
"Salam Nyonya Ayin!"Atika memberi salam,lalu duduk di depan Ayin.
"Bagaimana ?apa kondisi Tuan muda sudah membaik?"
"Sudah,Nyonya Ayin,seluruh kondisi Tuan Muda sudah sehat kembali.Bahkan Tuan muda sudah bisa berjalan tanpa menggunakan kursi roda.Seperti nya tidak ada masalah lagi,setelah ia merenggang 'kan seluruh ototnya.Mungkin sebelum ini,kaki nya hanya kaku saja karena berbaring di ranjang selama satu Minggu penuh!"Ungkap Atika.
"Eeeemm.Ini gaji mu selama merawat Tuan Muda"Ayin menyodorkan satu amplop ke depan Atika,Wanita itu melihat nya sembari mengangguk.
"Kamu tetap menjadi dokter pribadi keluarga ini.Namun,kami hanya butuh Kamu saat Kami menghubungi Kamu saja,Kamu dapat bekerja di klinik Xander,bersama dengan dokter senior lain nya!"
"Terimakasih Nyonya Ayin!"
Ayin mengangguk nya."Apa ada yang ingin Kamu sampaikan?"
Ayin melihat Atika yang terlihat sedang memikirkan sesuatu.
"Tidak ada!"Atika segera menggelengkan kepalanya.
"Atika,jika Kamu menerima tawaran untuk bekerja di Xander,tentu saja kebebasan mu akan terbatas,di Xander,dokter kami tidak di ijinkan untuk tinggal di luar klinik,tidak di perbolehkan untuk berkeliaran di luar,karena semua kebutuhan dokter sudah terpenuhi,jika Kamu setuju,ini berkas yang harus Kamu tanda tangani!"
"Maaf,Nyonya Ayin,seperti nya saya kurang tertarik,karena saya remaja yang masih merindukan suasana yang bebas!"Atika segera berdiri dan membawa amplop berisi uang bersama nya.Ayin hanya bisa mengangguk saja,sembari mengikuti Atika menuju ke kamar nya,untuk mengambil semua barang-barang nya.
Setelah semua beres,dan Atika menarik koper bewarna hitam bersama dengan nya.
"Nyonya,terimakasih atas semua nya,semoga kita selalu bisa bekerja sama!"
"Terimakasih sudah merawat Tuan Muda!"
Ayin dan Atika,terlihat bersalaman.
Atika segera menarik kopernya berjalan ke arah pintu utama.Mulai hari ini,Atika sudah bebas dari kontrak keluarga ini.Atika sesekali menoleh ke arah lantai dua,dimana El berada.
Atika tidak sempat berpamitan kepada El,'Apa yang ku pikirkan,bukankah ini lebih baik,jika mereka tau tujuan Ku,bahkan Aku tidak akan bisa pergi meninggalkan keluarga ini!'
Blam!
__ADS_1
Atika menutup kembali pintu rumah utama,sopir yang di utuskan Ayin untuk mengantar Atika sudah siap sejak tadi berdiri di depan teras.
"Mari Nona Atika,Saya akan mengantar Anda untuk kembali pulang!"Atika mengangguk lalu segera berjalan ke arah pintu mobil yang sudah terbuka dengan lebar.
Dari balkon kamar,El sedang mengeringkan rambut nya dengan handuk kecil.El menatap ke arah wanita yang sedang melihat ke arah nya,yaitu Atika,wanita itu sempat melihat ke arah nya sebelum ia masuk ke dalam mobil.
"Bagaimana keadaan Aisyah saat ini?"Gumam El,saat membalikkan tubuh nya ke arah kamar.Pria itu segera masuk ke dalam kamar,dan duduk di tepi ranjang.
Tok..Tok..Tok..
"Tuan Muda,di bawa ada Tuan Jerry yang datang untuk bertemu dengan Anda!"El segera berdiri dari tempat duduk nya,mengambil satu baju kaos di lemari,yaitu milik Al.
Ceklek !
"Tuan Jerry ada di bawah!"Ulang Pak Kim lagi,El mengangguk nya,lalu segera berjalan ke arah tangga.
"Tuan muda,apa perlu saya bantu?"
"Tidak perlu,Saya sudah membaik!"Ujar El dengan ramah,dan tersenyum kepada Pak Kim yang jarang di lakukan oleh Al.
Tiba di ruang tamu,rumah utama,Jerry bersama dengan Ayin,dan beberapa laptop berjejer di atas meja sofa.
"Kemari lah!"
El segera menghampiri Pria berjas putih,dengan satu iPad di tangan nya.
"El,ini semua adalah ruangan kantor Xander,dan Kamu akan di tempatkan di ruang CEO,menggantikan Al untuk sementara.Setelah masalah ini kelar,Kamu bisa meninggalkan tempat ini.Aku sudah mendapatkan kabar,jika Al tidak ada di Mesir,melainkan di Indonesia,Aku mendapat info jika Pria yang mirip dengan mu memesan tiket atas nama mu,Elbarak Xander.Seperti nya itu adalah Al.Jadi,Kamu tidak perlu takut akan hal ini,Aku yakin,saat ini Al ada bersama dengan orang tua mu!"
Jerry memberikan beberapa bukti untuk menyakinkan El,kalau saudara kembar nya baik-baik saja.
"Benar El.Kami semua bergantung pada mu,ada proyek besar yang akan berlangsung dalam dua hari ini,Kami meminta agar Kamu dapat bersikap seperti Al!"
"Tapi Tante,bagaimana saya bisa seperti Kak Al,Kami adalah orang yang berbeda?"
"Kamu tidak perlu khawatir,Aku yang akan mengajari Kamu,Aku akan membuat Kamu seperti Al,dalam dua hari ini!"
__ADS_1
El mengangguk nya.Ayin segera memberitahu El tentang barang dan obat-obatan yang di pasarkan oleh mereka.
"Tante,Aku tidak bisa melakukan ini!"El segera berdiri dari tempat duduk nya.Ayin terkejut dan segera menatap El.
"Ada apa El?apa yang salah?"Tanya Jerry.
"Bagaimana bisa Kita produksi obat terlarang,sedangkan ini di larang dalam agama Islam!"Ungkap El yang panik.
"El tenang!"Jerry menenangkan El,
"Paman,El tidak bisa melakukan ini,kenapa Kalian tidak melakukan hal yang lain saja,memproduksi obat-obatan yang berguna untuk masyarakat.Kalian bisa membangunkan rumah sakit untuk rehabilitas.Aku yakin dengan ide yang seperti ini Xander akan tambah maju,dan banyak di kenal orang.Menurut data yang ku baca,banyak orang yang mengalami depresi dan overdosis,dan ada juga yang mengalami gangguan jiwa setelah pemakaian dalam jangka panjang!"
Ayin dan Jerry,menatap satu sama lain.
"Bahkan ada banyak penduduk yang ma ti mendadak,orang yang memakai barang -barang seperti ini bukan kalangan elit saja,bahkan kalangan sulit saja sekarang menggunakan nya.Dan satu lagi,tenaga kerja di NY,sejak tahun terakhir ini menipis,kenapa kalian tidak melakukan hal yang lebih bermanfaat untuk semua orang,dari pada menghasilkan uang dengan merusak otak generasi muda lain nya!"Sambung El lagi,kali ini semakin membuat Jerry tercengang.
"Jadi,Tuan Muda,apa yang ingin Anda lakukan selanjut nya?"
"Jika Kalian tidak keberatan Aku memiliki ide baru untuk perkembangan bisnis Xander!"Ungkap El,Jerry dan Ayin hanya mengangguk saja.
"Bisa kah,Kita membahas nya dulu.Karena perubahan ini tidak langsung bisa dirubah,Kita memiliki banyak klien,dan juga customer di bidang produksi barang -barang ini,Kita butuh waktu untuk menangani masalah ini.Terlebih lagi,ini secara mendadak,dan akan membuat semua orang terkejut!"
"Aku setuju dengan Jerry.El,tolong untuk sementara waktu Kamu ikuti saja dulu saran Paman Jerry,Kamu perlu mengikuti rapat di Xander,soal penjualan barang ini biar Aku yang handel!"
El mengangguk nya.Lalu Jerry mulai menjelaskan kinerja kerja Xander,agar El tidak kaku begitu tiba saat nya mengikuti rapat bersama dengan mereka.
* * *
Di tempat lain,disebuah apartemen mewah,dengan interior yang megah,langit-langit ruangan di penuhi dengan corak ke emasan.
Plaaak!!
Dugh!
Terdengar suara yang begitu keras,suara sebuah tamparan yang melayang di pipi seorang wanita,yang mengenakan dress putih dengan corak bunga.
__ADS_1
Wanita itu terhempas ke atas lantai,ia memegang pipi nya yang sakit,sudut bi bir nya mengeluarkan darah.Wanita itu adalah Atika.
Atika segera berdiri dengan tangan masih menyentuh pipi nya.Lalu menatap tajam ke arah Pria yang saat ini membelakangi diri nya.