Wanita Cadar Milik Tuan Mafia

Wanita Cadar Milik Tuan Mafia
S2.Eps 54


__ADS_3

El segera pergi berjalan ke arah dapur pondok,melihat Aisyah yang baru saja keluar dari sana,El segera memanggil nya.


"Assalamualaikum,Aisyah !"Wanita itu menoleh,melihat El yang baru saja datang.


"Waalaikumsalam Kak Al!"Jawab Aisyah.


Aisyah belum tahu jika El sudah kembali,dan ia tidak terlalu memperhatikan El,sehingga ia salah mengenali orang.


'Kak Al?'Batin El sembari memperhatikan wanita yang di depan nya.


"El,kapan tiba?"Seru Maryam,yang melangkah mendekat ke arah tempat El berdiri.Aisyah terkejut mendengar nama El di panggil Maryam.El memperhatikan netra Aisyah yang memperlihatkan bahwa diri nya terkejut mengenali orang yang salah.


El menyalami tangan Maryam,dan tersenyum ke arah Aisyah.


"Umi,Aku membawakan ini untuk Aisyah dan juga yang lain,untuk anak-anak pondok!"Ujar El,memberikan paper bag kepada Maryam.


"Aisyah ada disini,kenapa tidak memberikan nya sendiri"Ujar Maryam,yang sedang menggoda El dan Aisyah,tapi masih di batas wajar nya saja.


"Umi saja yang berikan"Ucap El yang tersipu malu,Aisyah yang menundukkan pandangan nya,mendengar Maryam menggoda nya.


"Yasudah,sini biar Umi simpan di dalam"Ujar Maryam,mengambil Paper bag di tangan El,lalu membawa masuk.


Suasana jadi sepi lagi,setelah Maryam pergi,tidak ada yang berani membuka suara,baik El atau pun Aisyah,sama -sama diam.


"Aisyah,apa undangan nya sudah di bagikan?"Tanya El,membuka pertanyaan pertama nya.


"Sudah,Aisyah sudah membagikan nya,waktu satu Minggu lagi bukan waktu yang lama.Semua nya sudah di persiapkan oleh Gus Zayn!"Ujar Aisyah.


"Apa ada yang ingin Aisyah katakan pada Kak El?"Tanya El,Aisyah menggeleng.


"Kalau perlu apa-apa,Aisyah bisa katakan pada Umi,Kita akan membantu nya!"


"Baik Kak El!"Aisyah menjawab sembari mengangguk.

__ADS_1


"Aisyah,apakah buku bacaan Kak El sudah siap ?mau Kak El bawa ke toko untuk di sampul "


"Oh iya.Tunggu disini,Aisyah ambil di kamar El mengangguk,Aisyah segera pergi masuk ke dalam bilik.


"Loh El,gak masuk ?"Tanya Gus Zayn,yang kebetulan lewat bersama dengan ustaz Zaki.


"Gak Gus,banyak sekali orang di dalam,Aku hanya sebentar nunggu Ning!"Ujar El,Gus Zayn tersenyum.


"Ini Lo Zaki,Calon suami nya Ning Aisyah"Ujar Gus Zayn,memperkenalkan El kepada Ustaz Zaki.


"Senang bertemu dengan Anda"Ujar Ustaz Zaki sopan,sembari mengulurkan tangan nya.El pun menyambut dengan ramah.


"El,bagaimana dengan persiapan pernikahan apa sudah siap semua?"Tanya Gus Zayn,


"Alhamdulillah sudah,tinggal tunggu hari H saja.


"Ustaz Zaki juga datang lah di hari pernikahan Kami"Sambung El,


"InsyaAllah,rencana hari ini akan kembali ke Jakarta tempat Abah dan Ummi!"Ujar Zaki.


"Oh ya,Siapa ?"


"Itu Lo El,Anak nya Bu Sunarsih,teman nya Ning Aisyah,dulu waktu SMA sering datang kemari,anak murid Abah juga.Mungkin Kamu enggak kenal karena lama di Mesir!"


"Mungkin saja Gus,El memang tidak terlalu kenal Anak -anak di pondok ini generasi 14.El tau nya yang generasi 19 dan 20 "


"El,Kami pamit dulu ya,mau antar ustaz Zaki ke mobil nya"Ujar Gus Zayn,El menggangguk.


Tak lama kemudian Aisyah kembali dengan buku milik El di tangan nya.


"Kak El,ini buku nya,terimakasih sebelum nya,Aisyah jadi banyak tau pembelajaran di Mesir,insyaallah kalau ada rejeki Aisyah akan ke Mesir juga!"Ungkap Aisyah sembari tersenyum,yang tertutup cadar.


"Amiin,semoga keinginan Aisyah cepat terkabul ya!"

__ADS_1


"Amiin"


Setelah mengambil buku,El berpamitan kepada Aisyah,karena ia belum istirahat setelah perjalanan jauh.


* * *


Gus Zayn,mengantar Ustaz Zaki ke mobil,secara bersamaan,Azizah juga tiba di sana,bersama dengan teman yang lain,yang datang berkunjung ke pesantren tersebut di hari ke dua Abah Karim.


Pandangan Ustaz Zaki teralih ke arah bayangan Azizah yang kebetulan lewat di depan nya.Ustaz Zaki lama sekali melihat ke arah wanita cadar itu.Ia tanpa berkedip atau bergeming untuk masuk ke dalam mobil,padahal Gus Zayn,sudah membuka pintu mobil sejak tadi.


"Ustaz,Azizah nya sudah berlalu begitu lama,apa yang sedang Anda liat?"Bisik Gus Zayn.


"Bayangan nya!"Sahut Ustaz Zaki reflek."Astagfirullah,Gus Kamu sengaja menjebak Saya?"Ucap Zaki yang sadar dari ucapan nya.Gus Zayn tertawa kecil melihat teman nya yang malu.


"Gus,bagaimana menurut mu,apa kita-kira dia akan menerima saya?"Zaki terlihat ragu,karena tidak ada ketertarikan dari Azizah kepada di dirinya.


"Ustaz,niat Anda itu sungguh mulia,Anda datang dengan tujuan untuk memperistri 'Kan nya,setau Saya,selama ini tidak ada orang yang dekat dengan Azizah,bisa di bilang,Anda orang pertama yang datang untuk melamar nya!"Ungkap Zayn.


"Siapa bilang"Sahut Aisyah yang baru saja tiba."Maaf,Aisyah menyela ucapan Gus!"Sambung nya lagi,


"Nih,Aisyah udah siapin makanan untuk Abah dan Ummi ustaz Zaki!"Aisyah memberikan bungkusan makanan di kepada Gus Zayn.


"Jadi,Aisyah apa maksud dari ucapan mu tadi?"Ustaz Zaki kembali bertanya.


"Jadi begini,Azizah ini dulu nya wanita yang sangat periang,bahkan ia selalu tersenyum dan berbuat baik kepada semua orang.Namun,dua tahun yang lalu,tidak tau apa yang terjadi,Azizah memutuskan memakai cadar, dan juga Azizah membatalkan beasiswa,padahal ia murid paling pintar tahun itu.Aisyah tidak pernah tau alasan nya.Aisyah pernah dengar jika Azizah di rawat di rumah sakit selama tiga bulan pemulihan nya,Bu Sunarsih ibu Azizah juga tidak tau,penyebab Anak nya sakit,sejak itu lah Azizah menjadi orang yang tertutup,dan kurang bergaul dengan orang lain.Bahkan ketika ada yang datang melamar nya ia tidak menunjukkan ketertarikan nya,ia selalu menolak siapa yang datang melamar,dengan alasan,Azizah ingin fokus kepada anak-anak yatim yang ada di pesantren Abah,dia yang merawat mereka akhir-akhir ini!"Ungkap Aisyah.


Pernyataan Aisyah,tidak membuat Ustaz Zaki mundur,tapi malah membuat ia lebih tertantang lagi untuk mencobanya.


"Tapi Ustaz,jika dia jodoh Anda mungkin dia akan menerima nya,berusaha lah,Allah bersama dengan orang orang yang berniat baik,semoga di mudahkan !"Setelah mengatakan itu,Aisyah pergi dari hadapan mereka.Ustaz Zaki segera masuk ke dalam mobil.


Di Tempat lain ...


Sebelum kembali ke rumah,El lebih dulu singgah di toko buku,tempat foto copy segala keperluan kantor atau sekolah.

__ADS_1


"Bang,minta tolong sampul kan buku ini"Ucap El,sembari meletakkan buku tersebut di atas meja.Pemilik toko mengangguk nya.


__ADS_2