Wanita Cadar Milik Tuan Mafia

Wanita Cadar Milik Tuan Mafia
Gelisah


__ADS_3

Ke esokan pagi nya!


Maryam yang sedang membereskan tempat tidur nya,lalu menatap ke arah jendela,ia berjalan mendekat jendela tersebut yang hampir seluruh dinding di penuhi dengan kaca.


Maryam menyibakkan gorden,lalu berdiri depan jendela.


"Cerah sekali hari ini,tapi kenapa perasaan Ku tiba-tiba terasa begitu tak karuan,bahkan Aku merasa kalau tempat ini tidak layak untuk Ku tinggal disini!"


Maryam menoleh ke arah nakas,lalu berpindah kepada meja kecil di depan sofa single.


"Kenapa pelayan belum mengantar sarapan kesini,ini sudah jam 8:00 pagi ?"


Maryam lalu berjalan ke arah pintu kamar.


Tok..tok...tok ..


"Masuk!"


Sahut Maryam tepat di depan pintu,dan belum menyentuh handle pintu.


Ceklek !


"Nona Maryam,maaf Kami belum mengantar sarapan kemari,karena Tuan menyuruh Saya untuk memanggil Anda ke ruang makan!"


Ujar Seorang pelayan, berdiri di depan Maryam,menundukan kepala nya.


'Alex?'


Maryam menatap ke arah pelayan itu,lalu mengangguk nya,sambil berucap."Saya akan kesana!"


Pelayan segera mundur lalu berbalik,Maryam mengikuti pelayan tersebut dari belakang.


Sampai di ruang makan,hanya ada Alex dan juga Caston,namun tidak terlihat adanya Ayin.


Pak Kim berdiri di sebelah Alex,lalu Alex menatap ke arah Maryam yang berdiri di ambang pintu ruangan makan.


"Duduk!"


Titah Alex dingin dan datar.


Maryam mengangguk nya,lalu berjalan mengambil posisi tempat duduk yang berjauhan dari Alex dan juga Caston.


Meja makan dengan kesediaan untuk 10 orang itu terlihat begitu canggung,disaat yang makan disana hanya ada ti-ga orang saja.


"Pak Kim,berikan mangkuk sup kepada Nya,dan juga bubur kacang hijau!"


Titah Alex,Pak Kim mengangguk nya.


'Bubur kacang ijo?sup?apa Aku akan sarapan itu?'


Maryam menatap ke arah Alex,namun pria itu tidak memindahkan makanan nya dari sup yang ada di depan nya.


Pak Kim lalu meletakan sup dan juga bubur kacang hijau di depan Maryam.


"Ini Sup tauge ayam kampung,ayam nya khusus di pesankan oleh Tuan dari Indonesia!"

__ADS_1


Ujar Pak Kim,Maryam menoleh ke arah Alex,pria itu masih enggan menatap ke arah Maryam.


"Terimakasih!"


Ucap Maryam dengan lembut.Pak Kim tersentuh,ia sudah lama melayani keluarga ini,namun baru pertama kali mendengar ucapan terimakasih dari perempuan bercadar seperti Maryam.


Pak mengangguk nya,lalu mengambil bubur kacang hijau,dan meletakan nya di depan Maryam.


"Ini koki dari Indonesia yang masak di dapur,saat ini Kita sudah memiliki 20 koki di dapur,mereka berasal dari masing-masing Negara,jika Nona Maryam,ingin memakan sesuatu yang lebih,bisa langsung pesan kepada Saya,Mereka akan menyiapkannya!"


Jelas Pak Kim,lalu meletakan sendok.


Maryam masih menatap heran ke arah Caston,lalu beralih kepada Alex.Ke dua nya terlihat hanya diam saja,namun belum ada yang menyentuh sarapan di depan Mereka.


Maryam melihat isi piring Caston yang berbeda dengan Mereka,namun ia tidak berani bertanya.Maryam tahu kalau Caston bukan warna Negara indonesia.


"Toge mengandung selenium yang bisa meningkatkan kualitas ******.Kandungan ini juga bermanfaat untuk meningkatkan sirkulasi darah,dan membantu mencegah disfungsi ereksi.Maka dari itu Tuan menyuruh Kami untuk menyiapkan sup tauge ayam kampung di pagi ini khusus untuk Anda dan Tuan Alex!"


Sambung Pak Kim,masih berdiri di samping Maryam.


Maryam tercengang mendengar penjelasan Pak Kim,ia juga tahu khasiat yang terkandung dalam tauge,namun tidak perlu di jelaskan kepada Nya,itu membuat Maryam begitu canggung.


"Habiskan bubur dan sup nya,biar sedikit bertenaga,dan bubur bagus untuk mencegah anemia!"


Ujar Alex,Maryam mengangguk,lalu mencicipi sarapan pagi nya.


Beberapa menit kemudian,ruangan makan terlihat begitu hening,tidak ada satu pun di antara Mereka yang boleh berbicara.


Maryam telah menghabiskan bubur kacang hijau yang di sediakan Pak Kim.Namun,ia belum menghabiskan sup nya,ia tidak terlalu suka dengan sup tersebut,tapi Maryam tidak bisa tidak menghabiskan nya.


"Caston,mengenai acara besok Kamu yang bertanggung jawab,Aku sudah mendaftarkan pernikahan ke kantor catatan sipil,sisa nya Kamu yang urus!"


Pungkas Alex.


"Baik Tuan!Saya sudah mengerti,apakah Nona Maryam ada yang ingin Anda tanyakan atau meminta bantuan Saya,sebelum Saya pergi?"


Tanya Caston,melirik ke arah Maryam.


"Jika Saya boleh meminta,sediakan gaun pengantin Saya di sertai dengan niqab!"


Ujar Maryam,tapi Caston terlihat bingung.


"Niqab?"


Caston mengulangi ucapan itu.


"Iya,sejenis cadar,namun ia lebih menutupi dahi lagi,Saya akan menunjukan contoh nya!"


Maryam segera mengeluarkan ponsel di dalam saku gamis nya.


"Ini..!tolong carikan dengan yang senada!"


Sambung Maryam lagi,


"Maaf merepotkan !"

__ADS_1


Maryam sedikit tidak enakkan bila merepotkan orang lain.


"Lakukan apa yang menjadi keinginan nya,Aku akan melihat hasil nya besok!".Sambung Alex,Caston menunduk lalu berpamitan.


"Maryam!"


Seru Alex,wanita ini menoleh,saat nama nya di sebut.


"Ikuti Saya ke ruang kerja,ada yang ingin Saya bicarakan !"


"Baik!"


Maryam menunduk,lalu mengikuti Alex dari belakang yang telah meninggalkan ruangan makan.


Beberapa pelayan berjalan menuju ruang makan,dan membersihkan meja makan,serta membawa semua piring dan mangkuk kotor ke dapur.


Pak Kim,memberikan menu makan siang kepada Koki,dan juga ada li-ma menu yang akan mereka siapkan nanti siang.


Ceklek !


"Silahkan masuk!"


Ujar Alex,setelah membuka pintu.


Maryam melangkah masuk ke dalam ruangan kerja Alex.Ruangan yang begitu besar dan juga rapi.


Tok..tok..tok...


"Tuan Ini susu hangat dan juga cemilan nya!"


Ujar seorang pelayan berdiri di ambang pintu.


"Letakan diatas meja,jika keluar tutup kembali pintu nya"


"Baik Tuan,permisi!"


Blam!


Pintu kembali tertutup,kini hanya tertinggal Maryam dan juga Alex di dalam ruangan kerja tersebut.


Maryam duduk di sofa single yang ada di dalam ruangan tersebut.


Meja kecil di lengkapi oleh dua sofa single.Dimana Maryam duduk tepat di depan Alex,membuat ia gugup,Maryam sudah mere mas ujung kerudung nya sejak ia duduk di sofa dari tadi.


"Apa Kamu gugup?"


Pertanyaan Alex,malah membuat Maryam terkejut,lalu menatap nya.


"Haah,tidak !"


Jawab nya singkat.


"Baik,kalau begitu dengar kan,besok adalah hari pernikahan Kita,apa ada yang ingin Kamu tanyakan kepada Ku?"


Ujar Alex,Maryam masih memikirkan sesuatu yang ingin ia tanyakan kepada Calon imam nya.

__ADS_1


__ADS_2