Wanita Cadar Milik Tuan Mafia

Wanita Cadar Milik Tuan Mafia
Takut


__ADS_3

Semua nya nampak begitu kacau,bahkan semua orang terlihat sedang berbicara buruk mengenai hari pernikahan ini.


Pengantin Pria tak kunjung datang,membuat Maryam dan yang lain terlihat begitu khawatir dan juga panik.Apalagi Maryam,saat mengetahui Alex kembali ke menara,itu butuh waktu empat jam dalam perjalanan.


Maryam terus menatap jam di dinding,saat ini sudah menunjukan pukul 12:20,sedang kan sholat Dzuhur pada jam 12:58 di New York.


"Bagaimana ini?apakah Pengantin Pria tidak akan datang dalam waktu singkat ini,jika tidak Kita akan melakukan sholat Dzuhur dulu,setelah itu terserah pengantin wanita mau tetap menunggu atau menunda nya !"


Bapak Penghulu memberikan saran,memang kenyataan nya sudah sampai pada jam sholat Dzuhur.


'Aku salah,Aku pikir Dia Pria bertanggung jawab,tidak akan membuat Ku malu,namun kenyataan nya sekarang,Aku yang begitu mengharapkan Pria itu menjadi suami Ku,tidak akan pernah datang kesini!'


Maryam bergelut dengan hati nya,semua orang tahu,apa yang di rasakan Maryam saat ini pasti lebih dari sekedar rasa malu.


Apalagi saat istri-istri dari orang yang datang untuk bersaksi di hari pernikahan Mereka.Maryam merasa sangat malu,ia belum pernah menghadapi situasi seperti ini.


Namun,pada akhirnya Maryam akan merasa luka yang sama,di tinggal tanpa ada kabar.Dulu bersama dengan Revan,Pria itu berjanji akan menemui nya saat ia kembali,dan melamar nya,tapi pada kenyataan Revan tidak datang kembali.


Maryam menunggu Revan selama beberapa tahun,tapi yang ia dapati hanya lah kekecewaan dan juga rasa hancur di hatinya.


'Aku harus segera memutuskan!Aku tidak bisa selemah ini !'


Maryam menatap semua orang yang ada di dalam musholla,ia menghela nafas nya.


'Aku pasti bisa mengambil keputusan untuk mundur!'


Maryam segera berdiri,semua orang melihat ke arah nya,Pak Kim juga berdiri di pintu utama,ia melihat ke arah Maryam.


"Saya rasa pernikahan ini harus segera di ....."


"Harus segera di laksanakan!"


Sambung Alex yang baru saja datang,semua mata tertuju kepada Nya,begitu juga Pak Kim,ia menoleh ke arah sumber suara.


"Alhamdulilah pengantin Pria nya sudah datang !"


Ucap Bapak penghulu.


"Maaf semua nya,Saya datang terlambat,karena ada tugas penting yang harus saya kerjakan,tidak bisa di tunda!"


Pungkas Alex,melangkah masuk ke dalam musholla.


Alex melihat ke arah Maryam yang saat ini juga sedang memandang nya.Alex tertegun melihat calon istrinya yang begitu anggun dan cantik,tatapan Maryam membuat jantung Alex berdebar begitu kencang.


Dup..dup...dup..dup..


Alex dapat mendengar suara itu,seketika ia menyentuh hati nya.


"Mari sebelah sini Tuan!"


Ujar Seseorang yang memegang tangan Alex,Pria ini mengangguk nya.


Maryam segera duduk ke kembali,ia masih saja melihat ke arah Alex,tanpa memalingkan wajahnya.


Maryam baru pertama kali melihat Alex dengan pakaian nya yang berbeda,biasanya hanya memakai jas dan kemeja,kali ini Alex memakai baju pengantin Pria,seperti jubah membuat ia semakin tampan.

__ADS_1


"Astagfirullah !"


Gumam Maryam,seketika ia menundukkan pandangan nya.


Seorang fotografer yang di bayar oleh Alex,memotret momen -momen yang sakral itu.


Alex masih mengintip Maryam yang duduk di sela-sela ibu-ibu yang ikut hadir pada acara itu.


"Tuan Alex,mohon sedikit maju ke depan !"


Alex segera duduk di depan Bapak penghulu.


"Sudah bisa Kita mulai?"


"Sudah!"


Jawab Semua serentak.


"Bismillahirrahmanirrahim,Ananda Alex Xander bin Almarhum Anwar Hidayat,Saya nikahkan dan Saya kawinkan Engkau dengan Maryam Az-Zahra binti Almarhum Yusuf Kamal dengan mahar berupa uang 10 juta dollar, dibayar tunai.”


"Saya terima nikahnya dan kawinnya Maryam AZ-Zahra binti Almarhum Yusuf Kamal dengan mahar yang telah di sebut kan,tunai"


"Sah!"


"Sah.."


"Sah.."


"Sah..."


Bapak penghulu pun melanjutkan membaca doa setelah akad nikah.Perasaan Maryam baru merasa lega,setelan ijab Qabul selesai ia baru merasa tenang.


"Selamat ya,semoga menjadi keluarga yang Samawa !"


"Terimakasih !"


"Selamat ya atas pernikahan nya!"


"Terimakasih !"


Ibu-ibu tersebut memberikan ucapan selamat kepada pengantin Pria dan juga wanita.


Ke dua nya di mintai untuk berfoto bersama dengan orang yang hadir pada pernikahan tersebut.


Berikutnya adalah pemasangan cincin oleh ke dua pengantin,tidak lupa pula seorang fotografer memotret momen tersebut.



Setelah acara nya selesai,Mereka semua melakukan sholat dzuhur berjamaah di dalam musholla terebut.


Beberapa jam telah berlalu,Alex memutuskan seseorang untuk mengantar semua orang ke bandara.


Alex juga menyiapkan beberapa bingkisan kepada Mereka,serta memberikan sejumlah uang kepada Bapak penghulu untuk di sedekah kan kepada orang - orang yang ada di tempat tinggal Alex dulu.


Begitu semua orang pergi,rumah tampak hening kembali,hanya ada beberapa pelayan yang sedang membereskan rumah,dan juga menyimpan semua perlengkapan pernikahan yang di belikan Alex,mereka menyimpannya ke gudang.

__ADS_1


Di dalam kamar...


Maryam baru saja selesai mandi,ia tidak mendapati adanya Alex di dalam kamar.


Maryam duduk di tepi ranjang.Ia melirik kearah jam yang ada di dinding,sudah menunjukan pukul 22:12.


'Dimana Alex,jika Aku tidur duluan sopan enggak ya'


Maryam sedikit gelisah,ia sudah menunggu Alex dari magrib tadi,tapi Pria itu tidak pernah muncul di hadapan nya.


Padahal malam ini adalah malam pertama bagi pengantin baru seperti Maryam dan Alex.Namun,Maryam malah tidak mengetahui dimana keberadaan Pria itu.


Maryam tidak ingin mengecewakan sang suami atau durhaka kepada Pria yang sekarang berstatus suaminya itu.


Ia meninggalkan sebuah pesan di atas nakas.


"Jika sudah kembali,jangan lupa bangunin saya,mungkin Anda membutuhkan sesuatu!"


Maryam meninggalkan kertas tersebut di atas nakas.


Baru saja merebahkan tubuh nya di atas ranjang,Maryam sudah terlelap.


Maryam tidur di kamar nya sendiri,ia tidak tahu ada nya kamar pengantin di lantai atas.


Alex baru kembali dari kantor bersama dengan Caston.


"Pak Kim,dimana Maryam!"


Seru Alex,saat ia melihat Pak Kim di ruang tengah.


"Nyonya ada di kamar nya Tuan!"


Sahut Pak Kim,menundukkan kepala nya.


"Kenapa tidak di hantar kan ke kamar atas?"


Alex menatap datar ke arah Pak Kim.


"Saya tidak berani Tuan,Anda tidak memberitahukan Saya!"


"Baiklah Pak Kim boleh pergi!"


"Permisi Tuan !"


Alex mengangguk nya.


"Tuan Alex,selamat atas pernikahan Anda,Saya ikut bahagia,semoga Anda segera memiliki keturunan!"


Deg...


Alex tertegun mendengar ucapan Caston,Ia pria yang kejam di kenal oleh banyak orang.Namun,soal wanita ia belum berpengalaman.


"Terimakasih !"


Sahut Alex datar,menyembunyikan wajahnya yang merona.

__ADS_1


__ADS_2