lalu beranjak pergi ke mobil.
*Cekrek !
Cekrek* !
Dari kejauhan seseorang sedang memotret Maryam dan Alex.
Blam!
Maryam membanting pintu mobil,Alex segera menyusul sang istri ke mobil.
Ceklek !
"Marah?"
Goda Alex,Maryam tidak merespon ia duduk dan menatap fokus ke depan.
Alex segera menyalakan mesin mobil nya,Alex memutarkan mobil ke arah jalan pulang.
Seseorang mengikuti nya dari belakang tanpa sepengetahuan Alex dan Maryam.
"Nih!"
Alex memberikan kembali ponsel milik Maryam.
Maryam segera mengambil nya,lalu memasang wallpaper ponsel nya dengan foto yang mereka ambil tadi.
"Bagus?"
Tanya Maryam,Alex tersenyum saat melihat layar ponsel Maryam ada foto nya bersama dengan Maryam.
Meskipun kecepatan kendaran Alex cukup laju.Namun,Maryam tidak merasakan apapun,karena mobil itu tidak mengeluarkan suara yang bising,apalagi bergoyang,mobil itu cukup tenang,seperti pemilik nya.
"Mas!"
__ADS_1
Pekik Maryam,Alex kaget.
"Ada apa?"
"Kenapa ngebut sekali bawa mobil nya!"
Mata Maryam tertuju kepada spedometer,yang naik begitu pesat.
"Tenang lah,ini tidak apa-apa,asal jangan di buka jendela mobil"
Pungkas Alex,Maryam segera duduk kembali dengan tenang,kali ini jantung nya berdegup kencang.
'Semoga saja yang menguntit sudah ketinggalan jauh'
Alex menyadari ada sebuah motor yang mengikuti nya dari belakang,ia segera melajukan mobil untuk menghindari pengendara itu.
Alex memarkirkan mobil nya di depan rumah utama.
"Mas,lain kali jangan begitu bawa mobil nya,bikin jantungan saja!"
Ujar Maryam,tangan kanan menempel di da da.
"Tapi jantung nya masih aman kan?"
Goda Alex.
"Mas apaan sih!"
Ketus Maryam yang malu dan segera bejalan ke arah teras,yang di ikuti oleh Alex.
"Tuan Alex!"
"Jerry!"
Alex melirik ke arah Maryam,wanita ini paham akan tatapan itu.
"Mas,Aku tunggu di kamar,Aku masuk dulu,sekalian mau mandi dan sholat!"
Pungkas Maryam.
"Baik!"
Sahut Alex,sembari mengangguk nya.
"Kita bicara di taman!"
"Baik Tuan !"
Alex segera berbalik,Jerry mengikuti nya dari belakang.
Sampai di taman,Alex dan Jerry duduk di kursi besi yang tersedia disana.
"Bagaimana?"
Alex mulai membuka pembicaraan,setelah merasa jeda yang diberikan untuk Jerry cukup lama,padahal cuma 2 detik dari pan tat Jerry mulai menyentuh kursi.
"Saya sudah menyelidiki semua nya,tidak ada yang mendekat ke rumah utama akhir-akhir ini,bahkan bulan sebelumnya juga begitu.Saya telah memasang cctv di seluruh tempat ia dan bahkan di luar untuk memantau keadaan nya"
Jerry mulai menjelaskan kepada Alex tentang pekerjaan yang di berikan Alex kepada nya.
__ADS_1
"Cctv yang Saya pasang,jangan kan Tuan,Pak Kim dan yang lain serta pelayan rumah tidak akan tahu,jika Tuan tidak menggunakan layar ini!"
Sambung Jerry memberikan iPad yang sudah terhubung dengan cctv.
Ada seratus gambar yang terpapar si layar,salah satu nya adalah tempat di mana Mereka sedang mengobrol.
"Bagus!"
Alex memperhatikan seluruh tempat,memang tidak ada yang mencurigakan.
"Tuan,mengenai dari hal apa yang di lakukan Tuan Guntur hari ini,tidak ada kaitan nya dengan kematian Revan!"
"Bagaimana bisa?bukan kah itu yang mau ia tanyakan !"
"Tujuan nya adalah untuk mengambil alih saham yang Tuan rebut beberapa bulan yang lalu.Dan itu saham terbesar di perusahaan Alaska.Organisasi mafia mereka kuat karena adanya saham itu,tapi sekarang saham tersebut telah berpindah tangan!"
"Hari ini juga Tuan Guntur memaksa agar Aku menyerahkan jabatan CEO kepada mario!"
Alex menyodorkan iPad ke depan Jerry.
"Penyerahan jabatan di usul kan oleh Tuan Guntur dengan tujuan untuk merebut kembali saham nya,dan juga untuk menanam modal kembali di Xander,dengan keuntungan yang berlipat ganda."
"Xander bukan perusahaan miskin yang harus menerima penanaman modal usaha yang secuil itu,bahkan dari keuntungan yang di hasil kan oleh Xander tiap tahun,Alaska sangat tertinggal jauh di bawah nya"
Pungkas Alex,tatapan nya penuh dengan makna,yang kini sedang melihat Jerry.
"Tuan ada satu hal lagi yang belum saya jelaskan!"
"Katakan!"
"Cristian memutuskan seseorang untuk melacak keberadaan Anda,Mereka telah memantau menara dan juga villa beberapa hari ini.Namun belum mengetahui keberadaan rumah utama "
"Pantesan hari ini Tuan Guntur mengancam Ku dengan keberadaan Maryam !"
"Tuan Guntur dengan pengintaian yang di lakukan oleh Cristian tidak ada hubungan nya dengan kedua orang itu,Mereka berdua memiliki tujuan masing-masing!"
Jerry memberi pendapat dari hasil penelitian nya .
"Dari mana Tuan Guntur tau kalau Maryam adalah istri Saya,dan juga dari mana ia tahu saya sudah menikah,dulu hanya lah angin berlalu,yang Saya ucap dan juga tidak membuktikan kalau perkataan saya itu benar.Ketika Saya menikah,bahkan Mario baru tau setelah itu!"
"Ada satu hal yang Kita lewati dua hari ini!"
Ujar Jerry,ia mulai membuka kunci iPad,lalu mengambil folder penyimpanan foto dan vidio.
"Ini,Kita melewatkan ini Tuan!"
Alex melihat layar iPad,disana menunjukkan foto Maryam dengan seseorang yang misterius.
"Tuan bisa di lihat dari pandangan Nyonya dengan orang yang sedang berdiri di depan,menurut pandangan Saya,seperti nya mereka saling kenal satu sama lain!"
"Apa maksud dari ucapan Mu?"
Alex menatap nyalang ke arah Jerry,Pria itu gemetar,dan menundukan pandangan nya.
"Maksud Saya,bisa saja orang yang selama ini menelpon Nyonya menggunakan Number Privat itu adalah Pria asing ini,Ayin sudah menyelediki nya.Namun,tidak menemukan bukti atau hasil nya,tapi setelah saya periksa Number Privat itu berasal dari New York bukan dari indonesia!"
Ungkap Jerry kepada Alex,kini Pria yang duduk bersama dengan Jerry terlihat risau.Dari tatapan nya Jerry bisa merasakan ada kobaran api yang mulai menyala di dalam diri Alex.
"Tuan next dari foto ini ada Vidio,Anda bisa melihat nya dari awal bagaimana Pria asing ini bertemu dengan Nyonya,sehingga terjadi sebuah pandangan yang tidak biasa dari netra Nyonya,hanya saja sayang nya sosok Pria ini tidak terlihat begitu jelas!"
__ADS_1
Cetus Jerry,Alex mengepalkan tangan nya.Segera menggeser layar iPad,untuk melihat vidio cctv.