Wanita Cadar Milik Tuan Mafia

Wanita Cadar Milik Tuan Mafia
Toko Dessert


__ADS_3

Alex adalah Pria yang memanggil Maryam satu menit yang lalu.Dengan langkah besar,ia segera menghampiri sang suami.


Maryam dapat melihat raut wajah Alex yang begitu marah,dan juga netra nya seakan-akan keluar dari sarang nya.


"Sayang..."Panggil Maryam mendekat,lalu memeluk lengan Alex dengan manja.Alex terperangah menerima perlakuan Maryam.


"Aku senang Kamu kembali dengan selamat Mas,Aku sudah risau sejak semalam,tapi Alhamdulillah,saat ini Mas sudah kembali kesini"Maryam melihat sang suami dengan senyuman yang tersembunyi di balik cadar.


"Aku akan baik-baik saja,selama Aku membawa cinta Mu bersama Ku,maka tidak ada yang akan terjadi dengan Ku!"Pungkas Alex,menyentuh lembut pipi Maryam.Alex melirik ke arah Abizar yang saat ini masih di tempat semula.


'Apa yang terjadi,kenapa suami Ku bersikap begitu lebay!'Maryam menggelengkan kepala nya saat melihat pandangan Alex yang tertuju kepada Pria asing di belakang Nya.


"Apa yang sedang Kau perhatikan?apa masih ada yang belum selesai?atau Kau mau tetap menjadi cctv ?melihat kemesraan Kami berdua?"Ucap Alex,Abizar menaikan alis nya,mendengar ucapan pria dingin yang ada di depan Maryam.


Abizar tidak menyangka Pria yang berpenampilan rapi dan layak nya seorang sultan yang banyak disegani tapi berbicara begitu konyol.


"Tuan,Anda salah paham,Saya kesini hanya ingin mengambil pesanan Saya,dan ini saya memberikan nya kepada Istri Anda secara gratis atas kebaikan Nya!"Ujar Abizar mengangkat buku yang ada di tangan nya,yang belum sempat di ambil Maryam.


"Gratis?"Alex mengulangi kata-kata itu.


"Istri Saya tidak butuh barang gratis,jika Kamu tidak keberatan,Aku akan membayar 10 kali lipat dari harga buku tersebut!"Tegas Alex kini berdiri di depan Maryam.


"10 kali lipat terlalu murah untuk buku limited edition ini!bagaimana jika Anda membayar ini dengan satu cake Pie strawberry buatan Istri Anda?"Abizar menatap nyalang kearah Alex,seakan ingin menantang Pria berjas hitam di depan Nya.


"Kau.."Alex maju satu langkah,Maryam segera menarik lengan sang suami.


"Mas,ayo masuk,Kita tidak perlu melayani Pria sombong seperti ini!"Ketus Maryam.Entah siapa yang saat ini tersindir oleh ucapan Maryam,tapi ke duanya sama-sama terlihat sombong.


'Sombong?'Abizar menatap heran ke arah Maryam dan juga Alex yang berlalu pergi dari hadapan nya.


Abizar segera masuk ke dalam mobil,dan membawa buku itu kembali bersama nya.

__ADS_1


"Tunggu!"Ucap Alex,saat Maryam akan pergi ke dapur.


"Siapa yang Kamu maksud Pria sombong,apa perkataan itu tertuju kepada Ku?"Alex melihat sang istri dengan dingin,ia ingin jawaban segera dari Maryam.


"Tidak ada yang salah antara Mas dan Pria itu.Tapi,ucapan Kalian berdua yang salah,di luaran sana masih banyak anak panti yang membutuhkan dana untuk kelangsungan hidup Mereka,tapi Kalian dengan sombong nya memamerkan harta kalian !"Pungkas Maryam,lalu pergi dari hadapan Alex dengan wajah yang kecewa.


Alex melihat kepergian Maryam,sebelumnya Alex tidak pernah melihat sang istri begitu kecewa sama sikap nya,tapi entah kenapa hari ini Maryam benar-benar merasa kecewa dengan ucapan sang suami.


Alex segera menyusul Maryam,ia tidak bisa tenang saat melihat istrinya yang kecewa,atau bersikap acuh kepada Nya.


"Tuan !"Sapa Ani Ana,saat melihat Alex berdiri di ambang pintu dapur.


"Tinggalkan Kami berdua !"


"Baik Tuan!"


Ani dan Ana segera pergi ke depan,semetara Alex melangkah masuk untuk menghampiri sang istri yang sedang melihat oven cake.


"Sayang,apa Kamu marah?"


"Sayang ..."Alex meletakkan dagu nya di bahu sang istri.


"Maaf,sikap Ku membuat Mu kecewa,Aku bersikap begitu hanya tidak ingin ada orang lain yang berani merendahkan istri Ku, dengan memberi barang gratis kepada Mu,Aku bisa membeli nya,Aku tidak mengharap orang lain mengasihani Kita layak nya pengemis!"Alex memeluk Maryam dengan erat,berharap Maryam mau berbaikan dengan Nya.


"Sayang ..."Panggil Alex lagi,saat melihat Maryam masih tidak mau berbicara.


"Kenapa Kamu diam?"Sambung Alex lagi,Maryam masih tetap diam,Dia sibuk memandangi cake yang ada di dalam oven.


"Fine!Aku memang bukan Pria yang baik,bukan Pria yang bisa membuat Mu tersenyum,Aku juga bukan Pria yang bisa Kamu harap kan.Mungkin Aku yang memaksa Mu menikah,sedangkan Kamu tidak ingin Aku nikahi,mungkin Kamu menerima Ku karena terpaksa!"Ucap Alex dengan tegas,ia melepas pelukan nya.


Maryam terkejut mendengar ucapan Alex yang begitu marah.

__ADS_1


"Aku sudah berusaha menjadi Pria yang lembut,dan juga pengertian di depan Mu,tapi kenapa masih juga belum bisa membuat Mu begitu puas dan menerim nya?"Sambung Alex lagi.


"Mas,apa yang sedang Kamu ngoceh?kenapa Kamu begitu marah?"Maryam memegang lengan suami nya,Maryam takut melihat kemarahan Alex.


"Selama ini Aku tidak pernah merendah di depan siapapun,Aku tidak pernah bersikap lembut kepada siapapun.Tapi Aku bisa mengubah diri Ku demi Kamu,Aku bisa melakukan apa saja demi kebahagian Mu!"Ucap Alex dengan tegas,namun setiap kata-kata yang di ucapkan Pria itu,mampu membuat Maryam tercengang.


Bugh!


Maryam memeluk Alex dengan erat,kini bergantian Maryam yang berinisiatif memeluk sang suami.


"Mas,jangan berkata begitu,Aku menerima lamaran Mu karena Aku yakin dengan jodoh yang di berikan Tuhan!"


"Jangan merasa buruk,Mas tetap Pria baik yang Ku kenal,Aku tidak mempermasalahkan masa lalu mas,Aku menerima semua kekurangan Mas,untuk melengkapi kelebihan Ku,dan Mas sudah melengkapi kekurangan Ku dengan kelebihan Mas!"Sambung Maryam lagi.


"Kamu tau,kenapa Aku bisa semarah ini?"Alex memegang bahu Maryam,lalu menatap netra Maryam dalam-dalam.


Maryam menggelengkan kepala nya pelan.


"Aku tidak marah dengan ucapan Mu,tapi Aku marah kepada diri Ku sendiri karena tidak bisa menahan rasa cemburu saat melihat Istri Ku berbicara dengan Pria asing!"Ujar Alex,Maryam tersipu malu,wajah nya merona,tapi Alex tidak dapat melihat itu.


"Mas..."Lirih Maryam dengan manja,yang saat ini sedang malu.


"Iya benar,Aku cemburu,Aku tidak bisa menahan amarah saat melihat orang lain berbicara dengan Istri Ku "Tegas Alex lagi.


"Mas cukup,Kita sudah dewasa,jangan ngegombal,buat malu aja!"Cetus Maryam lalu berbalik,Maryam segera menyibukkan dirinya,dengan melihat cake di oven,agar Alex tidak mengetahui kalau dirinya sedang malu.


"Heeemm ...Aku tau,Kamu pasti malu kan?"Alex kembali memeluk Maryam dari belakang,Maryam hanya bisa diam saat mendengar ucapan Alex.


Prang ..!


Prang !

__ADS_1


Brak!


Maryam dan Alex terkejut mendengar suara ribut dari dalam toko nya,tepat nya itu suara jendela yang pecah dan juga kursi yang patah.Dan mungkin ada beberapa barang dalam toko yang rusak juga,tapi Mereka tidak tahu apa penyebab nya.


__ADS_2