
Alex melirik ke arah Caston,Pria itu membuang wajahnya.
"Kamu belanja saja apa yang Kamu butuhkan,Caston akan membayarnya!"
Ujar Alex,Maryam mendongakkan kepala nya.
"Mas,Aku bukan meminta uang,tapi Aku ingin bersalaman dengan Mu,karena Mas mau berangkat kerja,jadi kan Aku bisa sekalian pamit!"
Pungkas Maryam,Alex memijit pelipis nya yang sudah salah paham terhadap Maryam.
Caston tetap berdiri tegak seolah-olah tidak terjadi apa-apa,padahal pria ini sedang menahan tawa nya di depan Alex.
Alex segera mengulurkan tangan nya,dan Maryam menerima nya,wanita ini mengecup punggung tangan suami,membuat desiran darah Alex,berhenti sejenak saat bi bir Maryam yang terhalang cadar menyentuh punggung tangan nya.
"Aku berangkat dulu!"
Alex segera pergi,padahal Maryam mengharapkan kecupan manis di kening saat itu,tapi ia hanya bisa menatap datar ke arah Alex saat akan membuka pintu mobil.
Alex kembali lagi,ia meraih ke dua bahu Maryam,lalu dengan lembut Alex mengecup kening Maryam.
Cup!
'OMG!Tuan Kejam !'
Caston terkejut bukan main,mata dan mulut nya sama lebar,Alex segera berlalu dari hadapan mereka dan masuk ke dalam mobil.
Maryam menyimpulkan senyuman nya,hanya dapat di lihat dari netra saja,ketika bi bir tersenyum tertutup cadar.
Maryam menyentuh pipi nya,yang sedikit panas.
"Mari Nyonya ikut Saya!"
Ujar Caston,dan segera berjalan ke arah mobil lain,sementara mobil Alex telah meninggalkan bayangan nya di rumah utama.
Ceklek !
Caston membuka pintu mobil untuk Maryam.
"Terimakasih Tuan!"
Ucap Maryam dengan sopan.
"Nyonya panggil Saya Caston,karena jika Nyonya panggil Saya Tuan,nanti Tuan Alex akan marah!"
Maryam mengangguk nya.
Blam!
Caston segera duduk di kursi kemudi dan menyalakan mobilnya.
"Dimana Kita akan menjemput Ayin?"
"Di klinik Xander,tidak jauh dari sini,ia telah di pindahkan sejak lama!"
Maryam lalu menurunkan kaca mobil,menghirup udara segar yang sudah lama tidak di rasakan nya.
Caston memperhatikan Maryam dari spion.Namun,Maryam terlihat begitu tenang,apalagi menikmati udara sejuk di sepanjang jalan yang mereka lintasi,jauh dari perkotaan.
Di tempat lain,Alex baru saja tiba di kantor,Jerry law sudah menunggu nya di luar.
"Tuan Alex!"
Jerry menunduk kan kepala nya.
"Dimana Mario?"
__ADS_1
"Ada di ruangan nya,mari Tuan!"
Alex segera pergi ke ruangan Mario dan di ikuti oleh Jerry law dari belakang.
Ceklek !
"Tuan Mario,Tuan Alex disni!"
Mario mengangguk nya,Mario segera berdiri dari kursi Wakil Direktur nya.
"Lama tidak terlihat,apa Kamu sedang bermain-main dengan mainan baru mu di rumah utama?"
Cibir Mario.
"Jaga ucapan Mu!"
Ketus Alex dengan tegas.
"Santai,duduk lah!Tuan Besar menyuruh Kamu untuk kembali ke LA,jadi kapan Kamu berencana untuk kembali?"
Mario duduk di sofa yang ada di dalam ruangan nya,dengan menyilangkan kaki nya.
"Aku akan pulang akhir bulan!"
Sahut Alex singkat,jelas dan padat.
"Akhir bulan?Dia meminta Mu pulang sekarang bukan nanti !jika kau keberatan untuk tinggalin wanita itu sendirian,Kau bisa menitip nya pada Ku,Aku akan memperlakukan nya dengan baik!"
Brraaakk!
Alex menendang meja yang ad di depannya,hampir saja mengenai kaki Mario.
"Jaga ucapan Mu,Aku tidak membun*h mu karena Aku menghormati Tuan Besar!"
Ujar Alex dengan datar,ucapan nya keluar terasa begitu dingin.
"Apa tujuan Mu?kenapa Kau menikahi wanita cadar itu?apa hanya karena ingin menolak lamaran keluarga Cristopan di LA?"
Mario kembali bertanya.
"Itu bukan urusan Mu!Kau urus saja kantor,urusan Ku bisa Ku urus Sendiri!"
Tegas Alex dengan tatapan tajam nya.
"Heeh!Kau masih sama kejam nya,Aku menerima laporan,katanya Kau bersikap lembut di rumah utama,ternyata Aku salah persepsi Kau masih kejam seperti dulu!"
Pungkas Mario,menatap sinis ke arah Alex.
"Apapun yang ku lakukan,bukan urusan Mu,sudah Ku katakan jaga ucapan Mu,Aku bisa saja tidak bisa menahan diri untuk membun*h Mu jika mulut mu terus saja busuk !"
Alex mencengkram kerah kemeja Mario.
Pak!pak!
Mario memukul tubuh nya setelah Alex melepaskan cengkeraman kemeja nya.
"Apa rencana Mu selanjutnya,kapan Kita kan transaksi lagi ?"
Alex termenung mendengar pertanyaan Mario,ia sudah mendengar jawaban dari Maryam.
Sekilas ucapan Maryam terlintas di benak Alex.
"Tuan Saya akan menerima rejeki yang halal,maka Saya akan menolak rejeki yang haram,jadi Tuan pasti mengerti maksud dari ucapan Saya!"
"Lex!Alex!"
__ADS_1
Alex tertegun.Lalu menatap Mario.
"Kapan Kita transaksi?"
Mario mengulangi pertanyaan nya.
"Akan ku pikirkan waktu nya,Aku akan menghadiri rapat di luar kantor!"
Ujar Alex.
"Tunggu!"
Alex berhenti,lalu menoleh.
"Kenapa Kamu mulai ragu dengan bisnis itu,apa ini karena perempuan itu?"
Mario menaikan satu alis nya.
"Sudah ku katakan jangan ikut campur!berhenti menyebut Dia dengan mulut kotor Mu!"
"Heey ...bung,Kita ini sama-sama Manusia kotor,tidak kah Kau sadar,jika nanti Maryam tau,bagaimana pendapat mu ?apa yang akan Kau lakukan?"
Duuuaacckk!
Bugh!
Alex memukul Mario,untuk pertama kali nya,satu pukulan saja sampai membuat pria itu tersungkur ke lantai.
"Jangan pernah menyebut nama nya dengan mulut Mu.Jangan kan mulut Mu menyebut namanya,Kamu berdiri di depan Dia saja enggak Ku biarkan walau hanya satu detik!"
Pungkas Alex dengan tegas,lalu pergi meninggalkan ruangan Mario.
Braak!
Alex membanting pintu ruangan tersebut,semua staf karyawan melihat itu,tapi tidak da yang berani melihat ke arah Alex.
"Sial!"
Teriak Mario,setelan Alex pergi.
Jerry law yang melihat Alex telah kembali ke lobi,ia segera menghampiri nya.
"Tuan Alex!"
Jerry law menundukkan kepala nya.
"Katakan !"
Jerry law mengeluarkan kertas,lalu mulai membaca apa yang ia ketahui belakangan ini.
"Tuan Alex,ini semua sudah saya selidiki,disini hanya tersisa 5% lagi saham Kita,dan di perusahaan Alaska mereka telah membatalkan kerjasama Kita,bahkan Mereka kemarin menyerang markas Kita tepat di hari pernikahan Tuan!"
Pungkas Jerry law.
"Satu lagi,bawahan dan pelayan di menara mengalami luka berat dan ada yang terluka ringan juga,dua orang mat*,setelah kepergian Anda kemarin mereka kembali lagi untuk menyerang dari atas!Kita kekurangan senjata di menara,tapi Aku sudah membereskan semua nya!"
Sambung Jerry law.
"Jerry,urusan menara akan ku selesaikan secepatnya,Kamu awasi Mario,jangan biarkan Pria itu melakukan tindakan di luar perintah Ku!"
Tegas Alex.
Jerry Law mengangguk nya.
"Aku akan pergi rapat,periksa data perusahaan,kirim ke email Ku,akan ku periksa ketika pulang nanti malam!"
__ADS_1
"Baik Tuan,Saya permisi!"
Alex mengangguk nya.