Wanita Cadar Milik Tuan Mafia

Wanita Cadar Milik Tuan Mafia
Mafia Guntur


__ADS_3

Di tempat lain,lebih tepat nya di markas Mafia Guntur.


Seseorang telah mengantar karung berisi dua orang mayat di dalam nya ke markas Guntur.


"Tuan,ada kiriman dari kubu sebelah!"


Ujar seseorang yang baru saja menghadap Tuan Guntur.


"Dari Mafia King?"


Tuan Guntur menoleh ke arah mereka yang sedang berdiri di belakang Nya.


"Iya Tuan !"


Mereka masih menundukkan kepala nya di depan Pria Tua yang berdiri di jendela.


Setelah mengetahui Mafia King mengirim sesuatu ke Mereka,Tuan Guntur segera pergi untuk melihat.


Tuan Guntur melihat dari balik karung tersebut,noda darah berceceran di lantai,dan juga masih keluar begitu saja dari dalam karung.


"Coba buka"


Titah Nya.


Bugh!


Dua kepala terjatuh di depan Tuan Guntur,dan juga tangan dan kaki sudah terpisah satu sama lain.


Tuan Guntur menatap dengan dengan penuh amarah.Tuan Guntur menggertakkan giginya saat melihat dua orang yang mungkin saat ini ia kenal.


"Tuan,seperti nya mereka adalah anggota organisasi Kita,mereka bertugas di bagian human trafficking "


Jelas Sang Cristian yang saat ini juga berdiri di sisi kanan Tuan Guntur.


"Aku mengenal Mereka,Mereka telah bekerja begitu lama kepada Kita,sebelum nya tidak pernah melakukan kesalahan,apa yang menyebabkan Mafia King terlibat dalam tugas Kita ini?"


Tuan Guntur menoleh ke arah Cris.


"Menurut infomasi yang Saya dapat,dua orang ini dengan sengaja melukai istri dari Bos Alex"


Pungkas Cris,memperlihatkan cctv yang ia dapat kan dari grup bisnis yang di unggah oleh Caston.


"Si al!"


Umpat Tuan Guntur,lalu menghisap kembali ro kok yang ada di tangan nya.


"Hubungi Mafia King,adakan pertemuan dengan Mereka malam ini juga !"


"Baik Tuan !".


Cris segera mengubungi Caston.Namun,Caston mengabaikan nya,karena Alex tidak mengijinkan siapapun saat ini menganggu dirinya,apalagi berhubungan dengan pekerjaaan.Maka dari itu Caston mengabaikan panggilan dari Cristian.


"Tuan tidak ada panggilan terjawab!"


Cristian melirik Tuan Guntur.


"Aku akan menyelesaikan nya sendiri,Aku akan bertemu dengan King Mafia!"


Ketus Tuna Guntur.


"Kalian semua bereskan tempat ini dari noda darah!"


Titah Cris,beberapa pengawal langsung membawa karung itu pergi dari tempat semula.

__ADS_1


"Kamu ikut Aku,Aku ingin bertemu dengan Devano!"


"Tuan,untuk apa Anda bertemu dengan Devano,masalah ini tidak ada kaitan nya dengan Dia!"


Cris takut jika Tuan Guntur akan mencelakakan Devano.


"Aku tau apa yang harus Ku lakukan,Kamu jangan khawatir,Aku tidak akan memb unuh nya.Karena masih ada satu rencana yang membunuh Dia!"


Pungkas Tuan Guntur,lalu berjalan ke arah mobil.


Cris dengan sigap segera masuk ke dalam mobil untuk membawa Tuan Guntur untuk bertemu dengan Devano.


"Lion,kirim email pertemuan kepada Tuan King!"


"Baik Tuan !"


Tuan Guntur segera menyimpan kembali ponsel nya setelah berbicara dengan Lion.


Lion adalah pria terkuat di Mafia Guntur,ia adalah kaki tangan sekaligus pengawal nya Tuan Guntur.


Dia adalah pengawal terbaik di Mafia Guntur,karena dapat menyelesaikan semua makanan Guntur.


"Tuan Kita sampai !"


Cetus Cris,ia segera turun dari mobil,dan membuka pintu untuk Tuan Guntur.


Ceklek !


Kebetulan,saat ini Devano sedang belajar menembak di sebuah ruangan khusus menembak.


"Dimana Devano?"


Cris bertanya kepada salah satu pengawal yang berjaga di pintu masuk.


Pungkas Pengawal tersebut.


Cristian segera membawa Tuan Guntur ke lantai bawah tanah,untuk melihat Devano.


Tap..


Tap...


Tap...


Mendengar suara seseorang menuruni anak tangga,Devano menoleh,menghentikan aktivitas nya segera.


"Ayah Angkat !"


Devano memberi salam penghormatan kepada Pria tua itu.


"Eeemm,Kamu sudah semakin dewasa,dan sudah semakin pandai dalam membidik!"


Tuan Guntur menepuk bahu Devano,sembari memberi beberapa pujian kepada Pria itu.


"Ayah,apa yang ingin Ku lakukan untuk Mu,tiba-tiba Kau berkunjung !"


Tanya Devano,yang langsung bisa menebak kedatangan Tuan Guntur,bukan lah untuk melihat keadaan Devano tapi melainkan untuk mendiskusikan rencana mereka.


"Kita bisa berbicara sambil duduk!"


Ujar Cris menunjukan meja dan kursi ada di sudut ruangan.


Devano beserta ke dua orang itu berjalan ke arah kursi.

__ADS_1


"Begini Devano,Ayah melihat akhir-akhir ini Kau sangat rajin berlatih,apa ada tujuan Mu yang lain selain kerjasama Kita ini?"


"Ada!"


Sahut Devano singkat,Tuan Guntur mengerutkan dahi nya.


"Katakan apa tujuan Mu,Ayah akan membantu Mu!"


"Aku ingin mengalahkan Alex! Dia yang telah membu nuh Kakak,Aku ingin membalas kan dendam Ku!"


Ketus Devano dengan percaya diri.


"Apa Kau yakin Kau cukup kuat untuk melawan Alex?"


Tanya Tuan Guntur,dan terdengar kalau pria tua itu sedang mencibir nya.


"Aku yakin,Aku akan belajar lebih giat lagi,dan berlatih lebih kuat lagi,Aku akan bisa mengalahkan Alex!"


Devano terlihat begitu yakin,


Cris yang duduk di antara mereka hanya bisa melihat ke seriusan dari raut wajah Devano.Tapi,berbeda dengan Tuan Guntur,ingin mencapai tujuan Nya,tanpa melibatkan dirinya.


Tuan Guntur begitu licik,ia masih memegang ro kok di tangan nya,lalu menyempitkan mata melihat ke arah Devano,seolah-olah ia telah mendapatkan seseorang yang bisa di kambing hitamkan.


"Tuan Guntur,seperti nya Devano bukan lah orang yang bisa melakukan tugas ini,saya rasa Lion lah orang yang bisa mengatasi masalah ini!"


Saran Cris,Tuan Guntur menatap Cris dengan tajam.


"Apa Aku meminta pendapat mu?"


Tanya Tuan Guntur.


Cris menggelengkan kepala nya.


"Maaf!"


Cris menundukkan kepala nya.


"Devano apa yang bisa Ku bantu?"


"Ayah,Aku hanya meminta kepada Mu agar memberikan ijin kepada Ku untuk pergi dari tempat ini,tanpa ada batas waktu,seperti yang telah di tetap kan oleh Cris!"


Ujar Devano.


"Tidak,itu tidak bisa,peraturan itu telah di tetapkan oleh Revan Kakak Mu,Kamu tidak bisa membantah Nya!"


Cris segera menyangkal nya agar Devano tidak gegabah dalam mengambil tindakan.


"Aku tau yang terbaik untuk Ku,Kamu tidak perlu takut!"


Tegas Devano.


"Cris,percaya lah,Aku akan menjaga Devano!"


Ujar Tuan Guntur,melirik ke arah Cris.


Namun,Cris dapat melihat dari sorotan mata Tuan Guntur,tidak ada yang bisa di percaya ucapan nya.


"Tuan,apa tidak sebaik nya Kita tunda dulu rencana ini,sampai bisnis Kita naik peringkat ke dua,soalnya jika Kita terlibat dalam kasus ini,bisnis Kita akan hancur!"


Pungkas Cris,Tuan Guntur kembali tersenyum.


"Aku tidak akan terlibat,Aku akan mendukung Devano dari belakang,bukan kah itu yang di harap kan oleh Devano?"

__ADS_1


Tuan Guntur melirik Devano yang sedang menatap Nya.


__ADS_2