Wanita Cadar Milik Tuan Mafia

Wanita Cadar Milik Tuan Mafia
Bahagia/Lion G ay VS Cris


__ADS_3

Alex segera bangun dari duduk nya dan menghampiri sang istri.


"Mas!"


Panggil Maryam,meraih tangan Alex,lalu ia mencoba untuk bangun dari tidur nya.Alex segera membantu Maryam untuk duduk.


"Pelan-pelan!"


Ucap Alex membantu Maryam.


"Apa yang terjadi,kenapa Aku disini?"


Maryam melihat dokter Lauren lalu beralih menatap sang suami,mencari jawaban dari pertanyaan nya.


"Sayang,tadi Kamu pingsan,lalu Aku membawa Mu kemari,sekalian untuk di periksa sama dokter Lauren!"


Alex tersenyum smirk kepada Maryam.


"Apa yang terjadi kenapa Mas tersenyum begitu lebar,tidak biasanya"


Goda Maryam.


"Sayang,sebentar lagi,Kita akan memiliki seorang anak,Aku sangat bahagia,akhirnya impian Kita terwujud !"


Alex menarik Maryam dalam pelukan nya,Maryam juga membalas memeluk Alex dengan begitu bahagia.


Alex membantu Maryam untuk turun dari hospital bed,lalu Mereka berdua duduk di kursi yang ada di depan meja dokter Lauren.


"Selamat ya Nyonya Maryam,Anda saat ini positif hamil,usia kandungan Anda baru dua Minggu.Oleh sebab itu berhati-hati lah dalam melakukan apapun,karena di usia kehamilan pertama rentan terhadap ke guguran!"


Jelas dokter Lauren sambil menulis resep lain dari vitamin ibu hamil.


"Satu lagi,untuk makan yang pedas dan masam,jika lambung nya tidak kuat,lebih baik di hindari saja,dari pada bermasalah terhadap kandungan Anda!"


Sambung dokter Lauren.


Maryam mengangguk nya.


"Dok,untuk berhubungan in tim apa ada larangan ?"


Tanya Alex,Maryam melirik nya.


Dokter Lauren tersenyum,ia sangat mengerti dari pertanyaaan Alex.


"Mas,apa yang Kamu tanyakan,bikin malu aja!"Bisik Maryam,lalu menatap dokter Lauren yang sedang tersenyum.


"Untuk sementara bisa di kurangi dulu Tuan,karena kehamilan nya baru dua Minggu,untuk mencegah hal-hal yang tidak di inginkan!"


Saran dokter Lauren.


"Anda lagi Tuan yang ingin di tanyakan ?"


Dokter Lauren melihat sepasang suami istri yang sedang duduk di depan Nya dengan rasa malu.


"Tidak ada,kalau begitu Kami permisi!"


Ujar Maryam yang segera berdiri.


"Lauren seminggu sekali datang lah ke rumah utama untuk memeriksa kandungan Istri Saya lebih lanjut lagi,agar Saya mengetahui perkembangan janin"


"Baik Tuan,Saya mengerti,Saya akan datang seminggu sekali ke rumah utama!"


Alex mengangguk,lalu berdiri dari tempat duduk Nya,bersama dengan Maryam.


"Kalau begitu Kami permisi dulu!"


Ucap Maryam,


"Hati-hati Nyonya Maryam,semoga janin Anda sehat selalu !"

__ADS_1


"Terimakasih dok!"


Sahut Maryam,dan berlalu pergi bersama sang suami.


Di luar ruangan dokter Lauren,Alex tidak melepaskan tangan Maryam walaupun hanya sebentar.


"Tuan Alex,Nyonya Maryam !"


Sapa Pengawal yang memberi hormat kepada Alex,saat kembali ke mobil Nya.


Setelah memasang sabuk pengaman untuk sang istri, ia segera menyalakan mesin mobil,dan kembali ke rumah utama.


***


Markas Mafia Guntur Tingkat Pertama .


Terlihat Cris yang berjalan ke arah ruangan Tuan Guntur,dengan raut wajah yang penuh emosi.


Brak!


Cristian membuka paksa pintu ruangan Tuan Guntur.Pria tua itu masih tidak bergeming dari tempat ia berdiri.


"Apa yang membuat Mu datang kemari?"


Tanya Tuan Guntur,saat mengetahui Cris datang berkunjung ke markas pertama.


"Tuan,apa benar Anda mengirim Devano ke markas Alex ?"


Cris bertanya dengan suara gemetar.


"...."


Tuan Guntur masih tidak bergeming dari tempat Nya,bahkan ia tidak menjawab pertanyaan dari Cris.


"Tuan!Aku sedang bertanya,sejak kapan Anda belajar bisu seperti ini,dimana tanggung jawab Anda kepada Devano?"


"Jaga sikap Mu!"


Tegas Lion yang baru saja datang,saat mendengar suara ribut di ruangan Tuan Guntur.


"Aku sedang tidak ingin berbicara dengan Mu,tinggalkan Aku bersama dengan Tuan Guntur!"


Titah Cris,menatap tajam ke arah Lion.


"Apa Kamu ingin melanggar peraturan yang telah di tetap kan Ayah ?"


Tanya Lion kepada Cris.


"Ayah?apa pantas Pria itu di sebut seorang Ayah?Dia mengorbankan Anak demi kemenangan Nya,Dia tidak pantas di sebut seorang Ayah,Dia hanya iblis berwujud Manusia!"


Duaaacckkkk!


Lion menendang Cris,saat mendengar perkataan Cris yang begitu lancang kepada Ayah angkat Mereka.


"Heeeh!"Cris tersenyum kecut kepada Lion yang barusan menendang nya.


"Keluar!"


Teriak Tuan Guntur,berbalik badan ke arah mereka berdua.


Dengan perasaan kesal dan dendam Cris keluar dari ruangan Tuan Guntur.


"Aku akan mengejar Nya!"


Ujar Lion,Tuan Guntur mengangguk Nya.


Cris sudah pergi jauh dari markas Tuan Guntur,Lion masih berusaha untuk mengejar Nya.


"Cris!"

__ADS_1


Teriak Lion dari jauh,saat melihat bayangan Cris yang melintas di depan nya,ia berada di antara pepohonan pinus.


"Cris!"


Teriak Nya lagi.Namun,masih tidak ada tanggapan dari sang pemilik nama.


Tap..Tap...Tap..Tap...


Lion mengejar Cris yang sudah masuk ke dalam hutan.


Tap....


Langkah Lion terhenti tepat di depan Cris,Pria itu menatap tajam ke arah Cris yang kini sedang mengarah senj ata ke arah dirinya.


"Cris.."


Panggil Lion lirih,si Pria perkasa namun gemulai.


"Berhenti!"


Teriak Cris,dengan posisi pis tol masih di tangan Nya.


"Jika Kau berani mendekat,Aku akan menembak Mu!"


"Tenang,tenang lah,Aku tidak bermaksud untuk menendang Mu.Namun,Aku tidak bisa diam saja di depan Tuan Guntur,Kamu tau,Kita semua disini terjebak,di dalam peraturan yang di buat oleh Nya!"


Sambung Lion,yang perlahan mendekat.


"Berhenti,jangan berani mendekat,untuk saat ini Aku tidak ingin terluka lebih dalam lagi.Kamu tahu Aku melindungi Devano,karena Revan yang meminta Ku"


Pungkas Cris,dengan suara getar Nya.


"Jika bukan Devano siapa lagi?apa Aku akan tega mengirim Mu untuk menyerang markas Alex?Aku tidak mungkin sanggup melihat jika posisi Devano adalah Kamu.Kita semua tau yang di tangkap oleh Mereka tidak akan kembali hidup-hidup.Percayalah padaKu,Aku begini hanya ingin melindungi Mu,melindungi orang Ku cintai!"


Pungkas Lion,dengan nada tinggi,tapi datar.


"Cinta?Cinta kata Mu?Aku dan Kamu berbeda,Aku tidak ga y dan Aku tidak mencintai Mu,Aku membenci Mu,dasar bajin gan !Kamu pria brengs ek!"


Teriak Cris.


"Berhenti untuk membantah,saat ini Kita harus kembali pada peraturan yang di tetapkan,percaya padaKu,selama Kamu disisi Ku,tidak akan ada orang yang berani menyakiti Mu,sekalipun Tuan Guntur!"


Pungkas Lion,kini posisi Nya semakin dekat dengan Cris.


"Aku tidak akan percaya dengan manusia seperti kalian!"


Krak!


Cris menarik pelatuk sen jata Nya,Lion tercengang,ia harus bisa mencari akal untuk membuat Cris pingsan.


"Tenang!"


Ucap Lion dengan ke dua tangan di atas.


Pak!


Lion menendang sen jata yang di tangan Cris dan terjatuh ke tanah.


"Breng sek!"


Teriak Cris.


Dugh!


Dugh!


Bugh!


Lion berhasil melumpuhkan Cris,dan ia berhasil membuat Pria ini pingsan.

__ADS_1


__ADS_2