Wanita Cadar Milik Tuan Mafia

Wanita Cadar Milik Tuan Mafia
Yang di tunggu-tunggu para pembaca


__ADS_3

Maryam mendongakkan kepala nya menatap Alex,yang saat ini berada di depan nya.


Seketika Alex gelagapan saat Maryam menatap nya dengan sendu.


Maryam duduk di depan Alex,tanpa mengeluarkan suara sedikit pun,rasa gugup bercampur takut sedang menyerang dirinya nya secara bersamaan.


"Apakah Pak Tarkim berbicara sesuatu?"


"Tarkim?"


Maryam berbalik bertanya.


"Iya Pak Kim,atau Pak Tar!Ayin sering memanggil nya Pak Tar,Kami memanggil Pak Kim,Kamu bisa memanggil apa saja yang emang menurut Mu nyaman !"


Pungkas Alex.


"Apa saja,yang penting masih nama beliau?"


Sahut Maryam.


Alex mengangguk nya.


"Apa Kamu bosan tinggal disini?"


"Lumanyan,anggap saja burung dalam sangkar!"


Cibir Maryam.


"Mau pergi belanja?"


"Boleh!Aku enggak akan sungkan-sungkan ya,kapan lagi bisa keluar rumah !"


He..he..he..he..Maryam tertawa kecil,Alex memperhatikan istrinya.


"Eemm..maaf,Aku tertawa!hanya saja Aku sudah lama tidak tertawa seperti ini!"


Ujar Maryam.


"No problem !"


Alex menggelengkan kepala nya.


Ke dua Nya terlihat lebih akrab dari sebelum nya.Namun,Alex masih bingung dari mana memulai nya agar ia bisa meminta hak nya kepada Maryam.


Alex terus menatap Maryam,sehingga membuat Istri nya terlihat begitu risih.Saat ini Alex atau pun Maryam sama-sama berstatus suami istri.Namun,keduanya tidak menunjukan ketertarikan satu sama lain.


Alex sendiri tidak pernah merasa kalau ia jatuh cinta kepada Maryam,begitu juga Maryam,ia tidak pernah mengaku kalau ia memiliki rasa terhadap Alex.


"Eem..sudah jam 02:00,mari Kita tidur!"


Ajak Alex,Maryam mengangguk nya.


Maryam segera berdiri,dan membereskan semua perlengkapan sholat nya,setelah semua nya di letakan di tempat semula,Maryam berjalan mendekati ranjang.


Maryam duduk di tepi ranjang,sementara Alex kembali ke kamar mandi.Maryam mengambil wangi-wangian kesturi,lalu mengolesnya di tangan dan juga leher,bahkan Maryam mengambil kesempatan saat Alex di kamar mandi.Dia mengoleskan minyak kesturi di pusar nya,lalu sedikit di pa ha.


'Astagfirullah,kenapa Aku menjadi seperti ini,kenapa Aku ingin sekali mengundang Pria itu agar menyentuh Ku!'


Maryam berhenti sejenak saat ia mengingat sesuatu.


Ceklek !

__ADS_1


Pintu kamar mandi terbuka.Maryam menyimpan kembali minyak kesturi di dalam laci meja rias.


"Belum tidur ?"


Alex melihat Maryam yang masih duduk di tepi ranjang.


"Iya,ini juga mau tidur !"


Maryam ingin menaikan ke dua kaki nya ke atas ranjang.Namun, tiba-tiba Alex duduk di samping nya.Maryam segera mengurungkan niat nya.


"Mau tidur seperti ini?"


Alex kembali bertanya,saat melihat istri masih lengkap dengan pakaian muslim nya.


Maryam mengangguk nya.


"Boleh kah Aku membuka nya?"


Alex memberanikan diri.Maryam mengangguk gugup.


'Kenapa wangi sekali,tadi hanya wangi kelopak mawar saja,tapi saat ini kenapa wangi nya berbeda,apa dari tubuh istri Ku!'


Alex menelan saliva nya,sedikit bira hi nya mulai tergoda apalagi wangi kesturi itu sungguh sangat menggoda kelakian nya.


"Ada apa ?"


Maryam melihat ke arah Alex yang terdiam,Alex meminta izin untuk membuka cadar Maryam,tapi Alex malah terdiam dan terpaku di depan Maryam.


"Maaf Maryam,Aku tidak bisa!"


Ketus Alex seketika,ia segera berpindah,dan naik ke atas ranjang nya,Alex berbaring di sisi lain kasur.


'Tidak bisa?apa benar yang di gosipin oleh perias itu?Alex impoten ?'


Maryam melirik ke arah suaminya yang kini membelakangi dirinya.


Padahal dari dalam kamar mandi Alex sudah mempersiapkan dirinya.Namun,karena ia belum berpengalaman dekat dengan perempuan mana pun membuat ia gugup dan takut mengecewakan istri nya.


Selama ini Alex hanya sibuk dengan bisnis,sibuk menghasilkan banyak uang,dan sibuk membuat dirinya kuat dan banyak di segani oleh banyak orang,sehingga membuat ia tidak banyak waktu untuk dekat dengan perempuan.


Alex hanya tahu cara bertempur dengan musuh,dan juga ia hanya tahu cara menaklukan musuh.


Namun,untuk menaklukan hati perempuan ia sungguh belum berpengalaman.


"Mas..!"


Maryam menyentuh bahu Alex.


Pak !


Alex menepis nya karena terkejut.Maryam tertegun.


"Maaf,Aku tidak tidak bermaksud.."


Maryam segera menarik kembali tangan nya.Lalu Maryam segera berbaring,membelakangi Alex.


'Meskipun dosa membelakangi Kamu mas,tapi Aku tidak ingin Kamu beranggapan lain tentang Ku!'


Alex terdiam saat Maryam takut akan dirinya.Alex belum terbiasa ada orang lain di sebelah nya,apalagi tidur seranjang dengan nya.


Setiap malam ia tidak pernah tidur nyenyak,hanya memikirkan jika tiba-tiba musuh datang menyerang,ia harus bisa melawan nya seketika.

__ADS_1


Alex membalikan tubuhnya,kini ia tidur terlentang,dan menatap langit-langit kamar yang begitu indah dengan nuansa awan dan bulan.


Klik !


Maryam mematikan lampu tidur yang ada di sebelah nya,kini hanya tersisa di sebelah Alex saja.


Alex melirik ke arah Maryam yang kini membelakangi dirinya.


Alex meraih ponsel milik nya,lalu ia membuka situs Google,ada sesuatu yang di cari Alex,karena penasaran ia pun sampai harus membuka Google.


'Tidak!ini tidak bisa!Aku tidak bisa membujuk nya,dengan cara begini !'


Alex terus saja scroll layar ponsel nya,tanpa terasa Maryam sudah terlelap disebelah nya.


Waktu berlalu begitu cepat.Jam di dinding menunjukan pukul 03:20.Sebentar lagi sudah memasuki waktu nya sholat subuh,sedangkan Alex belum tidur sama sekali.


'Apa Aku harus meminta dengan cara begini,ini terlalu lebay,jika Aku melakukan nya akan canggung!'


"Aagrhh!"


Gumam Alex,langsung menutup mulut nya,takut Maryam terbangun.


'Sudah satu jam lebih,namun belum mendapatkan cara untuk membujuk nya !'


Alex pasrah,kini meletakkan ponsel di dada nya.Ia masih memikirkan cara untuk meminta maaf kepada Maryam,tadi sudah berlaku kasar kepada nya.


โฒ๏ธJam di dinding menunjukan pukul 03:48.


๐ŸŽถ๐ŸŽถ๐ŸŽถAlarm ponsel Maryam di jam subuh.


ุงูŽู„ู„ู‡ู ุงูŽูƒู’ุจูŽุฑุŒ ุงูŽู„ู„ู‡ู ุงูŽูƒู’ุจูŽุฑุŒ ุงูŽู„ู„ู‡ู ุงูŽูƒู’ุจูŽุฑุŒ ุงูŽู„ู„ู‡ู ุงูŽูƒู’ุจูŽุฑ


ุฃูŽุดู’ู‡ูŽุฏู ุงูŽู†ู’ ู„ุงูŽ ุงูู„ูŽู‡ูŽ ุฅูู„ุงู‘ูŽุงู„ู„ู‡ู ุŒ ุฃูŽุดู’ู‡ูŽุฏู ุงูŽู†ู’ ู„ุงูŽ ุงูู„ูŽู‡ูŽ ุฅูู„ุงู‘ูŽุงู„ู„ู‡ู


Alex terkejut,ia segera bangun,lalu meraih ponsel milik Maryam yang ada dia tas nakas,lalu mematikan alarm ponsel nya.


Alarm tersebut mati sebelum habis.


"Heemmm...huuff!"


Alex menghela nafas nya,lalu turun dari ranjang,mata nya begitu berat,ia belum memejamkan mata nya walau sebentar.


Alex duduk di tepi ranjang,di samping sang istri.


"Maryam...Mar..."


Alex membangunkan istrinya,ia menyentuh bahu Maryam,sedikit menggoyangkan tubuh nya.


"Haah..ada apa ?"


Tanya Maryam saat mata nya terbuka,ia terkejut wajah Alex begitu dekat dengan wajah nya.


"Sudah waktu nya subuh!"


Ujar Alex.


"Kenapa Aku tidak terbangun,maaf ponsel ku kemana?kenapa alarm nya tidak berbunyi!"


Cetus Maryam yang segera duduk dan mencari ponsel nya.


Tekan Vote+beri hadiah,terimakasih sudah menyemangati saya ๐Ÿ˜˜salam sayang !

__ADS_1


__ADS_2