
Jam 10:00.Seperti biasa,Maryam sudah menyiapkan barang jualan nya.
Alex sudah pergi sejak pagi tadi bersama dengan Ge, ke tempat pelatihan.
"Al,bawakan ini ke mobil!",
Al segera mengambil kotak kue yang ada di tangan Maryam,lalu menyimpan nya di mobil.Maryam segera menyusul sang Anak.
"Hari ini lumanyan banyak pesanan ibu komplek,tapi Alhamdulillah kita masih di beri rejeki yang halal !"
"Apa setiap hari Umi bekerja seperti ini?"
Maryam mengangguk nya.
"Kami harus bekerja keras untuk menyekolahkan adik-adik mu!"
"Aku janji,Aku akan membuat Umi berhenti berjualan!"
"Umi melihat mu kembali saja,membuat Umi bahagia!"Maryam melihat senyuman di wajah Al.
Al segera memarkirkan mobilnya.Aisyah yang melihat Maryam sedang membereskan barang bawaan nya dengan sigap datang membantu.
"Umi,Aisyah bantu?"
"Terimakasih sayang !"Sahut Maryam.Melihat Al yang baru saja turun dari mobil membuat mood Aisyah berubah.Wanita ini segera membawa kotak kue ke toko.
Begitu siap,Aisyah langsung pamit hendak pergi.Namun,Maryam melarang nya.
"Sayang,tunggu sebentar!"Seru Maryam yang berjalan ke arah Aisyah.
Aisyah menoleh ke arah Maryam yang sedang berjalan ke arah nya.
"Bisa kah,Umi minta tolong,untuk membawa Al bersama,hari ini Umi teringat Aisyah ada jadwal ngaji,bisakah Al menjadi murid Aisyah ?"
"Al?"Ulang Aisyah yang bingung.
"Astagfirullah,Umi lupa sayang,Al kemarilah!"Mendengar Maryam memanggil nya,Al segera menghampiri Maryam.
__ADS_1
"Aisyah ini Anak Umi yang tertua,Umi minta maaf atas kejadian kemarin.Ini Al kakaknya El,dia baru saja kembali dari NY!"
Aisyah melihat Maryam,lalu menatap Al dengan raut wajah yang bingung.
"Umi ingin Al menjadi murid Aisyah,karena Umi liat Al tidak terlalu pandai agama,Umi ingin Al belajar!"
"Umi,dimana Kak El?"Tanya Aisyah,Maryam melirik ke arah Al.
"Adik Saya ada di NY,sedang liburan,ia akan kembali sebelum hari pernikahan kalian!"Sambung Al.
Maryam memegang tangan Aisyah,
"Bisa kah,Al menjadi murid mu Aisyah ?"
Aisyah mengangguk nya.
"Kak Al,boleh gabung dengan murid lain,Kita akan menggunakan kelas itu!"Aisyah menunjuk kelas di sebelah mushola.
"Al,belajar lah baik-baik,saat Gus Zayn kembali,Umi akan meminta Gus Zayn untuk mengajari Al yang lain!"
"Baik Umi,Al pergi dulu!"
* * *
Di dalam ruangan kelas,Al duduk di kursi paling belakang.Semua orang melihat Al,dengan raut wajah yang bringas,berbeda dengan El.
"Kak El,kenapa diam?biasanya Kak El ikut mengajari Kami?"Seru seorang murid.
"Sayang,itu bukan Kak El,ini Kak Al,kakak nya Kak El,yang baru saja kembali dari NY!"Aisyah memperkenalkan 'kan Al kepada yang lain.
"Hallo semua nya !"Al melambaikan tangan nya kepada Anak-anak yang ada di dalam ruangan itu.
"Assalamualaikum Kak Al?"Sapa mereka serentak.
"Waalaikumsalam "Jawab Al,sembari tersenyum kaku kearah mereka.
Setelah pembelajaran selesai,Aisyah mencoba mengajari Al lagi,dengan cara privat.Dengan di bantu oleh satu murid agar dapat menyimak Al dari dekat,sementara Aisyah duduk dengan jarak dua meter,dari tempat Al.
__ADS_1
Satu jam berlalu,ke dua nya membereskan iqro'.Dan menyimpan nya di dalam lemari yang ada di kelas tersebut.
"Terimakasih !"Seru Al berdiri tepat di belakang Aisyah.Mengetahui Al berada di belakang nya,Aisyah hanya diam saja tanpa menoleh.
"Terimakasih "Ucap Al lagi.
"Kak Al tidak perlu berterimakasih,saya ikhlas,bolehkah,Kak Al,untuk pergi duluan,Kita tidak boleh hanya berdua di dalam ruangan ini saya takut ada fitnah!"Ujar Aisyah,masih tidak menoleh ke arah Al.
Al mengangguk,lalu pergi meninggalkan Aisyah.Setelah selesai merapikan lemari tersebut.Aisyah segera berjalan ke arah pintu,baru saja melangkah 'kan kaki di luar pintu.Aisyah di kejutkan dengan sosok Al yang masih menunggu nya di ambang pintu.
"Astagfirullah!"Ucap Aisyah memegang dada nya yang terkejut.Al menatap Aisyah dengan sebuah senyuman di wajah nya.
"Maaf Aku mengejutkan Kamu!"
"Tidak masalah,apa ada yang ingin Kak Al tanyakan lagi?"Aisyah menundukkan pandangan nya.Al terus saja menatap Aisyah,ia tidak tahu kenapa wanita ini terus saja menghindar untuk berbicara dengan nya.
"Aku ingin bertanya,kenapa Kamu selalu meminta Aku untuk pergi duluan,kenapa Kamu setiap kali berbicara dengan Ku selalu menundukkan pandangan mu,dan kenapa Kamu tidak mau berbicara dengan Ku lebih dekat,kenapa disaat Kamu mengajari Saya harus duduk dengan begitu jauh?Kenapa diantara Kita begitu besar jarak nya?"
Banyak sekali pertanyaan yang di lontar 'kan oleh Al.Karena rasa penasaran nya terhadap Aisyah.Namun,tidak satu pun pertanyaan dari Al membuat Aisyah tersinggung.
"Kak Al,saya minta maaf,jika ini membuat Kak Al tidak nyaman.Namun,semua pertanyaan Kak Al jawaban nya ada di dalam Al-Qur'an,bagaimana seorang wanita dan laki-laki itu bertemu,dan bagaimana mereka hendak berbicara dengan benar,dan bagaimana mereka harus saling menjaga pandangan nya!"Ungkap Aisyah.Al yang masih minim agama tentu saja itu membuat nya tercengang.
"Kak Al,nanti setelah Abi Zayn kembali,Kak Al bisa belajar tentang itu kepada Beliau !"
Al masih tidak memindahkan pandangan nya dari Aisyah.
"Jika langsung saya katakan kepada Kak Al sekarang,Saya tidak ingin di bilang sedang mengajari Kak Al,Kita sama-sama belajar,Saya juga tidak terlalu pandai dalam hal ini,Abi Zayn punya kewajiban yang besar untuk mengajari Kak Al lebih dalam !"
"Saya permisi dulu Kak,Assalamualaikum!"
Aisyah segera berlalu melewati tempat Al berdiri.
"Waalaikumsalam!"Jawab Al,yang masih melihat ke arah Aisyah.Wanita itu segera pergi meninggalkan Al dengan keadaan masih mematung di tempat itu.
Al tersenyum melihat kepribadian Aisyah,belum ada yang ia temui di NY,Wanita seperti itu,bahkan banyak yang berlomba-lomba untuk naik ke atas ranjang nya,sehingga membuat Al menganggap Wanita itu sampah.Namun,berbalik dengan pandangan nya terhadap Aisyah.Dia dapat menilai wanita ini dari ia berbicara,kalau Aisyah Wanita yang berbeda dengan yang ia temui sebelumnya.
"El,Kamu beruntung,Dia wanita yang baik untuk Kamu nikahi!"Gumam Al,lalu pergi meninggalkan ruangan tersebut.
__ADS_1
Sudah waktu nya sholat Ashar,Al segera menghampiri Maryam yang ada di toko Kue.Sembari mengajak nya untuk pulang.
Dari jauh,Al juga melihat Aisyah yang sedang membantu Maryam,itu membuat Al tidak mendekat ke arah toko.Karena setiap laki-laki harus sering menjaga jarak menurut Al,agar apa yang barusan di katakan Aisyah dapat berguna baginya.