Wanita Cadar Milik Tuan Mafia

Wanita Cadar Milik Tuan Mafia
Ruangan CEO


__ADS_3

Ayin berjalan ke arah ruangan Alex,tanpa sengaja Ayin melihat Mario yang sedang berbicara dengan staf di departemen pemasaran.


"Apa yang Kamu lakukan disini?"Ayin berdiri di belakang Mario,Pria itu segera menoleh saat mendengar suara Ayin.


"Kamu sedang berbicara dengan Ku?apa itu sopan bertanya tentang urusan Ku?"Mario menatap Ayin dengan ujung matanya.


"Memang nya Aku harus berbicara dengan Mu dengan sikap sopan yang bagaimana ?"Ayin juga menatap Mario dengan sinis.


"Sekarang Kau bisa berbangga keberuntungan sedang berpihak pada Mu,disaat posisi Co-Ceo jadi milik Ku lagi,jangan mengemis-ngemis untuk naik ke atas ranjang Ku!"


"Heeh!Kau sedang menasehati Ku atau sedang meminta Ku untuk naik ke atas ranjang Mu.Tapi Aku cuma mau bilang jangan mimpi,untuk mendapatkan posisi itu lagi,selagi masih Tuan Alex yang memimpin,orang seperti Mu tidak punya kesempatan untuk berbuat curang!"


Setelah mengatakan itu Ayin segera pergi meninggalkan Mario.Pria itu menatap Ayin dengan kesal,dan ia sangat membenci orang yang berani berbicara seenak nya kepada dirinya.


"Aku akan merebut kembali jabatan Ku,setelah itu apa yang bisa kau sombong kan?"Gumam Mario,melihat Ayin yang berlalu menuju ruangan CEO.


Tok..Tok..Tok..


Sebelum masuk ke dalam ruangan Alex,lebih dulu Ayin mengetuk pintu.


"Masuk!"Sahut Alex di dalam ruangan.


Ceklek !


Ayin masuk ke dalam,terlihat Alex yang sedang bisa dengan pekerjaan nya.


"Apa ada sesuatu yang ingin Kamu bahas?"Alex menutup laptop yang ada di depan nya.


"Tuan Investor dari LA menghubungi Xander,Mereka menolak untuk untuk berinvestasi di Xander.Mereka bilang keuntungan yang Anda berikan kepada Keluarga Alaska lebih besar dari pada keuntungan yang Anda berikan kepada Mereka !"


"Keluarga Alaska?"


Alex berdiri dari tempat duduk nya,lalu duduk di tepi meja kerja nya.


Kaki nya menyilang,kedua tangan di masukan ke dalam saku celana,Alex menatap Ayin yang berdiri tidak jauh dari nya.


"Keluarga Alaska tidak pernah menjadi investor di Xander,bagaimana keluarga itu bisa berinvestasi bahkan Mereka tidak dapat menyelesaikan proyek dalam setahun sekali jika tidak mendapat investor dari Xander.Cari tau apa yang di lakukan Cristian akhir-akhir ini,Aku sering kali bertemu dengan Lion,tapi jarang melihat Cristian,Aku curiga jika Dia melakukan sesuatu!"


"Baik Tuan,Saya mengerti!"Ayin menundukkan kepala nya.


"Bagaimana kondisi Devano?"

__ADS_1


Ayin melihat Alex saat Alex menanyakan kondisi Pria itu.


"Devano sudah membaik Tuan.Namun,beberapa kali ia ingin kabur dari markas tujuh.Namun,tidak pernah berhasil!"


Imbuh Ayin,sambil melihat raut wajah Alex yang sedang memikirkan sesuatu.


"Jangan biarkan Dia keluar dari markas tujuh,Aku akan mengirim nya ke Indonesia di saat Aku memiliki waktu!"Pungkas Alex.


Tok..Tok..Tok..


Ayin menoleh kearah pintu,saat seseorang juga mengetuk pintu ruangan kerja Alex.


"Aku permisi dulu Tuan !"Ujar Ayin,Alex mengangguk nya.


Ceklek !


"Jerry!"Ayin melihat Jerry di depan pintu ruangan Alex.


"Tuan Alex ada?"


"Ada!"


"Tuan,ini jadwal yang di tentukan keluarga Cristopan!"


Jerry memberikan iPad milik nya kepada Alex,Pria itu segera melihat jadwal yang tentukan keluarga Cristopan.


"Malam Minggu?"Alex melihat kearah Jerry law.


"Benar Tuan,ia meminta malam Minggu untuk bertemu dengan Nyonya.Aku sudah menolak dan mengatur nya sebisa mungkin agar tidak malam tersebut.Namun,keluarga itu memaksa,dengan membawa nama Tuan King!"Jelas Jerry sambil menunduk.


"Tidak masalah,jika Dia ingin malam Minggu maka atur saja jadwal nya,Aku akan menjaga istri Ku sebaik mungkin,dan Kalian tidak boleh lengah,jangan biarkan Wanita itu berbuat jahat terhadap Maryam!"Tegas Alex.


"Saya mengerti Tuan!"Jerry mengambil kembali iPad yang di tangan Alex.


"Bagaimana keadaan Caston?"


"Keadaan nya sudah membaik,hari ini ia sudah di perbolehkan kembali oleh dokter Lauren !"


"Kamu jemput Dia,dan antarkan ke rumah utama!"


"Baik Tuan!"

__ADS_1


"Tunggu!Jerry satu lagi,Aku melihat gerak -gerik Mario yang mencurigakan,memang akhir-akhir ini Dia banyak mengalah,dan memberikan jabatan nya kepada Mu,tapi Kamu tidak bisa menganggap kalau ini semua sudah selesai!"


"Saya mengerti Tuan,dengan sikap dan tempramen Tuan Mario,Saya mengerti resiko dan konsekuensi apa yang akan Saya terima jika menentang Tuan Mario!"


"Bagus,kalau Kamu sudah bisa mempersiapkan diri,jangan menunggu musuh menyerang,tapi Kamu sendiri harus mempersiapkan diri untuk menerima serangan,jangan lengah,karena disaat musuh bergerak,ia tidak akan berteriak seperti saat ia kalah!"


"Saya mengerti Tuan!"Jerry menundukkan kepala nya.


"Eeem,Tuan,Begini"Jerry melihat Alex,tapi ia ragu untuk melanjutkan ucapan nya.Alex menaikan satu alis nya meminta Jerry untuk melanjutkan ucapan nya.


"Kantin kantor Xander,meminta pihak departemen kantor untuk menyediakan cake yang seperti di bagikan oleh Caston.Mereka tidak akan memakannya dengan gratis,tapi Mereka siap membayarkan nya!"Pungkas Jerry.


"Cake?bukan kah itu Cake dari toko Dessert nya Maryam?"Alex memiringkan kepala nya melihat ke arah Jerry.


"Benar Tuan,staf karyawan tidak berani menyampaikan keinginan ini kepada Tuan,jadi Mereka meminta pengurus kantin untuk menyampaikan ini kepada Saya!"


"Jika Mereka siap membayar nya,maka segera minta Ayin untuk memberitahukan Maryam.Dalam satu Minggu hanya boleh dua kali,hari Senin dan hari Sabtu,tidak bisa lebih karena menghitung staf karyawan dan dewan - dewan perwakilan yang lain,pasti banyak sekali,Dia tidak akan sanggup!"Saran Alex.


"Kami mengerti,dapat dua hari dalam seminggu saja,mereka pasti akan senang!"


"Jika Mereka ingin makan lebih,Kamu bisa promosikan toko dessert Nya disini!"


"Jika Tuan sudah berkata begitu,maka Aku akan segera mengekspos toko dessert Nyonya,sebelumnya tanpa perintah Kami tidak bisa bergerak!"


"Eeemm"Alex mengangguk nya.


"Saya permisi Tuan !"


Jerry segera pergi meninggalkan ruangan Alex,semetara Alex berjalan kearah dinding kaca ruangan nya.


Alex berdiri di dinding kaca,sembari melihat ke seberang jalan,di sebelah kantor Xander terletak toko dessert Maryam.


Alex tersenyum saat melihat ke arah toko tersebut,dan banyak pengunjung yang datang ke toko tersebut.


"Dia pasti akan lelah,Aku akan meminta beberapa pelayan dirumah untuk membantu nya!"Gumam Alex,


Disaat Alex sedang tersenyum,dan melihat pemandangan dibawah sana.Sontak membuat Dia kaget,ia melihat mobil Lion terparkir di parkiran toko dessert Maryam.


Alex dapat melihat saat beberapa bawahan Lion turun membuka pintu mobil untuk nya,dan benar saja yang turun dari mobil memang Lion.


Tinggalkan vote + Beri hadiah,😘

__ADS_1


__ADS_2