Wanita Cadar Milik Tuan Mafia

Wanita Cadar Milik Tuan Mafia
S2.Eps 53


__ADS_3

flashback 10 jam yang lalu. . .


Al dan El datang ke bandara dalam keadaan tanpa membawa barang satu pun.


"Kenapa Kalian terlambat?"Tanya Caston yang sudah menunggu mereka begitu lama di ruang tunggu.Ayin datang memberikan satu koper baju untuk Al.


"Kalian pasti melupakan ini"Ujar Ayin,menyerahkan koper kepada mereka.Al mengambil nya.


Al dan El berpamitan kepada Ayin dan Caston,sembari memberi alamat mereka kepada Ayin,jika sewaktu- waktu Ayin ingin datang ke Indonesia.


"Al,kabari Aku jika kalian tiba disana,El semoga pernikahan mu berjalan dengan lancar!"Ucap Ayin memegang kedua tangan mereka.Mereka memeluk Ayin untuk terakhir kali sebelum ke dua nya pergi ke Apron.


Setelah mereka berpamitan untuk berpisah,Al dan El segera pergi menuju Apron.Ayin dan Caston masih melambaikan tangan nya ke arah mereka berdua,seakan-akan enggak rela untuk di tinggal oleh kedua jagoan nya itu.


Tiba di Apron,Al segera membawa koper bersama nya,El masih ke tinggalkan di belakang.


Brak !


Tanpa sengaja El menabrak koper yang terletak di tengah jalan,entah milik siapa,El tidak menemukan pemilik nya ada disana.El segera mengambil koper yang terjatuh dan meletakan nya dengan benar.


"Permisi,itu punya saya"Ucap Seseorang,El segera menoleh.Saat melihat Wanita bermana biru,dengan pakaian yang sama,dengan pandangan yang sama sedang melihat ke arah nya.


"Anda!"Khadijah menunjuk ke arah El.El melihat ke arah pesawat yang akan ia naik,lalu bergegas pergi.Tidak sempat mengucap maaf atau berkenalan dengan wanita itu.


Sebelum menginjak anak tangga,El menoleh ke belakang melihat Khadijah masih menatap nya,dengan senyuman yang menyala di bi-bir nya.


"Who Are You?"El menggerakkan bi-bir nya.Kebutulan di tangan Khadijah ada selembar kertas dan juga spidol yang ia ambil tadi di ruang tunggu.Khadijah segera menulis nama nya.


"Khadijah !"El mengangguk,lalu mengatup ke dua tangan nya untuk meminta maaf atas insiden ke dua kali yang terjadi,yang tidak sengaja ia lakukan.Setelah itu El bergegas naik,dan Khadijah pun pergi ke arah pesawat yang lain.


El bukan jatuh cinta kesetiap wanita yang ia miliki.Namun,siapapun itu El akan mengagumi wanita yang berpakaian muslimah yang bisa menjaga aurat.Tapi,untuk mencintai, El tetap akan menaruh hati hanya untuk seorang wanita saja,siapapun kelak istri El ia akan beruntung memiliki El pria yang lembut dan selalu menghargai wanita.


Berbeda dengan Al.Pria ini tidak mudah jatuh hati kepada semua wanita,bahkan ia tidak akan memperhatikan siapapun itu.Al jarang peduli kepada wanita lain,karena sikap nya dingin dan ucapan nya datar.Namun,Al memiliki sifat keras seperti Alex,bila ia sudah jatuh hati kepada seorang wanita,maka selama nya ia akan mengagumi wanita itu.Siapapun tidak akan ia biarkan melirik wanita nya.


* * *


Tiba di rumah setelah perjalanan jauh.Al dan El turun dari taxi,ia melihat rumah yang ia tinggal selama sebulan ini,ada rasa rindu yang berat dalam dirinya.


Ge baru saja keluar,dan melihat El dan Al berdiri di gerbang,Ge segera berlari menghampiri Kakak nya.

__ADS_1


"Kak Al,Kak El..."Teriak Ge yang begitu bahagia.Ge segera menghambur dirinya ke pelukan El.


"Kak,akhirnya Aku bisa melihat mu lagi"Ucap Ge,lalu melepas pelukan nya dan memeluk Al.


"Jangan tinggalin rumah lagi ya kak,Umi dan Papa sangat khawatir "Ujar Ge,sembari mengajak Kakak nya untuk masuk.


"Ini?"Al menatap tajam ke arah Albert.


"Ini Om Albert di.."Belum sempat menyelesaikan ucapan nya,Al dan El segera memeluk pria itu.


"Kak "Lirih Al dan El secara bersamaan.


"Kak Albert,Aku enggak tau Kamu setampan ini,Kamu sangat berbeda dari cerita orang disana,ternyata Anda sudah begitu dewasa dan juga tampan"El memuji ketampanan Albert yang begitu macho.Otot lengan nya membuat El tersenyum,meskipun tubuh El tidak sekedar itu.Namun,El bukan pria yang lemah.


"Dimana Umi?"Tanya El,


"Umi ada di pesantren,Abah Karim sudah berpulang dua hari yang lalu !"Ujar Ge.


"Innalillahiwainnalillahirajiun "Ucap Al dan El secara bersamaan.


"Ge Aku akan pergi ke tempat Abah Karim,pinjam kunci motor mu"Ucap El,Ge mengangguk.


"Enggak,Kak Al mau istirahat dulu,pulang pergi,capek!"Jawab nya lalu segera masuk ke dalam rumah.


"Kakak mu saja ngaku kalau Aku tampan !"Ujar Albert yang narsis,


"Idih,apaan sih,Om-Om kok narsis!"Ketus Ge yang duduk di sofa teras.


"Om-Om tapi ganteng 'kan?Kamu naksir 'kan?"Tanya Albert lagi,yang sibuk goda Ge,dengan wajah nya yang setengah kesal,memperhatikan Alebrg yang duduk di depan nya.Ge segera melepas sendal milik nya ke arah Albert.


Pak!


Sendal itu malah mengenai wajah Al,yang baru saja keluar.


"Kak"Ge berdiri dari duduk nya,dan menghampiri Al.


"Kak maaf,Aku tidak sengaja!"Timpal nya lagi,Al melihat Ge lalu menatap Albert.


"Apa yang kalian main 'kan?kenapa main lempar-lempar sendal?"

__ADS_1


"Tuh Om Albert terus saja menganggu Ge!"


Albert segera berdiri dan berjalan ke arah Al."Aku tidak menganggu nya,tapi Aku...."


"Kami akan pergi ke pasar bersama!"Tegas Ge yang memegang lengan Albert,melarang Pria ini untuk melanjutkan ucapan nya.Al mengerutkan dahi nya,lalu menatap Ge dengan tajam.


Al tanpa menjawab,dan juga tidak perduli dengan jawaban sang Adik,ada yang Al pikirkan,sejak tadi ia ingin pergi ke pesantren Abah Karim.Namun,niat nya ia urungkan,karena El sudah disana.


"Apa yang terjadi?kenapa raut wajah nya begitu panik?"Bisik Albert,Ge menggelengkan kepala nya.Lalu,Albert melihat Ge yang masih memeluk lengan kekar Albert.


"Eeheeem"Albert berdehem sembari menggoda Ge.


"idih.."Ge segera melepas tangan nya dari Albert.


"Jadi ke pasar?"


"Jadi,Ayo !"Ajak Ge yang segera pergi,Albert mengikuti nya dari belakang.


Di Pesantren Abah Karim. . .


El tiba di depan pesantren,lalu memarkirkan motor nya.Dari jauh El melihat Alex yang sedang mengobrol dengan Gus Zayn dan juga beberapa ustaz yang lain.


"Assalamualaikum!"Ucap El menyapa mereka semua.


"Waalaikumsalam"Jawab mereka serentak.


"El,kapan tiba?"Tanya Alex yang melihat Anak nya itu.


"Baru saja setengah jam yang lalu,El pamit dulu ya,mau memberikan ini pada Umi!"Ujar El yang membawakan beberapa makanan untuk Aisyah.


El segera pergi berjalan ke arah dapur pondok,melihat Aisyah yang baru saja keluar dari sana,El segera memanggil nya.


"Assalamualaikum,Aisyah !"Wanita itu menoleh,melihat El yang baru saja datang.


"Waalaikumsalam Kak Al!"Jawab Aisyah.


Aisyah belum tahu jika El sudah kembali,dan ia tidak terlalu memperhatikan El,sehingga ia salah mengenali orang.


'Kak Al?'Batin El sembari memperhatikan wanita yang di depan nya.

__ADS_1


__ADS_2