Wanita Cadar Milik Tuan Mafia

Wanita Cadar Milik Tuan Mafia
Gedung pertemuan


__ADS_3

Semua tamu undangan sudah hadir pada acara tersebut,dan tidak ada yang tidak hadir menurut undangan yang di kirim oleh keluarga Cristopan.


Charlotte dengan wajah yang cerah,senyuman smirk,menghiasi wajah nya yang cantik di lengkapi dengan riasan cetar nya.


Charlotte menuruni anak tangga,dimana semua tamu sedang berkumpul,dan berbicara satu sama lain,dengan tamu undangan yang di undang oleh keluarga Cristopan.


"Selamat malam "


"Selamat malam..."


Semua orang saling menyapa satu sama lain,saat Charlotte melihat Peter yang sudah hadir ke acara tersebut,ia segera menghampiri nya.


"Nona Charlotte,malam ini Anda terlihat begitu cantik "


"Terimakasih Tuan Peter,dimana Paman Guntur,apa ia tidak akan datang?"Charlotte tidak melihat adanya,Guntur di acara tersebut.


"Papa masih kurang sehat,seusia Dia sudah seharusnya tinggal dirumah,biarkan ini menjadi urusan Kita yang masih muda!"


"Tuan Peter bisa saja !"


Ke dua nya mengambil minuman yang telah di hidangan kan oleh pelayan,sama-sama mengembangkan senyum bahagia,ke dua nya meneguk wine yang ada di dalam gelas.


"Apa semua nya berjalan dengan lancar?"Bisik Peter,saat Charlotte sedang meneguk wine nya.


"Eeem,semua lancar,sesuai rencana !"


Peter mengangguk nya,sembari mengangkat gelas wine ke depan Charlotte.


"Ini ?"Charlotte melihat orang yang berdiri di sebelah Peter.


"Devano,rekan Saya !"


"Bersulang untuk rekan baru Anda yang tampan ini !"


Ting !


Terlihat Devano dan Peter menikmati minuman Mereka,dengan di temani oleh Charlotte.


"Tuan Peter,bagaimana Anda tau,kalau Alex dan Maryam pergi dengan mobil yang berbeda datang kemari?"Charlotte masih penasaran.


"Tentu Aku tau,Aku punya seseorang yang selalu setia membagi informasi itu kepada Ku!"Peter tersenyum sinis kepada Charlotte.


"Kamu masih sama,masih licik seperti dulu!"Ujar Charlotte tersenyum,wanita yang memakai baju dengan belahan dada yang paling panjang,dan bawahan yang terbelah sampai ke pa ha.


"Aku suka heran jika datang ke pertemuan keluarga Mu,selalu saja Pria dan Wanita di pisahkan,membuat bosan!"


"Kamu tau,tujuan pertemuan ini bukan untuk menyalurkan hasrat Mu,tapi untuk bisnis,maka dari itu ruang Pria dan wanita di pisahkan !"


"Apa mau melakukan sesuatu,yang lebih menantang?"Goda Peter berbisik kepada Charlotte.


"Eeem?"Charlotte menaikan alis nya,sembari melihat Peter,Pria itu mengarahkan netra nya ke arah tangga.

__ADS_1


"Baiklah!" Sambung Charlotte.


"Devano,Kamu tunggu disini,jika sesuatu terjadi segera hubungi Aku!"Bisik Peter kepada Devano.


Devano mengangguk nya.


Peter dan Charlotte segera pergi menuju tangga.


Devano menggelengkan kepala nya saat melihat Peter dan Charlotte pergi menuju lantai atas, yang pastinya pergi untuk enak-enak.


Devano merasa bosan berdiri,sendiri di tempat tersebut,apalagi sudah lama tidak datang ke pertemuan seperti ini.


"Devano!"Seseorang memanggil Devano,dan Pria ini menoleh.


"Tuan Dante!"


Devano segera memberi hormat kepada Pria yang memakai jas biru muda,dengan kemeja putih nya.


"Bagaimana keadaan Mu?"


"Seperti yang Anda liat Saya baik-baik saja!"


"Bagaimana dengan tawaran Saya,apa sudah Kamu pertimbangkan,jika Kamu terus bersama keluarga Guntur,Aku yakin Kamu tidak akan bisa hidup tenang!"Pungkas Dante,melihat ke arah Devano dengan tatapan serius nya.


"Beri Aku waktu untuk berpikir!"Devano menghindari kontak mata Dante.


"Apa Peter memaksa Mu untuk melakukan sesuatu?"


Terlihat suasana pertemuan sudah begitu ramai.Namun,tidak terlihat adanya keluarga Alex di pertemuan itu.


"Permisi,maaf dimana Tuan Cristopan?"Dante bertanya kepada seorang pengawal yang berjaga di dalam ruangan tersebut.


"Tuan ada di kamar nya,ia akan datang kemari,disaat acara ini di mulai!"


"Terimakasih!"Dante segera pergi,lalu menatap kearah tangga,ada Charlotte dengan Peter yang hendak turun ke bawah.


Dante memiringkan sudut bibir nya dan tersenyum smirk ke arah Mereka.


"Sudah rapi?"Tanya Charlotte saat membenarkan rambut nya.


"Eeem,Aku bantu!"Peter membantu membenarkan rambut Charlotte.


Beberapa menit kemudian,kebanyakan wartawan berlari keluar dari ruangan tersebut.


"Apa yang terjadi?"Peter melihat suasana di bawah yang ribut.


"Mungkin tokoh besar di acara ini sudah datang!"Sahut Charlotte,yang ikut melihat ke arah wartawan yang berlari dari ruangan tersebut.


"Ayo,Kita liat,siapa tau,berpeluang untuk bisnis Kita!"


Mereka berdua turun ke lantai bawah,disana Mereka bertemu dengan Dante.

__ADS_1


"Dante.."Seru Charlotte.Wanita ini selain mengejar Alex,juga menginginkan Dante,Pria yang sama kuat berkuasa seperti Alex.


"Nona Charlotte,Anda terlihat berantakan,apa Anda baru saja melewati angin topan?"Cibir Dante,Charlotte terlihat membulatkan matanya.


"Haah,enggak,saya tadi terburu-buru untuk menyapa Tuan Dante,sehingga belum sempat membenarkan rambut Saya,maafkan Saya!"Sahut Charlotte.Namun,netra nya melirik ke arah Peter yang berdiri di sebelah nya.


"Tidak melihat tamu besar malam ini?"Tanya Dante,kepada dua orang yang berdiri di depan nya.


"Siapa?"Charlotte melirik ke arah Dante.


"Tentu saja,CEO Xander,ia baru saja sampai dengan pengawal nya!"Imbuh Dante,


Charlotte mengembangkan senyum bahagia nya.


"Nona Charlotte,saya merasa iri saat Anda tersenyum begitu,Saya tau Anda menanti kedatangan Tuan Alex!"Sambung Dante


"Tuan Dante,Anda bisa saja,Saya juga menunggu kedatangan Anda,permisi dulu,Saya akan menyambut tamu Saya!"


Charlotte segera pergi meninggalkan Dante dan Peter.


Sementara,Dante hanya tersenyum smirk melihat Wanita itu pergi dengan wajah bahagia nya.


"Kenapa Anda tersenyum?"


Mendengar pertanyaan Peter,membuat Dante segera menatap nya.


"Apakah ini kawasan di larang senyum?"Dante menaikan satu alis nya.


"Aku pergi!"Peter segera pergi meninggalkan Dante sediri.


Di luar ruangan,Charlotte melihat Alex di keramaian,Pria itu sedang di wawancarai oleh beberapa reporter.


Dengan rasa percaya diri,Charlotte segera pergi menghampiri Alex.


"Mungkin Dia belum tau,kejadian yang di alami Istri nya!"Gumam Charlotte,pergi menghampiri Alex.


Dari jauh,Alex dan di kawal oleh Cristian dan juga satu bawahan nya yang lain,sedang memberi informasi kepada wartawan,mengenai undangan dari keluarga Cristopan.


"Permisi,biarkan saya lewat!"Seru Charlotte menerobos masuk ke dalam kerumunan tersebut.


"Selamat malam Tuan Alex!"Sapa Charlotte mengulurkan tangan nya.


Cristian segera menerima nya.


"Selamat malam juga Nona Charlotte,Anda terlihat berantakan!"Cibir Cristian.


"Ooh,Maaf,Saya terburu-buru untuk menghampiri Tuan Alex,saat Saya mengetahui Tuan Alex datang,Saya belum sempat membenarkan riasan Saya!"Charlotte melepaskan tangan nya dengan Cristian.


"Nona Charlotte,apa Anda dengan Tuan Alex memiliki hubungan khusus?"Tanya seorang wartawan,kepada Charlotte.


Wajah Charlotte terlihat bahagia saat mendapati pertanyaan tersebut.

__ADS_1


Vote+like+Coment 😍


__ADS_2