Wanita Cadar Milik Tuan Mafia

Wanita Cadar Milik Tuan Mafia
Kembali


__ADS_3

Caston bersama dengan Alex kini kembali ke rumah utama.


Alex segera turun begitu sampai,tidak menunggu Caston yang membuka pintu mobil.


Brak !


Alex mendorong dengan kuat pintu depan,Maryam sedang menunggu nya terkejut.


"Maryam ?"


Gumam Alex saat melihat perempuan itu duduk di sofa dekat ruangan tamu.


"Tuan,Dia menunggu Anda?".


"Sedang apa Kamu disini,kembali ke kamar Mu!"


Caston segera ke kamar nya.


Alex segera mendekati Maryam,yang bersandar diri di sofa.


Alex mengendong Maryam menuju lantai atas.


"Sayang ..."


Panggil Maryam,


Deg...


Deg...


Jantung Alex berdegup kencang,namun Maryam masih memejamkan matanya,Alex mengira Maryam sedang mengigau.


"Mas,apa itu Kamu?"


Tanya Maryam lagi,saat ini ia membuka matanya,barusan berarti Maryam sedang tidak mengigau,itu adalah benar ucapan nya.


"Kenapa Kamu pergi,dan baru kembali?"


Maryam kembali bertanya,Alex tidak menjawab,ia segera menurunkan Maryam saat mereka sudah tiba di kamar.


"Aku sudah katakan Aku sedang ada urusan di luar dengan Caston !"


Alex melepas kan mantel nya,Maryam membantu Alex untuk melepaskan sepatu nya.


"Mas duduk dulu disini!"


Maryam segera pergi menyimpan jas dan juga sepatu yang barusan di kenakan Alex.


"Katakan ,apa yang terjadi?"


"Sudah ku katakan tidak ada apa-apa,kenapa Kamu terus bertanya ?"


Alex menatap nyalang ke arah Maryam.


"Apa Aku tidak boleh bertanya,Mas Aku tahu,Kamu sedang ada masalah,saat ini Aku istri mu dan Aku berhak tahu itu !"


"Aku tidak ingin Kamu terlibat dalam masalah ini makanya Aku tidak ingin Kamu tahu,sekarang kita tidur!"


Alex mengajak Maryam untuk tidur,namun Maryam menolak nya.


"Aku memang bukan istri yang seharusnya bisa Mas bagi suka dan duka,Aku adalah orang lain,yang tiba-tiba datang dalam hidup Mas!Maaf Aku sudah banyak tanya!"


Maryam berbalik,Alex segera menarik nya dalam pelukan.


Bugh!


"Maaf ..maaf!"


Ucap Alex,


Alex mempererat pelukan nya,Maryam juga membalas nya.


"Aku hanya memikirkan masalah pekerjaan saja,selebih itu tidak ada lain,Kamu tidak perlu cemas,Aku akan selalu ada disisi Mu,Kita sudah berjanji untuk selalu bersama-sama,jadi jangan pernah berpaling dari Ku!"


Pungkas Alex,ia segera mengecup kening Maryam.


"Kita tidur!"

__ADS_1


Ujar Maryam.


Alex mengangguk nya.


Mereka berdua tidur dalam keadaan berpelukan seperti biasa,kali ini memeluk nya dengan erat berbeda dengan sebelum nya.


Itulah cinta,bagaimana ia akan bersikap,Kita tetap akan memaafkan nya,meskipun ia mencoba berbohong kepada Kita.


***


Tepat jam 11:25.


Alex baru saja keluar dari rumah nya,bersama dengan Maryam.


"Hari ini Kamu akan ikut Aku ke kantor!"


"Tapi Mas!"


"Enggak ada tapi-tapi,Aku ingin Kamu menemani Ku!"


"Baik lah pangeran Ku!"


Cup!


Alex mengecup kening Maryam.


Ayin segera membuka pintu mobil untuk Mereka berdua.


"Ayin,nanti tolong ambilkan map laporan di ruangan Mario,dan bawa ke ruangan Saya!"


"Baik Tuan!"


Dari pertama naik mobil,hingga hampir sampai ke Kantor,Alex tidak melepaskan tangan nya yang menggenggam tangan Maryam.


"Mas lepas!"


Bisik Maryam.


"Ci um dulu baru Aku lepas!"


"Gak mau!"


"Yasudah tahan saja sampai kantor,tapi enggak janji juga akan di lepas!"


Alex memalingkan wajahnya,tangan nya masih menggenggam erat tangan Maryam.


Cup !


Maryam menci um pipi Alex,namun ia masih tidak mau melepaskan tangan Maryam.


"Curang !"


Ketus Maryam dengan kesal.


Ckiiiitt!


Caston menghentikan mobilnya,tepat di depan pintu kantor,Ayin segera turun dan membuka pintu mobil.


Alex segera turun dan di susul oleh Maryam.


"Tuan selamat pagi !"


Sapa Jerry Law yang sedari tadi menunggu Alex.


Alex mengangguk nya,lalu segera melewati Jerry law.


Seperti biasa semua mata kini tertuju kepada Maryam.Semua orang sedang melihat nya.


Pernikahan rahasia yang di gelar Alex tidak banyak yang tahu,Caston menuggu waktu dimana Alex akan mengumumkan status Maryam.


"Tuan saat ini Kita sedang ada rapat!"


Jerry Law memberikan berkas map kepada Alex.


"Kita segera kesana !"


Alex membawa nya bersama.

__ADS_1


Maryam segera mengikuti Alex menuju ruangan rapat,di dalam sana sudah banyak yang datang untuk menghadiri rapat.


"Selamat pagi,kalau sudah hadir semua Nya,rapat segera di mulai!"


Pungkas Caston.


Kali ini Ayin yang memimpin rapat.Rapat berjalan dengan lancar.


Mario sedari Maryam datang Pria itu sudah melihat nya,bahkan belum berkedip walau sebentar.


"Baik lah,rapat nya sudah selesai,Saya ingin memberitahu satu hal kepada rekan kerja semua nya,bahwa Wanita yang ikut rapat lagu ini adalah Istri dari Tuan Alex Xander,yaitu Maryam Az-Zahra!"


Pungkas Caston,


Semua orang berdiri,dan memberikan selamat kepada Alex dan Maryam.


Begitu rapat di bubarkan,dan semua orang pergi meninggalkan ruangan tersebut,kini hanya tinggal Maryam dan juga Alex.


Mario,Caston dan Ayin masih ada di dalam ruangan rapat.


"Kak ipar,ternyata begitu anggun ya,apalagi dengan pakaian tertutup!"


Goda Mario,Alex segera menghalangi Mario,dan menarik Maryam suntuk segera pergi meninggalkan ruangan tersebut.


"Mas,apa yang Kamu lakukan itu sakit!"


Ujar Maryam,saat tangannya di tarik paksa oleh Alex.


"Aku tidak ingin ia melihat Mu,hanya Aku yang boleh memandang Mu!"


Ketus Alex,lalu membuka pintu ruangan nya.


Alex membawa Maryam masuk,ini ke dua kali nya berada di dalam ruangan yang sama.


Tok..tok..tok..


"Masuk!"


Ayin segera masuk dan membawa map berisi laporan yang di minta oleh Alex tadi.


"Tuan Alex,ini laporan keuangan bulan lalu!"


"Baik,letakan saja di atas meja,Aku akan memeriksa nya nanti!"


"Baik Saya permisi !"


"Tunggu!"


Ayin menoleh.


"Ada apa Tuan ?"


"Suruh OB untuk mengantarkan dua gelas jus alvocado kemari yang satu jangan banyak es!".


"Baik Tuan !"


Ayin segera pergi meninggalkan ruangan Alex.


Maryam duduk di sofa,dan ia mulai bosan berada di dalam ruangan itu,padahal baru dua menit Dia di sana.


Berbeda dengan Alex,Pria ini begitu bersemangat saat melihat istrinya berada di dekat nya.


"Ada apa ?kenapa Aku melihat wajah Mu begitu kusut ?"Tanya Alex yang mencoba menggoda Maryam.


"Memang nya bisa terlihat,kan Aku memakai cadar?"


Pungkas Maryam.


"Netra mu sangat jelas,Kamu tidak bisa menyangkal nya".


"Baik lah, Tuan yang terhormat,Anda menang,aku tidak bisa berdiam diri disini,itu sungguh membosankan!"


"Lebih enak disini,dari pada dirumah!"


"Dirumah Aku tidak akan merasa bosan,karena ada buku yang akan Ku baca,lagian juga Aku lebih memilih untuk ngaji,jadi tidak bosan!"


Alex menggelengkan kepala nya,lalu berdiri dari tempat duduk nya.

__ADS_1


__ADS_2