Wanita Cadar Milik Tuan Mafia

Wanita Cadar Milik Tuan Mafia
Murka Albert kepada Badut


__ADS_3

"Lancang!"Teriak Albert dengan kesal karena tangan nya di tepis oleh Badut.


"Sayang!"Maryam memegang ke dua bahu Albert.


"Bunda liat Badut itu terlalu lancang,seumur hidup belum ada orang yang berani berbuat begitu kepada Tuan Muda keluarga King!"Tegas Albert dengan lantang.


Maryam sedikit gugup melihat kemarahan Albert.


"Iya Aku tau,hanya Aku yang berani!"Alex melepaskan kepala hello Kitty membuat Albert kaget dan membulatkan mata nya.


"Papa"Gumam Albert yang masih terkejut.


Alex mendekati mereka,dan memegang kepala hello Kitty di tangan nya.


"Pah,kenapa Kamu memakai baju ini?"Albert terlihat bingung dengan pakaian yang di gunakan Alex.


"Ini semua karena Bunda kesayangan Mu!"Alex melirik ke arah Maryam.Namun,wanita ini hanya tersenyum geli melihat wajah Alex yang begitu kesal,tapi tidak bisa berbuat apa-apa terhadap sang istri.


"Ha..Ha..Ha.."


Terdengar gelak tawa Albert,seperti seseorang sedang menggelitik nya.


Maryam menaikan satu alisnya melihat ke arah Albert yang masih tertawa terpingkal-pingkal.


"Sayang cukup!"Maryam segera menarik Albert dalam pelukan nya,dan menutup mulut Albert agar berhenti tertawa,saat melihat Alex menatap Mereka dengan tatapan yang menyeramkan.


"Sudah cukup tawa nya ?"Kini Alex membuang kepala Hello Kitty ke bawah,melihat ke arah Maryam dan Albert sembari berkacak pinggang.


"Pah,ayo Kita berfoto!"Ajak Albert,sembari mengeluarkan ponsel canggih nya,yang ada didalam saku celana nya.


"Enggak!"Alex menolak nya.


"Ayo lah Pah!"Paksa Albert lagi menarik baju badut yang di pakai Alex.


"Sudah-sudah!jangan ganggu Papa Mu lagi,ayo Kita kembali!"Seru Maryam menarik tangan Albert.


"Nyonya!"Panggil Pak Kim yang baru saja datang menghampiri Mereka.


Alex terkesiap,lalu segera membalikkan tubuhnya.


"Ada apa?"


"Tuan Jerry di taman,Dia datang untuk bertemu dengan Tuan Alex,tapi Aku tidak melihat dimana Tuan,sejak pulang tadi dari kantor!"


"Tuan..."Maryam melirik ke arah Alex.


"Itu Papa"Sambung Albert menunjuk ke arah Badut.

__ADS_1


Pak Kim menaikan satu alis nya,melihat dari atas sampai ke bawah badut.


"Eeheem!"Alex berdehem,sembari membalik tubuhnya.


"Tuan !"Pak Kim terkejut,melihat Alex dengan tatapan mata nya besar.


"Turun 'kan netra Mu!"Titah Alex dengan marah.


"Ma-maaf Tuan !"


"Dimana Jerry?"


"Tuan Jerry sedang di taman,Dia menunggu Anda disana !"


"Kamu duluan,Aku akan menyusul"


Pak Kim mengangguk Nya.Lalu berbalik untuk pergi.


"Tunggu!"Teriak Alex lagi.


"Apapun yang Kamu liat saat ini tidak boleh ada yang tau,jika ada yang tau pelayan atau pengawal,Aku penggal kepala Mu!"


peringatan yang di berikan Alex,membuat lutut Pak Kim gemetar,Dia hanya bisa mengangguk pelan tanpa menjawab.


"Mas,sini Aku bantu!"Maryam segera membantu Alex melepaskan kostum badut.


"Dimana sendal Mas?"Maryam melihat Alex yang tidak memakai sendal.


"Ada di dalam rumah,tidak apa-apa,Aku akan berjalan seperti ini!"


"Eeemm.."Maryam mengangguk nya,lalu membawa Albert untuk kembali ke taman samping rumah.


Beberapa saat kemudian,tiba di taman samping rumah.Terlihat Jerry yang sedang menunggu Alex.


"Albert Kamu duluan masuk ke dalam,Papa sama Bunda ada meeting sama Paman Jerry!"


"Baik Pa!"Albert segera pergi meninggalkan Mereka bertiga di taman.


Alex menarik kursi besi untuk Maryam duduk.


"Makasih Mas!"Ucap Maryam menyentuh tangan Alex yang memegang bahunya.


"Tuan Alex ini berkas yang Anda minta,dan ini proposal baru yang mau di periksa!"


Jerry memberikan semua itu ke pada Alex,seorang pelayan mengantar minuman kepada Mereka bertiga.


"Saya mau segelas susu hangat,ini bawa masuk saja!"Pinta Maryam,karena ia tidak biasa dengan kopi,jadi meminta susu untuk menghilangkan dahaga nya.

__ADS_1


"Mau Aku ambilkan!"Alex menyentuh tangan sang istri yang ada di atas meja besi.


"Tidak perlu Mas,'kan tadi sudah pesan sama pelayan!"Ujar Maryam,sembari tersenyum di balik cadar.


Jerry hanya menatap nya dengan wajah yang cerah,bahkan ia ikut tersenyum melihat kepedulian Alex kepada Sang istri membuat Jerry iri akan keharmonisan Mereka.


"Apa yang Kamu liat,sudah Kamu periksa semua berkas yang mau di tanda tangani?"Seru Alex,Jerry terkejut,lalu segera mengambil berkas di depan nyan dan memberikan itu kepada Alex.


"Oh,ini Tuan,semua sudah di periksa,tidak ada yang salah!"


"Silahkan di minum kopi nya!"Ujar Maryam,mempersilahkan Jerry untuk meminum kopi,Alex melihat ke arah Jerry dengan ujung mata nya,membuat Jerry tidak berani menyentuh gelas kopi yang ada di depan nya.


"Mas,minum dulu,'kan tadi kecapean!"Sambung Maryam mengambil cangkir kopi untuk Alex.


"Di minum kopi nya !"Seru Alex melihat ke arah Jerry,Pria ini hanya mengangguk pelan,lalu segera mengambil cangkir.


'Segitu nya cemburu bos,jangan 'kan bersuara,liat matanya saja bisa bikin orang ma ti karena gugup'Jerry hanya menjenguk sekali lalu meletakkan kepala.


Jerry mengeluarkan iPad milik nya yang ada di dalam tas.


"Tuan,Nyonya,Saya sudah mengatur semua rancangan untuk pertemuan di malam Senin,dan untuk Nyonya sudah di pastikan akan memakai baju apa,dan bagaimana.Tuan Alex sudah mempersiapkan itu semua!"


"Pertemuan?"Maryam mengulang kata-kata Jerry,lalu melirik ke arah Alex yang sedang memeriksa berkas nya.


"Jerry jelaskan,pada Istri Ku mengenai pertemuan !"


Jerry mengangguk.


"Jadi begini Nyonya.Sebelumnya Anda pasti sudah mendengar berita jika Tuan Alex di jodohkan dengan seorang wanita bangsawan,yang tinggal Negara LA.Nah,pada pertemuan ini,keluarga Cristopan mengundang Anda untuk bertemu dengan Anak perempuan Mereka yang di jodohkan dengan Tuan Alex!"


"Kenapa dengan Saya?bisa jelaskan lebih detail?"


Jerry melirik ke arah Alex,Alex menggguk nya.


"Nona Charlotte tidak mau mundur dari perjodohan itu,kecuali Tuan King mau memberikan kompensasi kepada Charlotte,sementara Tuan King tidak mau memberikan kompensasi,dan Charlotte tidak mau menerima kompensasi dari Tuan Alex.Oleh sebab itu,dengan adanya masalah seperti itu,keluarga Cristopan berhak mengajukan permintaan yang bisa di terima oleh keluarga bangsawan itu!"


"Kompensasi apa yang di minta oleh keluarga Cristopan!"


Mendengar pertanyaan Maryam,Jerry menghela nafas nya,lalu memperlihat 'kan layar iPad kepada Maryam.


"Seluruh saham Xander,Klinik Xander,dan Pulau kematian milik keluarga King!"Jelas Jerry,memperlihatkan gambar yang ada di iPad nya.


"Tidak apa-apa,Aku akan datang ke pertemuan itu,bukan kah,Dia hanya meminta Aku untuk bertemu ?"Maryam melihat ke arah Alex,Pria ini menghentikan aktivitas nya lalu melirik ke arah Maryam.


Dari sorotan mata Maryam,Alex dapat mengartikan kalau sang istri sedang cemburu kepada Nya.Meskipun,Maryam tidak mengatakan itu.


Alex tersenyum smirk,lalu kembali melihat berkas yang ada di tangan nya.

__ADS_1


__ADS_2