
Setelah mendapatkan pertolongan pertama dari dokter Atika.Jerry memutuskan untuk membawa El kembali ke rumah.
El yang sudah siuman duduk di tepi ranjang nya,Ayin menghampiri pria itu.
"El,apa yang terjadi?kenapa Kamu tiba-tiba pingsan?"Ayin duduk di depan El,dengan menggunakan kursi rias.
"Seperti nya sesuatu yang buruk terjadi kepada adik Ku Ge.Dia yang memiliki persamaan dengan Ku,ini juga bukan sekali atau dua kali,bahkan udah sering terjadi.Tidak dapat di hindari!"Ungkap El.
"Yang terpenting saat ini,Kamu sudah tidak apa-apa,Kamu dapat kembali beristirahat.Untung saja,dokter Atika tiba tepat waktu.El,hari ini dokter Atika datang untuk melamar pekerjaan, sebagai dokter UKK,bagaimana menurut mu?"
"Apapun yang terbaik untuk kantor,El serahkan pada Tante,El yakin Tante lebih tau!"
"Baiklah,jika itu keputusan mu,Tante akan menghubungi dokter Atika segera!"
El mengangguk nya.
"Tuan muda tidur lah kembali,Aku akan turun kebawa!"
"Baik!"
Ayin segera pergi meninggalkan kamar El.Sementara El melanjutkan tidur nya,yang sempat terganggu.
* * *
Master King masih menatap Ge dengan menggelengkan kepala nya.
"Berapa umur mu?"Tanya Master King.
"22tahun!"Sahut Ge singkat.
"Masih bocah,harusnya Kamu saat ini masih main - main sama bocah yang lain,bukan ikut pelatihan ini!"Timpal Master King,dengan suara yang serak dan datar,terdengar begitu dingin.
"Kejam!"Gumam Ge,tanpa melihat ke arah Master King.
"Bicara yang jelas,jangan bicara seperti orang kebelet beol!"Ketus Master King,melipatkan ke dua tangan nya di dada.
"Heeeemm..!"Ge menghela nafas nya,lalu membuang nya perlahan-lahan.Ge segera melirik Pria yang duduk di sebelah ranjang nya.
__ADS_1
"Ketua Master King,Anda sudah makan?"Tanya Ge dengan senyuman kecut di wajah nya,mengalihkan pertanyaan Master King barusan.
"Belum!"Jawab nya singkat padat jelas.
"Pantesan,mulut Anda terlalu pedas,dan juga Aku rasa itu mulut butuh asupan deh,mending Anda pergi cari makan dulu,biar otak sama mulut bisa sinkron!"Ketus Ge,menatap Pria itu dengan nyalang,membalas tatapan Master King yang sebelumnya.
Bugh!
"Eeem"Mata Ge membulat saat Pria itu menompang tubuh nya diatas ranjang.Tubuh Ge yang terkunci oleh ke dua tangan kekar itu.Saat ini Ge berada di bawah tubuh Pria itu.
"Kamu berani melawan perkataan Ku?apa Kamu sudah bosan hidup?atau Kamu sengaja menggoda Ku?Kamu sengaja mencari perhatian Ku?"Master King menatap netra Ge yang begitu indah,raut wajah nya putih bersih.Ge mewarisi netra sang ibu,sehingga membuat pria ini terkesiap saat menatap begitu dalam netra Ge.
'Bunda'
Master King,segera berdiri dengan tegak di samping ranjang Ge.
"Aku bisa buktikan pada Anda jika Aku yang terbaik diantar yang lain!"Ketus Ge,dengan kesal.
"Jika Kau besok gagal lagi,Aku akan mengirim mu ke Indonesia!"Ancam Master King,lalu melenggang pergi meninggalkan ruangan tersebut.
"Ganteng sih,tapi sayang sadis!"Ketus Ge,mengerucutkan bibir nya.
"Ada apa ?kenapa Aku bisa merasakan detak jantung yang begitu kuat!"
"Itu pertanda Anda baru saja melihat sesuatu yang mungkin membuat Anda tergoda atau terpana,atau mungkin Anda sedang jatuh cinta,itu sering terjadi pada orang yang sedang jatuh cinta!"Timpal dokter Catrin yang tidak sengaja lewat dari depan ruangan Ge.
Master King menatap tajam kearah wanita itu,yang tengah berbadan dua.
"Tuan,jangan sering melihat saya seperti itu,Saya takut nanti Anak dalam kandungan saya menangis!"Ujar dokter itu,sembari mengelus perut nya.
Master King menaikan satu alis nya.Dokter Catrin hanya tersenyum smirk kepada Pria itu,saat melihat tatapan nya yang sangar.
"Albert!"Panggil seseorang,Pria ini segera menoleh.
"Mateo!"Seru Albert yang melihat ke arah pria yang memanggil nya.Albert dan Mateo segera memeluk saling melepaskan rindu,yang sudah lama tidak bertemu.
"Mas,apa Kau hanya memeluk Tuan Albert saja,tapi mengabaikan Aku yang sedang mengandung Anak mu ini?"Ungkap Catrin dengan nada manja nya.
__ADS_1
Mateo segera melepas pelukan itu,lalu menoleh ke arah wanita yang ada di belakang nya.
"Sayang!"Mateo merentangkan tangan nya kearah Catrin,ke dua nya berpelukan di depan Albert.
"Eeheeem!"Albert berdehem,Catrin dan Mateo tersenyum smirk.
"Aku lupa sayang,kalau disini masih ada yang jones!"Cibir Mateo.
Hanya Mateo pria yang bisa bercanda dengan Albert lebih dari teman,karena Mateo sudah berteman dengan Albert dari mereka sejak kecil.Mateo baru saja kembali dari tugas militer nya,sementara Albert memilih menjadi pelatih bodyguard dari pada harus menerima tawaran tugas militer.
"Eh,kenapa Kamu disini?Tanya Mateo,tersadar kalau Albert jarang datang ke klinik dimana istri nya bekerja.
"Aku datang melihat seorang peserta pelatihan Bodyguard,dia siang tadi tenggelam di kolam renang,jadi saat ini masih di rawat disini!"
"Siapa?cewek cowok?tampan atau cantik enggak?"Tanya Mateo,Albert malah menghela nafasnya.
"Mas,tanya sama Aku,maka Aku menghempaskan semua rasa penasaran mu,yang ada didalam ruangan itu seorang cewek,yang jelas dia begitu imut dan cantik,Kamu tau mas,mata nya indah sekali,Aku saja sempat tergoda,untung saja cepat sadar kalau Aku ini perempuan!"Celetuk Catrin yang tersenyum geli.
"Aku mau liat!"Imbuh Mateo.
"Eh,Kau mau kemana?"Albert menarik baju dinas Mateo,membuat kaki pria itu susah bergerak.
Catrin yang melihat itu hanya tertawa geli,
"Mas,ayo pulang,Aku lapar!"Ngeluh Catrin,Mateo mengangguk nya.
"Aku pulang dulu,bisa kah kamu melepaskan tangan mu?"Ucap Mateo melirik kearah Albert,pria ini segera melepaskan tangan nya.
"Bro,pepet terus jangan biarkan dia lepas!"Mateo menepuk pelan bahu Albert,Pria ini hanya menatap nyalang kearah Mateo.
"Tatapan mu itu membuat semua wanita kabur bukan mendekat!"Cibir Mateo,yang menarik tangan Catrin,agar segera meninggalkan Albert di depan ruangan itu.
"Heeeem"Albert menompang dagu nya,lalu melirik kearah ruangan inap Geisha.
'Bunda,Albert berharap bunda baik-baik saja sekarang.Mungkin Anak-anak bunda saat ini pasti sudah seusia Ge.Sudah dua puluh tahun lebih Aku tidak melihat Kalian.Bahkan Aku tidak tau bagaimana raut wajah Adik-adik Ku itu!'
Master King segera pergi meninggalkan klinik dan kembali ke condo nya yang ada di dekat asrama.
__ADS_1
Sebelum meninggalkan klinik,Master King sudah memutuskan seorang perawat untuk menemani Ge di dalam ruangan nya.Dan meminta dua orang pengawal untuk berjaga di depan kamar Ge.