Wanita Cadar Milik Tuan Mafia

Wanita Cadar Milik Tuan Mafia
S2.Eps 41


__ADS_3

Dalam waktu yang bersamaan,dan di tempat yang sama.Dalam waktu yang singkat, semua momen berhenti untuk mereka berdua.Namun,tidak ada yang menyadarinya kalau itu sebagai keajaiban dan takdir atas pertemuan kedua nya.


Ge datang bersama dengan peserta yang lain,ada lima belas orang pria,dan lima wanita,semua nya datang dari berbeda - beda negara.Ge mewakili Indonesia untuk datang ke sana.


Seperti biasa penampilan cukup simpel,mengenakan sweater dan juga celana kulot jeans,serta hijab bewarna hitam.Ge bergabung dengan peserta yang lain.Terlihat Albert duduk di meja khusus senior,di depan banyak minuman Vodka dan juga Wine yang tertata rapi di atas meja.


"Nih,Aku bawakan minuman mineral untuk mu,karena Aku tau Kamu tidak bisa minum minuman beralko-hol!"


"Terimakasih"Ucap Ge,mengambil minuman di tangan Ketua Juan.Ge menatap minuman yang ada di tangan nya.Meskipun ia ragu tapi minuman itu masih bersegel.


Ge tidak akan gampang percaya kepada orang lain,hanya saat ini Ge lebih menghormati Juan sebagai Ketua pelatihan nya.Begitu juga dengan ia menghormati Albert.Berbeda dengan Albert,mendekati Ge,karena Albert tahu,jika Ge adiknya yang harus ia lindungi.Selain itu,Albert ingin mengetahui lebih banyak tentang Maryam dan Alex setelah beberapa tahun lama nya tidak bertemu dengan mereka.


Banyak orang-orang yang sedang menikmati indahnya pemandangan laut,dan juga langit yang bertaburan dengan bintang.Membuat suasana mendukung bagi orang yang sedang melabuh cinta mereka.


Berbeda dengan Ge,yang tidak berbaur dengan semua orang.Dari jauh Ge melihat mereka yang sedang menikmati minuman mereka ada Vodka dan Wine di atas meja,di dekat pemanggang daging yang sedang di kipas oleh salah satu peserta.


Ge duduk di tepi pantai,dengan ke dua kaki di tompangkan di depan nya,menikmati gelombang air laut yang pasang surut.Suara gemuruh di dasar laut membuat Ge lebih senang menikmati itu dari pada menikmati suara tawa dan canda orang di belakang nya.


"Kenapa Kamu suka sekali menyendiri?"


Ge menoleh saat mendengar suara seseorang yang berbicara dengan nya.


"Disini lebih damai!"Jawab Ge,sembari memaling kembali wajah nya ke arah laut.


"Boleh Aku bergabung?"Suara bas Albert,membuat Ge menaikan alis nya,menatap pria itu yang paling mahal senyum nya.


"Apa itu seperti seseorang yang datang mencari teman?"Ge malah memberi pertanyaan yang membuat Albert segera duduk di sebelah nya.


"Jika Aku datang membawa cinta?bagaimana tanggapan mu?"Albert memiringkan kepala nya melihat ke arah Ge yang masih fokus melihat laut.Ge terdiam mendengar pertanyaan Albert.


"Tergantung siapa orang nya!"Jawab Ge,tanpa melihat Albert sedetik pun.


"Ge...!"Teriak seorang peserta wanita,teman Ge yang lumanyan akrab selama pelatihan.

__ADS_1


"Ge ayo gabung kesini!"Teriak nya lagi.


"Iya"Sahut Ge,yang segera berdiri dari tempat duduk nya,membersihkan pan-tat yang kotor dengan pasir.


"Tunggu!"Albert menghentikan Ge yang mau beranjak pergi dari tempat itu.


"Menikah lah dengan Ku!"Ucap Albert seketika,Pria ini memang tidak pandai memuja memuji wanita.Bahkan ia bukan pujangga yang pandai merangkai kata untuk mendapatkan seorang wanita.


Albert Pria pertama yang mengucapkan kata-kata itu kepada Ge.Pasti membuat Ge kaget,dan terus menatap nya.Ge menatap minuman di tangan Albert,lalu dengan tenang ia tersenyum semakin membuat Albert tidak bisa menahan diri untuk berharap jawaban yang baik dari Ge.


Ge melepaskan tangan Albert,yang sejak tadi menahan nya.Lalu dengan lembut ia berkata.


"Kita berbeda,Saya suka mineral,Anda suka Vodka,selebihnya Saya tidak akan berkata lagi,karena Anda sendiri akan tau yang saya maksud.Pernikahan bukan sebuah kata yang bisa di ajak bercanda,tapi ia memiliki makna yang begitu dalam.Sebelum Anda mengajak saya menikah,terlebih dulu Anda menyelesaikan urusan Anda dengan Ketua Juan!"


Setelah mengutarakan seluruh isi hatinya,Ge pergi meninggalkan Albert di tepi pantai,dengan gelombang yang terus saja menghantam sisi pantai.Albert menatap punggung wanita yang baru saja menolak nya dengan kejam.


'Baru sekali mengajak wanita untuk menikah,tapi sudah di tolak.Ternyata,hidup sendiri itu lebih indah,tidak menanggung beban perasaan'


Albert yang belum menyadari apa itu cinta dan perasaan, ia hanya bisa melupakan apa yang baru saja ia katakan kepada Ge.Albert merasa jika ucapan nya barusan hanya bentuk agar Ge memberi izin kepada nya untuk ikut ke Indonesia,Albert belum menyadari perasaan yang sebenarnya terhadap Ge.


"Ge,Ayo minum"Ajak peserta yang lain,Ge segera menolak dengan sopan.


"Aku sedang mens-truasi!"Bisik Ge,kepada temannya,mereka pun menerima alasan Ge.


Ge melihat ketua Juan yang datang menghampiri Albert.Mereka berdua pergi meninggalkan pantai setelah beberapa menit Juan menghampiri Albert.


Ge mengabaikan mereka,karena Ge tahu,Juan memang kekasih Albert,Ge tidak memiliki hak untuk cemburu,karena ia baru saja menolak pria itu.


"Aaaggrrh!"Seseorang berteriak dengan histeris,duduk di tepi pantai,Ge melihat itu.


"Apa yang terjadi?"


Semua orang berlari ke arah peserta pria itu yang tadi berteriak.

__ADS_1


"Apa yang terjadi?"Tanya Ge,


"Tidak bisa di gerak!"Jawab Pria itu yang masih menahan sakit.


"Coba Aku bantu,Aku tau itu tidak terlalu parah!"


Ge meminta pria itu untuk berdiri.Namun,Pria itu menolak karena ia tidak dapat berdiri dengan sendiri nya.


"Apa yang terjadi ?"Tanya Albert yang datang kembali .


"Bantu dia untuk berdiri !"


Semua orang membantu Pria itu untuk berdiri,dan Ge juga menyuruh mereka untuk menuntun nya berjalan,dan benar saja cara yang di berikan Ge efektif dan membuat rasa sakit di kaki Pria itu menghilang.


Setelah masalah teratasi,mereka semua membubarkan acara,sembari membawa pria tadi kembali ke asrama.Albert melihat Ge yang masih berdiri di sana.Namun,dari jauh terdengar suara Ketua Juan yang memanggil Albert.


"Master!"


Albert menoleh nya.Melihat tangan Ketua Juan yang melambai ke arah Albert,Pria itu segera pergi menghampiri Ketua Juan.Ge tersenyum saat mendapati pria yang mengajak nya menikah,tapi masih memiliki hubungan dengan wanita lain.


"Konyol"Gumam Ge dengan kesal,lalu beranjak pergi meninggalkan pantai dan kembali ke asrama.


Ge melihat semua orang sudah pergi meninggalkan pantai kecuali dirinya.Ge pun bergegas pergi menuju asrama nya yang berjarak beberapa meter dari tempat itu.


"Huruf...melelahkan !"Gumam Ge lagi,ia baru teringat,kalau di tangan nya masih ada minuman.Tanpa berpikir panjang Ge segera meneguk minuman itu,untuk melepas dahaga nya,karena lelah berjalan lumanyan jauh dengan kaki menuju asrama.


Tap ..Tap..


Ge tiba di lantai dua,asrama wanita,dari jauh Ge melihat Albert dan Ketua Juan yang sedang dalam posisi seperti orang sedang berciu-man.


Ge segera mempercepat langkah kaki nya menuju kamar nya.Membuka pintu kamar dengan tangan gemetar,lalu Albert menyadari kehadiran Ge disana.


Brak!

__ADS_1


Ge membanting kamar nya dengan kuat,berdiri di belakang daun pintu.


__ADS_2